5 Tips Menjadi Ayah Yang Baik

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Ayah yang baik adalah dambaan setiap anak dan cita-cita setiap ayah. Seorang penulis theAsianParent berbagi pengalaman dan tips nya kepada kita.

Ayah yang baik kunci dari kesuksesan keluarga

Ayah yang baik kunci dari kesuksesan keluarga

Ketika atlet balap sepeda Lance Armstrong mengumumkan pengunduran dirinya setelah memenangkan Tour de France ketujuh kalinya, ia punya tujuan berikutnya – yaitu memberikan putranya sesosok ayah yang baik.

Tentu saja seperti kebanyakan ayah, sayajuga  ingin menjadi ayah yang baik untuk anak-anak. Saya menyadari pentingnya peran orang tua dalam kehidupan anak-anak. Saya dan istri memiliki perjanjian tak tertulis dalam membesarkan anak-anak. Ketika mereka masih bayi, ia merawat dari ‘input’ (menyusui) dan saya bertanggung jawab dari ‘output’ (mengganti popok).

Sekarang setelah anak-anak lebih dewasa, istri mengajarkan anak-anak dan saya membimbing serta mengajak bermain mereka. Sebagai contoh, bila istri mengajari anak-anak bermain catur, saya bertugas melatih kemampuan mereka. Akibatnya, kami menghabiskan waktu belajar dan bermain bersama.

Anak-anak kami sekarang sudah masuk SD. Kami berbicara tentang segala hal dan mereka merasa nyaman bercerita apapun kepada saya.  Tampaknya kedekatan saya dengan anak-anak sejak kecil membuahkan hasil.

Analoginya, aturan dasar untuk berhasil untuk menjadi ayah yang baik tidak berbeda dengan “aturan dalam bisnis”, yaitu berusaha memahami kebutuhan klien dan memenuhinya dengan cara terbaik. Dalam kasus ini, ‘klien’ adalah anak-anak kita. Dengan pemahaman itu, saya bertanya kepada anak-anak saya, “Apa yang paling kamu sukai tentang ayah?”

Temukan jawaban mereka di halaman berikut ini:

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Better Parenting