TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Amankah Bumil Memakai Fetal Doppler atau Alat Pemantau Detak Jantung Janin Portable?

Bacaan 4 menit
Amankah Bumil Memakai Fetal Doppler atau Alat Pemantau Detak Jantung Janin Portable?

Sebagai alat pantau denyut jantung buah hati, fetal doppler lumayan digemari banyak orangtua.

Bunda, tahukah tentang fetal doppler? Ini merupakan alat ultrasound portable yang menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi detak jantung buah hati yang berada di dalam kandungan. Lantaran kemudahan dan bentuknya portable, alat ini lumayan digemari banyak pasangan suami istri yang sedang menghadapi proses kehamilan.

Alat ini memudahkan orangtua mendengar detak jantung janin kapan pun dan dimana pun. Dengan adanya fetal doppler, Parents merasa tidak perlu lagi menunggu jadwal konsultasi dengan dokter kandungan. 

Akan tetapi, amankan penggunaan fetal doppler bagi kalangan awam?

Risiko Penggunaan Fetal Doppler tanpa Bantuan Tenaga Medis

fetal-doppler

Sekarang, fetal doppler bisa Parents dapatkan di berbagai marketplace belanja daring di Indonesia. Harganya berkisar 700 sampai satu juta rupiah tergantung dari merek dan spesifikasi mesinnya. 

Meski demikian, sebelum memutuskan untuk menggunakan alat ini, ada beberapa risiko dalam penggunaannya yang perlu Parents ketahui.

Melansir dari situs Healthline Parenthood, pada 2014, Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan, menyarankan agar tidak menggunakan alat ini. FDA mencatat bahwa menggunakannya terlalu banyak – tanpa pengawasan medis – dapat menimbulkan risiko bagi perkembangan bayi Anda. Satu-satunya waktu Bunda bisa menggunakan doppler yaitu ketika dilakukan oleh dokter atau ada arahan medis.

Selain itu, menurut United Kingdom’s National Health Service (NHS), menggunakan fetal doppler di rumah juga dapat berpotensi berbahaya. Sebab, bisa saja memberikan hasil yang ternyata salah.

Contohnya seperti yang terjadi pada tahun 2009, British Medical Journal Trusted Source mencatat kasus seorang ibu hamil berusia 38 minggu yang harus kehilangan janinnya akibat hasil pemantauan yang salah dari alat ini.

Dia memerhatikan bahwa bayinya kurang bergerak, tapi menemukan detak jantung melalui fetal doppler, jadi dia tidak mencari bantuan medis. Akhirnya, dia justru mengalami stillbirth. Mungkin saja dia mendeteksi detak jantungnya sendiri atau gerakan plasenta.

1. Kesalahan Penggunaan

Penggunaan alat ini untuk memantau denyut jantung buah hati sebenarnya cukup sulit untuk dilakukan kalangan awam. Ada kemungkinan bahwa Parents bisa saja tidak menemukan denyut jantung buah hati lalu merasa khawatir berlebihan.

Kemudian, ada juga kemungkinan yang sebaliknya, yakni Parents salah menentukan denyut jantung sendiri sebagai denyut dari buah hati. Sehingga, kesalahan diagnosis seperti ini justru membuat Parents merasa tenang kembali.

Padahal mungkin saja ada potensi yang buruk terkait buah hati yang tidak bergerak sejak beberapa hari.

Alat ini bekerja dengan mengeluarkan sinyal ultrasonik yang akan menangkap pergerakan apapun yang ada dalam tubuh. Seperti, denyut jantung Bunda, pergerakan aliran darah, gerakan usus, dan lain-lain.

Oleh karena itu, penting sekali untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk menggunakan alat ini.  

2. Risiko Panas

Meskipun banyak pihak yang menyatakan penggunaan fetal doppler aman untuk janin, tapi ada risiko panas dari alat tersebut jika digunakan dalam waktu yang lama dan berlebihan.

Ultrasound dari fetal doppler dapat membuat jaringan tubuh dan janin menjadi sedikit panas dalam pemakaian dengan jangka waktu yang lama. Apalagi, jika Parents belum pernah meminta bantuan pihak medis untuk mengajarkan cara menemukan denyut jantung buah hati dengan alat ini. 

Artikel Terkait: 11 Hal yang bisa Bumil lakukan di aplikasi theAsianparent Indonesia!

Manfaat Penggunaan Fetal Doppler di Rumah

fetal-doppler

Setelah mengetahui risiko penggunannya, Parents juga perlu mengetahui berbagai manfaat yang bisa didapat. Berikut ini beberapa manfaat dari penggunaan alat ini di rumah.

1. Memonitor Kesehatan Janin

Dengan adanya fetal doppler, Parents bisa melakukan pengawasan kesehatan buah hati secara berkala di rumah. Jika ternyata ditemukan anomali pada detak jantung buah hati, Parents bisa segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

2. Memonitor Kesehatan Ibu Hamil

Bisa digunakan untuk memeriksa denyut jantung ibu hamil. Dengan memantau kesehatan ibu hamil di rumah, perubahan denyut jantung bisa segera dikonsultasikan dengan pihak medis yang terpercaya.

Artikel Terkait: 5 Aplikasi bayi dan kehamilan yang wajib Bunda miliki

Cara Penggunaan Fetal Doppler

fetal-doppler

Penggunaan alat ini di rumah perlu pengawasan dari pihak medis dan dokter kandungan. Sebelum membelinya, Parents sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan dan mengikuti cara pakai yang benar sesuai petunjuk dari dokter.

Cara pakai fetal doppler sebenarnya cukup mudah. Pertama-tama, nyalakan alat tersebut, lalu oleskan gel pada probe sebelum melakukan monitoring denyut jantung buah hati pada punggung janin. 

Jika denyutnya sudah ditemukan, Parents bisa membesarkan volume alat tersebut agar suaranya lebih jelas. Intensitas detak jantung buah hati yang Parents temukan bisa dilihat di layar fetal doppler.

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Bagaimana Parents, cukup mudah kan cara pakainya? 

Sebenarnya, kegiatan memantau kehadiran buah hati sudah cukup dilakukan dengan menghitung pergerakan janin. Parents bisa memulainya dengan mengamati kebiasaan gerak si kecil lalu mulai menghitungnya dari hari ke hari.

Jika pada suatu waktu Parents merasakan ada pengurangan gerakan janin yang signifikan selama beberapa hari, segera konsultasikan hal ini ke dokter kandungan. 

Demikian informasi tentang penggunaan fetal doppler bagi ibu hamil. Bunda boleh saja menggunakan alat ini, asal dengan pengawasan dan mengikuti anjuran pakai dari pihak medis yang terpercaya.

Artikel telah ditinjau oleh:
dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Baca Juga:

Langkah Menghitung Gerakan Janin yang Tepat, Jangan Sampai Salah Bun!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Rian Andini

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Amankah Bumil Memakai Fetal Doppler atau Alat Pemantau Detak Jantung Janin Portable?
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti