TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Keluarga Mempelai Merasa Tertipu!

Bacaan 4 menit
Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Keluarga Mempelai Merasa Tertipu!

Kasus pernikahan sesama jenis di Cianjur menghebohkan jagat maya. Simak kronologi dan fakta selengkapnya di sini.

Media massa dan dunia maya tengah dihebohkan dengan kasus pernikahan sesama jenis di Cianjur, Jawa Barat. Pasalnya, kedua mempelai sama-sama perempuan dan pihak keluarga sama sekali tak tahu bahwa calon menantu mereka menyamar sebagai lelaki. 

Berikut adalah kronologi dan fakta selengkapnya.

Kronologi Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur

Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Keluarga Mempelai Merasa Tertipu!

Melansir dari laman Republika, diketahui bahwa pernikahan sesama jenis di Cianjur terjadi pada 28 November 2023. Tepatnya di Desa Pakuon, Kec. Sukaresmi, Kab. Cianjur. 

Pasangan yang menikahi sesama jenisnya sendiri ini bernisial CH (pengantin wanita) berusia 23 tahun dan AD (menyamar sebagai pengantin laki-laki) berusia 25 tahun. AD dan CH berkenalan lewat media sosial, kemudian menjadi dekat hingga menjalin hubungan. Mengaku dirinya sebagai lelaki tulen, AD melamar CH menjadi istri. 

Beberapa hari setelah menikah secara agama, AD bersikap mencurigakan ketika ia dimintai kartu identitas oleh petugas untuk mendaftarkan pernikahan. AD selalu beralasan KTP-nya disita oleh orangtua karena tidak direstui menikah. 

Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata AD menyembunyikan identitas aslinya sebagai perempuan. 

Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur

pernikahan sesama jenis di Cianjur

1. Awalnya Heboh karena Menikah dengan biaya Milyaran

Dikutip dari Detik, Kepala Desa Pakuon yang bernama Abdullah menjelaskan bahwa awal mulanya kasus ini menjadi pembicaraan masyarakat setempat karena dikabarkan akan digelar pernikahan dengan biaya milyaran. 

“Saya cek, takutnya terjadi sesuatu,” tutur Abdullah seperti dikutip dari Detik.com. 

2. Pernikahan Tidak Bisa Diproses karena Identitias tak Terverifikasi

Sebagai Kepala Desa, Abdullah berusaha memastikan identitas orang yang melamar anak gadis salah satu warganya. Namun orang itu tidak bisa memberikan kartu identitas, baik berupa SIM, KTP, atau lainnya. 

AD selaku pihak lelaki selalu banyak alasan saat dimintai kartu identitas untuk dicatat di KUA. Sehingga pernikahan AD dan CH tidak bisa diproses. 

“Katanya KTP-nya diambil ibunya karena tidak direstui dan alasan lainnya,” kata Abdullah. 

Akibatnya, pihak pemerintah desa menolak memproses pernikahan AD dan CH. Bahkan meski AD siap membayar mahal agar bisa diproses, pihak aparat desa tetap menolak. 

Menurut Abdullah, pihak aparat desa bersikap hati-hati karena sebelumnya ada kasus pernikahan di desa tersebut dengan seorang lelaki yang tidak jelas identitasnya. Setelah ditelusuri, ternyata lelaki tersebut adalah pelaku kriminal. Tak mau kejadian itu terulang, Abdullah menolak memproses ijin pernikahan AD dan CH tanpa identitas jelas dari AD. 

3. Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur Tetap Digelar meski tak dapat Ijin dari aparat desa

Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Keluarga Mempelai Merasa Tertipu!

Alangkah terkejutnya Abdullah ketika beberapa hari kemudian dia mendengar bahwa AD dan CH tetap melangsungkan pernikahan walau tak mendapat ijin dari aparat desa. 

AD dan CH menikah dengan resepsi di rumah CH sebagai mempelai perempuan. Masalah muncul ketika diketahui bahwa biaya resepsi diperoleh dari meminjam kepada tetangga CH. 

3 hari setelah pernikahan, terjadi cekcok antara AD dan tetangga CH yang meminjamkan uang untuk resepsi. Abdullah turun tangan ketika kegaduhan itu terjadi.

4. Identitas AD sebagai Perempuan terungkap di Kantor Kecamatan

Karena sudah berani menikah tanpa ijin aparat desa, bahkan menimbulkan kegaduhan di desa tersebut. AD pun digelandang ke kantor kecamatan untuk diperiksa identitasnya. Meski tak membawa KTP, namun sidik jari AD terekam dalam database kependudukan secara online. Hingga akhirnya terungkap bahwa AD adalah seorang perempuan. 

“Setelah dicek atau diidentifikasi, ternyata AD ini bukan laki-laki, tetapi perempuan asal Kalimantan. Dia memalsukan statusnya sebagai perempuan demi bisa menikahi kekasihnya yang merupakan warga Desa Pakuon,” terang Abdullah. 

5. Orangtua CH merasa Tertipu dengan AD

Tak hanya para aparat dan penduduk desa yang terkejut dengan fakta bahwa AD adalah perempuan. Pihak keluarga CH pun merasa kecewa dan marah karena tertipu dengan penyamaran AD. 

Pernikahan pun dianggap tidak sah karena mereka sesama jenis. Pihak aparat diwakili Abdullah sebagai kepala desa juga menghimbau masyarakat Desa Pakuon untuk tidak membahas masalah ini lagi demi menjaga perasaan keluarga CH. 

***

Bagaimana menurut Anda tentang kasus ini Parents?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Baca juga: 

Kakak Nikahi Adik Kandung dan Punya 2 Anak tanpa Sadari Risiko Pernikahan Sedarah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Keluarga Mempelai Merasa Tertipu!
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti