Sakit saat berhubungan seksual karena endometriosis? Coba tips ini!

Sakit saat berhubungan seksual karena endometriosis? Coba tips ini!

Berhubungan seks bisa menjadi mimpi buruk bagi wanita dengan endometriosis karena terasa menyakitkan. Berikut tips seks untuk penderita endometriosis.

Endometriosis adalah kondisi kesehatan yang terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Akibatnya wanita yang menderitanya akan mengalami perdarahan yang berat ketika menstruasi.

Tidak hanya itu, penderita endometriosis juga mengalami rasa sakit yang luar biasa ketika menstruasi, bahkan ketika berhubungan seksual. Lalu bagaimana cara berhubungan seks untuk penderita endometriosissupaya tidak menyiksa?

Mengapa penderita endometriosis merasa sakit saat berhubungan seks?

endometriosis adalah

Hal ini terjadi karena adanya peradangan kronis yang diakibatkan oleh kondisi endometriosis. Penetrasi dan gerakan ketika berhubungan seks dapat mendorong dan menarik pertumbuhan jaringan di belakang vagina dan rahim bagian bawah. Inilah yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa saat berhubungan intim

Rasa sakit ini bervariasi pada setiap wanita. Mulai dari ringan hingga berat. Bahkan ada yang mengatakan terlalu sakit hingga kenikmatan saat orgasme pun tidak bisa menutupinya. Dengan kata lain, nikmatnya tidak sepadan dengan rasa sakitnya.

Artikel terkait: Wanita dengan endometriosis bisa hamil dengan 3 cara ini, bunda wajib tahu!

Endometriosis adalah masalah rahim yang menyiksa, apa tipsnya agar penderita bisa menikmati hubungan seksual?

Ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk mengurangi rasa sakit ketika berhubungan seksual. Coba lakukan tips yang dibagikan oleh Victoria Brooks yang dikutip dari Healthline di bawah ini;

1. Perhatikan siklus bulanan

endometriosis adalah

Bagi kebanyakan wanita, ketidaknyamanan yang disebabkan oleh endometriosis terasa konstan. Namun rasa sakitnya bertambah parah selama menstruasi  – dan terkadang selama ovulasi.

Perhatikan dan catat siklus bulanan Bunda untuk melacak gejala yang berhubungan dengan endometriosis. Ini akan membantu Bunda memahami waktu-waktu tertentu, kapan gejala sakit muncul dan kapan tidak. Bunda juga bisa berapa kali dalam sebulan rasa sakitnya lebih buruk.

Bunda bisa menggunakan aplikasi pencatat siklus bulanan yang bisa diunduh gratis di ponsel. Beberapa aplikasi bahkan menyediakan fitur pencatat gejala-gejala tertentu terkait menstruasi dan kesehatan rahim. Sehingga Bunda bisa memetakan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dirasakan. Bunda bisa mencoba Clue, Flo Period Tracker atau aplikasi lainnya.

Setelah mengetahui ‘jadwal’ bulanan, Bunda bisa memilih waktu tertentu untuk melakukan hubungan seks dengan Ayah. 

2. Minum obat pereda nyeri satu jam sebelumnya

Obat pereda nyeri mungkin dapat membantu mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks. Bunda bisa menggunakan pereda nyeri yang dijual bebas, seperti aspirin (Bayer) atau ibuprofen (Advil), setidaknya satu jam sebelum hubungan seksual. Perlu diperhatikan untuk minum obat sesuai petunjuk atau konsultasikan dengan dokter.

3. Penderita endometriosis bisa manfaatkan pelumas untuk seks yang nyaman

seks untuk penderita endometriosis

Pelumas bisa jadi sahabat bagi penderita endometriosis. Beberapa wanita dengan endometriosis merasakan sakit saat berhubungan seks karena vagina yang kering atau kurang lubrikasi.

Menggunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon selama berhubungan seks dapat membantu meringankan ketidaknyamanan. Pastikan menggunakannya dalam jumlah yang cukup untuk membuat vagina basah sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Artikel terkait: 5 Tips melakukan seks romantis yang perlu Anda coba

4. Endometriosis adalah kondisi yang bisa diobati, temukan ritme yang tepat saat bercinta agar nyaman

Penetrasi yang dalam dan cepat dapat memperburuk rasa sakit bagi kebanyakan wanita dengan endometriosis. Menemukan ritme yang tepat dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan seks.

Bicarakan dengan suami ketika mulai terasa sakit dan minta ia memperlambat ritmenya. Bunda juga bisa memintanya membatasi penetrasi di kedalaman yang terasa paling nyaman dan tidak sakit.

5. Coba posisi seks yang berbeda

Sakit saat berhubungan seksual karena endometriosis? Coba tips ini!

Wanita dengan endometriosis akan mengalami kesakitan pada beberapa posisi seks tertentu. Posisi misionaris mungkin terasa menyakitkan karena bagaimana rahim miring dan penetrasi yang dalam.

Cobalah bereksperimen dengan berbagai posisi seks yang berbeda-beda untuk menemukan posisi apa yang paling sedikit menimbulkan rasa sakit. Katakan pada pasangan jika Bunda merasa sakit dan minta ia merubah posisi. 

Posisi yang sesuai dan tidak menyakitkan bervariasi pada tiap orang. Satu posisi mungkin sesuai bagi seseorang namun menyakitkan bagi orang lain. Namun, tidak ada salahnya mencoba posisi seks dengan penetrasi tak terlalu dalam. Misalnya doggy style, spooning, dan woman on top.

6. Endometriosis adalah kondisi berbahaya: Antisipasi potensi perdarahan

Perdarahan setelah berhubungan seks, yang dikenal sebagai perdarahan postcoital, adalah gejala umum dari endometriosis. Perdarahan postcoital dapat terjadi karena penetrasi yang menyebabkan jaringan rahim menjadi teriritasi dan perih.

Pengalaman ini bisa membuat Bunda dan pasangan frustasi, tetapi ada beberapa cara yang bisa dipersiapkan untuk kemungkinan pendarahan;

  • Siapkan handuk sebelum memulai hubungan seks
  • Sediakan tisu di tempat yang mudah dijangkau agar mudah dibersihkan
  • Fokus pada posisi yang menyebabkan lebih sedikit iritasi 

7. Cobalah seks tanpa penetrasi

Sakit saat berhubungan seksual karena endometriosis? Coba tips ini!

Seks tidak harus berarti penetrasi. Foreplay, pijatan, ciuman, masturbasi bersama, cumbuan bersama, dan alternatif lain yang merangsang orgasme tanpa penetrasi dapat membawa suami dan istri lebih dekat tanpa memicu gejala endometriosis yang menyakitkan.

Bicarakan dengan suami tentang hal-hal yang membuat Bunda bersemangat. Lalu bereksperimenlah dengan semua kegiatan yang dapat membuat senang dan nikmati semua tingkat keintiman yang berbeda.

8. Komunikasi dengan pasangan adalah yang utama

Komunikasikan dengan suami perihal endometriosis yang Anda derita. Beritahu dia bagaimana perasaan Bunda secara fisik dan emosional, bahkan selama masa-masa paling menyakitkan.

Duduk bersama untuk mencari cara bagaimana supaya bisa berhubungan seks tanpa terganggu sakitnya endometriosis. Terbukalah tentang perasaan Bunda seputar seks dan penetrasi, dan apa yang akan membantu meredakan kekhawatiran itu. 

****

Pada akhirnya, ada satu hal penting yang perlu diingat: “Jangan pernah menyalahkan diri sendiri karena endometriosis,” kata Brooks seperti dilansir Healthline.

“Itu tidak menentukan Anda atau kehidupan seks Anda,” tutupnya.

Sumber: Healthline

Baca juga:

Tersiksa nyeri karena endometriosis? Ini 9 cara untuk mengurangi gejalanya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner