3 Hal yang Bisa Orangtua Pelajari dari Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia

lead image

Gerakan 1 Juta #IyaBoleh dari DANCOW Advanced Excelnutri+ telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 Juta 'Iya Boleh' dari orang tua di seluruh Indonesia dalam kurun waktu dua bulan sejak diluncurkan. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya dukungan terhadap eksplorasi dan sosialisasi si kecil agar dapat tumbuh berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia.

Merayakan keberhasilan ini, sekaligus melanjutkan Gerakan 1 Juta #IyaBoleh yang diluncurkan Februari 2019 lalu, DANCOW Advanced Excelnutri+ didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), serta pakar tumbuh kembang anak, pakar nutrisi, dan psikolog klinis dari DANCOW Parenting Center, meluncurkan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’.

Dikatakan Lydia Sahertian, Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+, “Sebagai mitra terpercaya orangtua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa mengedukasi dan mendorong para orangtua Indonesia untuk berkata ‘Iya Boleh’ demi mendukung si kecil bebas bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka.”

Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ saat ini tersedia dan dapat diakses serta diunduh gratis melalui laman DANCOW Parenting Center. Tujuannya, agar semakin banyak orang tua Indonesia yang mau terus mendorong si Kecil berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia dengan lima karakteristik kunci, yaitu berani, cerdas, kreatif, peduli, dan berjiwa pemimpin.

3 Hal yang Bisa Orangtua Pelajari dari Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia

Lalu, apa saja sebenarnya yang bisa orang tua dapatkan dari modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ ini?

  1. Panduan pola asuh

Ada banyak faktor kunci untuk membesarkan anak unggul Indonesia yang memiliki 5 karakter kunci di atas, di antaranya adalah stimulasi tepat dan cinta orang tua.

Stimulasi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dan tahukah Bunda, stimulasi tepat sesuai usia adalah salah satu kebutuhan dasar anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, terutama di 1000 hari pertama kehidupan anak.

Ini disebut juga periode emas, di mana perkembangan otak dan pertumbuhan fisik berlangsung sangat cepat. Dan salah satu bentuk stimulasi yang bisa Bunda berikan kebebasan bereksplorasi.

Bukan sembarang eksplorasi, tentunya. Eksplorasi harus dilakukan dengan cinta, serta dilakukan secara tepat, sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.

  1. Panduan nutrisi

Proses stimulasi dan eksplorasi haruslah didukung dengan nutrisi tepat. Pakar nutrisi Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. mengatakan bahwa ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu.

Sebanyak 41,9% anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernafasan dan 12,2% anak masih sering terkena diare. Selain itu, anak yang lebih sering bermain di luar rumah memiliki risiko terkena penyakit 2-3x lipat lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang hanya beraktivitas di rumah.

Itu sebabnya, anak harus mendapatkan nutrisi dan perlindungan yang tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan asupan probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus yang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Dan sebagai mitra terpercaya orang  tua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa berkomitmen memberikan gizi baik dan perlindungan yang dilengkapi dengan Lactobacillus rhamnosus dan serat pangan inulin yang dibutuhkan si kecil di masa eksplorasinya.  

  1. Panduan teladan perilaku positif

Psikolog Ratih Ibrahim, S.Psi., MM, menyarankan kepada para orang tua untuk lebih banyak mengatakan ‘Iya Boleh’ kepada si kecil. Menurutnya, inilah cara terbaik yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung proses eksplorasi si kecil.

Dorongan orang tua pada si kecil untuk bereksplorasi secara tepat, sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya, dapat membantunya mengembangkan lima karakter penting Anak Unggul Indonesia. Sehingga, orang tua sebaiknya jangan menyia-nyiakan kesempatan ini di masa periode emas si kecil.

Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ juga diharapkan untuk turut berperan penting dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Diperkirakan dalam periode tahun 2020-2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana 70% penduduk Indonesia merupakan usia produktif (15-64 tahun). Sehingga pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Drs. Hendra Jamal, M.Si, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia juga menyatakan dukungannya, dengan mengatakan, “Orang tua adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter generasi mendatang. Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ sebagai panduan pengasuhan si kecil yang dilengkapi dengan tips-tips yang bisa dilakukan orang tua setiap harinya.”

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

cahya