TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dua PRT Babak Belur Dianiyaya Majikan Klinik Bersalin di Kalimantan Tengah

Bacaan 4 menit
Dua PRT Babak Belur Dianiyaya Majikan Klinik Bersalin di Kalimantan Tengah

Kasus kekerasan dalam rumah tangga terjadi lagi. Kali ini dua PRT babak belur dianiyaya majikan mereka yang merupakan pemilik Klinik Bersalin.

Dua orang Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Barito Utara, Kalimantan Tengah mengalami kekerasan yang diduga dilakukan oleh majikann mereka. Dalam foto yang beredar, dua PRT babak belur seperti habis dipukuli berulang kali. Padahal salahsatu dari mereka, SS, masih berusia 13 tahun. Sedangkan satu orang lagi, R, berusia 23 tahun.

Dua PRT babak belur dianiyaya majikan. Sumber: BorneoNews.

Dua PRT babak belur dianiyaya majikan. Sumber: BorneoNews.

SS dan R datang dari Medan untuk bekerja di Klinik Bersalin milik Christina, majikan mereka. Namun baru 5 bulan bekerja, mereka sudah mencoba kabur pada Sabtu lalu, 30/7.

Menurut Supriyadi, ketua RT 29 Kelurahan Lanjas, mengatakan kedua PRT tersebut melarikan diri karena tidak tahan akan aksi kekerasan yang dilakukan majikan mereka.

Supriyadi diminta datang ke sebuah rumah oleh salah satu warganya yang mengatakan ada dua orang orang warga yang diduga habis mendapat perlakuan kekerasan.

“Sampainya saya di sana, anak itu langsung lari bersembunyi masuk alang-alang. Namun, ketika saya panggil anak itu datang menemui dengan mengatakan saya takut Om. Saya melihat kondisi tubuh anak tersebut dalam kondisi kurus, kamu belum makan? ya saya lapar om,” cerita Supri seperti dilaporkan Okezone.

Anak itu, lanjut dia, bilang jangan dibawa ke rumah itu dan minta jangan lapor polisi, karena takut dan mengaku setiap hari selalu mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya.

“Melihat kondisi itu, saya langsung menghubungi pihak Polsek Teweh Tengah dengan maksud minta pengamanan dan penanganan. Di mana di sekitar wajah korban terdapat bengkak lebam warna hitam serta di bagian dahi juga terdapat benjolan diduga bekas benturan ke tembok atau benda keras lainnya. Bahkan nyaris tidak dapat melihat, karena bengkak di sekitar mata,” ujarnya.

Namun, sampai sekarang tidak ada kepastian akan nasib SS dan R yang memilih kembali kepada majikannya.

Dilaporkan oleh Antara, pada Kamis (4/8) sore kemarin, sejumlah warga mendatangi klinik bersalin milik Christina untuk melihat langsung dua orang pembantu yang dianiyaya tersebut. Tapi klinin terlihat sepi karena pemilik klinik sudah tidak berada di tempat.

Kapolsek Teweh Tengah AKP Januar Kencana mengatakan kepada wartawan, pihaknya bukan  tidak mau menerima laporan korban, tapi karena korban sendiri yang tidak mau membuat laporan.

“Saat itu korban kita sarankan untuk membuat laporan, agar dapat divisum. Tapi yang bersangkutan tidak mau membuat laporan, karena takut. Nah selanjutnya majikan perempuannya datang menjemput dan membawa korban dan rencananya akan dibawa pulang ke Sumatera,” kata Kapolsek.

Sejumlah warga sekitar meminta masalah ini diproses secara hukum. Serta memohon agar pemulangan kedua PRT ini difasilitasi pihak lain, karena mereka tidak percaya dengan sang majikan.

Dua PRT Babak Belur Dianiyaya Majikan Klinik Bersalin di Kalimantan Tengah

Mencegah Penganiayaan pada ART

Kasus penganiayaan pada Asisten Rumah Tangga (ART) terus berulang. Untuk mencegah kasus ini terjadi lagi, perlu bantuan dari semua pihak, salah satunya Kementerian Tenaga Kerja di setiap wilayah. Menurut Human Rights Watch, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan Kementerian Tenaga Kerja

  1. Tingkatkan kesadaran tentang pekerja rumah tangga dengan:

– Mengembangkan kampanye informasi publik untuk mendidik pekerja rumah tangga, perekrut tenaga kerja, dan majikan tentang hak-hak pekerja rumah tangga dan hukuman karena melakukan penganiayaan. Pastikan penyebaran informasi ini dalam bahasa yang digunakan oleh pekerja rumah tangga.

– Mengumpulkan data tentang pekerja rumah tangga di semua survei angkatan kerja pemerintah, termasuk data tentang keluhan tenaga kerja dan kasus-kasus kriminal yang melibatkan pekerja rumah tangga, dipilah berdasarkan jenis kelamin dan usia.

penyalur baby sitter surabaya

  1. Memperkuat perlindungan tenaga kerja untuk pekerja rumah tangga dan penegakan hukum dengan:

– Membuat dan mempublikasikan mekanisme pengaduan yang dapat diakses untuk pekerja rumah tangga yang mengalami masalah seperti kekerasan, upah yang tidak dibayar, atau kondisi kerja yang buruk, termasuk hotline, dukungan untuk kelompok-kelompok bantuan yang membantu pekerja rumah tangga, dan koordinasi dengan polisi serta petugas imigrasi.

– Memberi wewenang pengawas ketenagakerjaan untuk memasuki rumah-rumah pribadi untuk menyelidiki kondisi kerja pekerja rumah tangga.

– Memberlakukan peraturan untuk memantau praktik perekrutan tenaga kerja dan pusat pelatihan, dan memberikan sanksi bagi agen tenaga kerja yang melakukan pelanggaran.

– Menerapkan kebijakan untuk mencegah biaya rekrutmen yang selangit, sistem pembayaran utang yang eksploitatif, dan kerja paksa.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dua PRT Babak Belur Dianiyaya Majikan Klinik Bersalin di Kalimantan Tengah
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti