TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Seorang ibu yang baru melahirkan mencoba bunuh diri, apa penyebabnya?

Bacaan 3 menit
Seorang ibu yang baru melahirkan mencoba bunuh diri, apa penyebabnya?

Apa yang bisa dilakukan untuk membantu para ibu yang alami depresi setelah melahirkan?

Seorang ibu memang berisiko mengalami depresi setelah melahirkan. Tak hanya baby blues, kondisi yang lebih berbahaya yang dikenal sebagai postpartum depression pun kerap dialami.

Ketika memasuki fase postpartum depression atau depresi setelah melahirkan, seorang ibu bisa merasa sedih, merasa dirinya diabaikan, hingga menganggap bahwa dirinya bukan tidak mampu menjadi ibu yang baik.

Jika dibiarkan berlarut-larut, tidak sedikit penderita depresi setelah melahirkan yang akhirnya memutuskan untuk bunuh diri atau menyakiti anaknya sendiri.

depresi setelah melahirkan

Kondisi inilah yang baru saja dialami seorang ibu asal Bogor. Mengalami depresi setelah melahirkan, ia memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari jembatan setinggi 9 meter.

Adalah S, seorang ibu muda berusia 28 tahun yang mencoba melakukan bunuh diri dengan dari jembatan di Jalan Raya Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Beruntung, usahanya ini gagal karena ia masih bisa diselamatkan, seperti yang diberitakan oleh Kumparan.

Kabag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena menjelaskan bahwa perempuan berinisial S ini sudah satu minggu mengalami depresi sehabis melahirkan normal anak pertamanya yang dilakukan pada Rabu (7/11/2018).

“Mendarat di pinggir sungai yang tidak ada airnya dan bebatuan, S dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan penanganan oleh dokter,” jelas Ita.

Rupanya, S pergi dari rumah saat suaminya sedang mengurus anaknya. Karena ‘menghilang’, sang suami pun segera mencarinya. Beruntung saat ini S telah mendapatkan pengobatan yang tepat.

depresi setelah melahirkan

Suami berperan penting dalam mengurangi dan membantu para istri yang depresi setelah melahirkan

Depresi setelah melahirkan sebenarnya bukanlah hal baru. Saya sempat berbicang dengan psikolog keluarga, Anna Surti Ariani, ia menandaskan bahwa hampir 80% ibu mengalami Baby Blues sekitar 3-5 hari setelah melahirkan.

Ibu akan merasa kelelahan, kadang malas mengurus bayi, mood swing alias suasana hati yang berubah-ubah sehingga baru saja senang tiba-tiba bisa menangis sedih, juga mudah tersinggung. Biasanya gejala-gejala tersebut menghilang dalam dua minggu setelah mengalaminya.

Namun berbeda dari Post Partum Depression (PPD). Di mana PPDini bisa berlangsung jauh lebih lama. Biasanya, penderita pun tidak sadar kalau dirinya mengalami PPD.

Padahal, ketika mengalami PPD, seorang ibu akan merasa sulit menyayangi bayi, bahkan mengutuk diri sebagai ibu yang buruk. Apabila terjadi lebih berat atau lebih parah, ibu bahkan berusaha MENYAKITI DIRINYA SENDIRI atau bahkan mencoba bunuh diri.

depresi setelah melahirkan

“Kondisi seperti ini, sebenarnya memang bisa dicegah. Kalau orang-orang disekitarnya sudah tahu atau setidaknya bisa menemaninya, mencegah jangan sampai mencelakakan dirinya sendiri dan anak-anaknya,” tegas psikolog yang kerap disapa Nina Teguh ini.

Serupa dengan Nina Teguh, seorang peneliti, Dr. Ruth Feldman juga menyebutkan bahwa seorang suami atau ayah punya peran besar dalam membantu istri menghadapi depresi setelah melahirkan.

Oleh karenanya, penting bagi para suamu untuk mengembangkan gaya pengasuhan yang sensitif untuk meningkatkan peran mereka sebagai penyangga keluarga.

Karena itulah penting bagi perempuan yang baru melahirkan untuk mendapatkan kehangatan dan bantuan dari support system, khususnya dari sang suami.

 

Baca juga:

"Aku depresi pasca melahirkan, tapi tak menyadarinya…" curahan seorang ibu

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang ibu yang baru melahirkan mencoba bunuh diri, apa penyebabnya?
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti