TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bikin Iri! Anak perempuan ini 'bajak' IG David Beckham untuk sebarkan pesan anti-bullying

Bacaan 4 menit
Bikin Iri! Anak perempuan ini 'bajak' IG David Beckham untuk sebarkan pesan anti-bullying

Kedatangan David Beckham ke Indonesia memiliki misi tersendiri, salah satunya sebagai Duta Unicef, organisasi PBB, mengampanyekan pesan anti bullying,

Kedatangan David Beckham ke Indonesia ternyata memang memiliki misi tersendiri, salah satunya sebagai Duta Unicef, organisasi PBB, bertujuan untuk kampanyekan pesan anti-bullying.

Seperti yang diberitakan oleh Detik Sport, pesepakbola legendaris ini datang ke Semarang dan mengunjungi SMPN 17 untuk menemui seorang anak remaja bernama Sri Pundati atau yang kerap disapa Sripun.

David Beckham ke Indonesia

Sripun kampanyekan anti-bullying di Instagram David Beckham

Sripun merupakan salah seorang wajah anak remaja Indonesia yang sempat menjadi korban bullying secara verbal. Kedatangan David Beckham ke Indonesia ini pun untuk memberikan dukungan pada remaja seperti  Sripun agar bisa lebih ‘bersuara’ jika menjadi korban bullying.

Salah satu bentuk dukungan Beckham terhadap Sripun dilakukannya dengan memberikan izin pada remaja asal Tembalang ini untuk menggunakan Instagram-nya.

Sripun kemudian memanfaatkannya dengan memberikan beberapa pesan anti-bullying. Salah satunya lewat cara yang cukup sederhana, yaitu memanggil nama teman dengan nama sebenarnya. Bukan dengan sebutan atau panggilan tertentu yang sebenarnya tanpa disadari bisa menyakiti.

David Beckham ke Indonesia

Salah satu misi David Beckham ke Indonesia: saatnya remaja menjadi agen perubahan

Tidak hanya Sripun, saat remaja David Beckham pun sempat menjadi korban bullying. Tidak salah jika kedatangan David Beckham ke Indonesia akhirnya memberikan misi yang terkait dengan bullying.

Dikutip dari laman Tribun, lewat video yang dilis di lama resmi UNICEF, suami Victoria Beckham ini menceritakan kisah remajanya. Di mana ketika remaja ia sudah fokus dengan sepakbola sehingga sehari-harinya hanya dihabiskan untuk bermain sepakbola saja. Berbeda dari remaja kebanyakan, yang sering menghabiskan waktu dengan teman-temannya, Beckam justru sebaliknya.

“Aku hanya fokus dengan sepakbola dan tidak ingin pergi keluar bersama teman-temanku. (Temanku) anak-anak yang keren.”

Mantan kapten Timnas Inggris ini juga mengingatkan pada semua anak, jika menjadi korban bullying, tidak perlu ragu untuk memberitahukan pada guru dan orangtua. Hal ini bisa mencegah tindak bullying terus berlanjut.

“Ketika aku di-bully, aku tidak memberitahu siapa pun yang mana itu adalah hal yang salah. Seharusnya aku memberitahu guru-guruku dan orangtuaku tapi aku takut, jadi aku tidak memberitahu siapa pun,” ujar Beckham.

Dengan kedatangan David Beckham ke Indonesia dan bertemu dengan Sripun, ia berharap agar gadis remaja ini bisa menjadi agen perubahan dan memberikan inspirasi bagi remaja lainnya.

David Beckham di Indonesia

“Seorang remaja. Seorang inspirasi. Seorang agen perubahan. Saya sangat senang bahwa kalian semua punya kesempatan bertemu Sripun yang berusia 15 tahun ini dengan saya, untuk melihat perjuangan luar biasa darinya mengatasi kekerasan di sekolah,” tulis Beckham di akunnya.

“Dia pernah mengalami bullying di sekolahnya dan merasa dikucilkan teman-temannya, tapi telah memfokuskan diri untuk mendukung orang lain melewati masa-masa sulit. Dia dinominasikan oleh rekan-rekannya untuk jadi agen perubahan dan sekarang menginspirasi yang lain untuk berhenti mem-bully, sehingga para pelajar bisa merasa aman belajar.”

Baca juga : Siapa aku? Memahami Perkembangan Usia Remaja

Mengapa tindak bullying rentan dialami anak remaja?

Terkait dengan usia remaja,  Psikolog Spesialis Perkembangan Anak, Vera Itabiliana K. Hadiwidjojo, Psi  mengatakan bahwa fase perkembangan anak memang punya tantangan masing-masing. Termasuk menghadapi anak-anak yang mulai masuk pada usia pra-remaja.

“Saat anak masuk usia pra-remaja, mereka ini sudah memiliki keinginan sendiri. Berbeda dari anak balita, yang memang mudah mengikuti keinginan orangtuanya.”

Tidak mengherankan jika akhirnya ada banyak tantangan yang akan Parents hadapi saat anak memasuki  fase ini, salah satunya adalah mendampingi anak remaja saat dirinya mengalami, peer pressure, termasuk risiko adanya bullying. Perlu digaris bawahi bahwa tindak bullying tidak hanya bisa dilakukan dan dialami anak-anak yang memasuki fase pra-remaja dan remaja saja.

Namun, salah satu masalah yang perlu diperhatikan saat anak memasuki usia pra-remaja adalah adanya tekanan teman sebaya menjadi problem tersendiri yang harus diperhatikan.

Psikolog anak dan remaja ini menyarankan ketika anak mengalami peer presure, baik di lingkungan sekolah atau lingkungan pertemanannya lainya, Parents perlu mendengarkan lebih dulu keluh kesah anak. Jangan sampai memberikan respon yang bisa dianggap oleh anak bahwa apa yang ia alami tidaklah penting.

“Jadi jangan bilang, ‘Ah sudah, lupakan saja. Hal seperti itu, kok, dipikirin’. Dalam hal ini orangtua tidak bisa meremehkan atau mengecilkan perasaan anak. Jangan sepelekan apa yang dirasakan anak. Coba untuk memahami dan berada dalam posisi mereka,” tegasnya.

Selanjutnya ajak anak berdiskusi untuk mencari jalan keluar, Parents pun perlu terus memantau kondisi anak.

“Memang tidak semua anak bisa mudah bercerita, jika seperti itu lebih baik kita dahulukan dengan sharing apa yang sudah kita lewati. Kemudian, baru kita pancing untuk mengetahui perasaan dan emosinya dan biarkan anak untuk bisa mencari solusi dengan pemikirannya sendiri”.

 

Baca juga:

Mengapa Remaja Suka Memberontak?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bikin Iri! Anak perempuan ini 'bajak' IG David Beckham untuk sebarkan pesan anti-bullying
Bagikan:
  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 11 Film Komedi Indonesia Terbaik, Ada 'Tinggal Meninggal' hingga 'Agak Laen 2'!

    11 Film Komedi Indonesia Terbaik, Ada 'Tinggal Meninggal' hingga 'Agak Laen 2'!

  • 31 Rekomendasi Drama China Terbaik dan Rating Tertinggi Berbagai Genre

    31 Rekomendasi Drama China Terbaik dan Rating Tertinggi Berbagai Genre

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 11 Film Komedi Indonesia Terbaik, Ada 'Tinggal Meninggal' hingga 'Agak Laen 2'!

    11 Film Komedi Indonesia Terbaik, Ada 'Tinggal Meninggal' hingga 'Agak Laen 2'!

  • 31 Rekomendasi Drama China Terbaik dan Rating Tertinggi Berbagai Genre

    31 Rekomendasi Drama China Terbaik dan Rating Tertinggi Berbagai Genre

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti