TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dampak Meninggalnya Ratu Elizabeth II, dari Operation London Bridge hingga Raja Inggris Baru

Bacaan 5 menit
Dampak Meninggalnya Ratu Elizabeth II, dari Operation London Bridge hingga Raja Inggris Baru

Ini yang akan terjadi saat sang ratu turun takhta.

Kerajaan Inggris dan negaranya sedang berduka. Ratu mereka yang sudah sudah memegang takhta selama 7 dekade meninggal dunia. Lalu, apa saja dampak meninggalnya Ratu Elizabeth II?

Setelah pihak kerajaan mengumumkan kesehatan sang ratu sedang dipantau secara ketat pada 8 September 2022 siang (waktu setempat), malam harinya secara resmi diumumkan kalau nenek dari Pangeran William dan Pangeran ini meninggal. Berikut ini yang akan terjadi setelah perempuan 96 tahun itu wafat.

Artikel terkait: Mengenang Ratu Elizabeth II, Ini 8 Makanan Favorit yang Membuatnya Sehat dan Panjang Umur

Dampak Meninggalnya Ratu Elizabeth II pada Keluarga Kerajaan dan Negara Inggris

Dilaksanakannya Operation London Bridge

ratu elizabeth II

Sumber The Telegraph

Operation London Bridge adalah rencana yang disiapkan pemerintah Inggris saat Ratu Elizabeth II meninggal dunia. Dokumen yang berisi rencana 10 hari—yang mulai berlaku sehari—setelah ratu meninggal, bocor ke publik. Berikut adalah isi dokumen Operation London Bridge:

Hari Kematian Ratu akan Dikenal Sebagai D-Day

British Heritage menulis, tanggung jawab mengenai berita kematian ratu akan diberikan kepada sekretaris pribadinya, untuk disampaikan kepada Perdana Menteri. Kemudian, berita akan disebarkan ke negara-negara Ratu Elizabeth II menjadi kepala negaranya dan ke negara-negara persemakmuran Inggris.

Sementara publik akan mengetahui berita tentang kematiannya melalui “pemberitahuan resmi” yang disampaikan oleh keluarga kerajaan Inggris. Setelah itu, bendera akan diturunkan setengah tiang di gedung-gedung pemerintah dalam waktu 10 menit dan Parlemen akan reses. 

Artikel terkait: Ratu Elizabeth II Meninggal di Usia 96 Tahun, Ini Profil Pemimpin Monarki Inggris Terlama

Penempatan Peti Mati Ratu Elizabeth II dan Pemakamannya

istana buckingham

Istana Buckingham (Sumber BBC)

Pada H+2 D-Day, barulah peti mati ratu akan ditempatkan di Istana Buckingham sehingga Keluarga Kerajaan Inggris dapat menghabiskan waktu waktu bersama untuk terakhir kalinya dengan sang ratu.

Setelah itu, Ratu Elizabeth II akan disemayamkan di Istana Westminster selama tiga hari. Saat inilah publik diperbolehkan untuk melihat peti mati ratu mereka—untuk yang terakhir kalinya juga—selama 23 jam setiap hari. Di hari ke-10, peti mati kembali akan dipindahkan ke Westminster Abbey untuk upacara kenegaraan. Rencananya, pemakaman sang ratu akan dihadiri oleh pejabat negara dari seluruh dunia.

Kemudian di hari pemakaman Ratu Elizabeth II, negara akan melakukan hari berkabung nasional. Bursa Efek London akan ditutup, setidaknya selama pemakaman ratu atau mungkin sampai beberapa hari setelahnya.

Dampak Meninggalnya Ratu Elizabeth II terhadap Masyarakat Inggris

ratu elizabeth II

Sumber The Hindu

Sebagai ratu yang sudah puluhan tahun memegang takhta di Inggris, dampak meninggalnya Ratu Elizabeth II tentu saja akan membuat sebagian besar kehidupan sana akan terhenti sementara.

Dilansir BBC, sejak diumumkannya kematian sang ratu, jadwal televisi akan dikosongkan untuk mencerminkan skala momen bersejarah tersebut. Bendera Inggris Raya akan diturunkan setengah tiang di gedung-gedung resmi. Sementara di gereja, akan didentangkan lonceng gereja dan salut senjata.

Berbagai organisasi dan badan amal, baik lokal dan nasional, akan mengatur cara masing-masing untuk memberi penghormatan. Namun, yang akan paling banyak dilakukan adalah membuat acara peringatan dan buku belasungkawa.

ratu elizabeth II

Sumber People

Meski kehidupan mungkin akan terhenti sementara, tetapi tidak berarti akan berhenti total. Angkutan umum dan pelayanan publik akan terus berjalan, sedangkan sekolah, toko, dan bisnis akan tetap buka. Barulah di hari pemakaman kenegaraan, semua kegiatan akan dihentikan.

Artikel terkait: 8 Aturan Bertemu Ratu Elizabeth, Busana Hingga Etika Menyapa

Pangeran Charles Naik Tahta Jadi Raja Inggris Baru

Setelah Ratu Elizabeth II meninggal, yang akan meneruskan takhtanya tentu saja anak pertamanya, Pangeran Charles. Sekarang gelarnya adalah Raja Charles III.

Untuk mendeklarasikan secara resmi kedudukan Charles sebagai Raja, akan diadakan acara resmi dewan aksesi di Istana St. James. Sementara untuk upacara penobatan baru akan digelar beberapa bulan setelah prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II. 

raja charles dan camilla

Sumber Marca

Sementara istrinya, Camilla Parker Bowles, juga akan mendapat gelar baru. Sebelum meninggal, Ratu Elizabeth II telah mengumumkan bahwa Camilla yang sebelumnya bergelar Duchess of Cornwall akan menyandang gelar Queen Consort.

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella

Hal itu disampaikan sendiri oleh ratu dalam surat resmi yang diterbitkan saat peringatan 70 tahun kenaikan takhta atau Platinum Jubilee Februari 2022 lalu.

Queen Consort sendiri sangat berbeda dengan Queen. Queen Consort artinya permaisuri ratu dan merupakan gelar tradisional untuk istri seorang raja yang memerintah. Sementara gelar Queen hanya untuk penguasa perempuan yang menjadi ratu melalui garis suksesi, seperti Ratu Elizabeth II.

Gelar Pangeran William dan Kate Middleton Juga Berubah

pangeran william dan kate middleton

Sumber Pinkvilla

Sementara Pangeran William juga akan mendapatkan gelar baru setelah neneknya, Ratu Elizabeth II, meninggal dunia. Ia dan istri, Kate Middleton, akan diberi gelar The Duke and Duchess of Cornwall and Cambridge. 

Namun, melansir dari The Guardian, Pangeran William tak secara otomatis menjadi Prince of Wales meski kini menjadi pewaris takhta dari ayahnya. Ini karena Prince of Wales adalah gelar yang harus diberikan ayahnya, Raja Charles III. Sama seperti dulu Charles menjadi Prince of Wales pada 1958 yang dikukuhkan lewat penobatan pada 1969.

Itulah dampak meninggalnya Ratu Elizabeth II yang akan terjadi, baik di keluarga kerajaan, pemerintahan negara, dan gelar yang akan diterima oleh para penerusnya. Rest in peace, Ratu Inggris.

Baca juga:

10 Potret Lawas Keluarga Kerajaan Inggris, Bikin Pangling!

11 Fakta Menarik Keluarga Kerajaan Inggris, Mulai Bawang Putih Sampai Tiara

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

elgawindasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Dampak Meninggalnya Ratu Elizabeth II, dari Operation London Bridge hingga Raja Inggris Baru
Bagikan:
  • Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

    Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

  • 17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

    17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

    Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

  • 17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

    17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti