Dampak Buruk Menjewer Telinga pada Anak

Dampak Buruk Menjewer Telinga pada Anak

Senakal apapun si kecil, Anda cukup menasehatinya. Jangan melakukan kekerasan seperti menjewer telinga, karena dapat berdampak buruk pada kepribadiannya.

[Not a valid template]

Seringkali para orang tua memarahi serta memberikan hukuman kepada si kecil dengan menjewer bagian telinganya. Maksud hati agar mereka jera sekaligus dapat belajar dari kesalahan yang diperbuatnya hari ini, sehingga tidak mengulanginya di masa mendatang. Nyatanya, hal ini justru tidak baik dilakukan lantaran dapat mempengaruhi perkembangannya. Apa saja dampak yang ditimbulkan ketika melakukan hal tersebut ? Berikut ulasannya.

Berbagai Dampak Negatif Dari Menjewer Si Kecil

1. Merusak Kesehatan Mental

Masih banyak para orang tua yang melakukan hal tersebut, sebagai bentuk hukuman yang pantas diterima oleh si kecil ketika berbuat kesalahan. Mereka mengaku terus melakukannya, lantaran dianggap aman dan tidak menyakiti si kecil terlalu keras. Perlu anda ketahui bahwa, meski tidak meninggalkan bekas luka di bagian telinga namun jangan lupa ada hal lain dalam dirinya yang mungkin rusak.

Dampak Buruk Menjewer Telinga pada Anak itu

Salah satu kerusakan yang mungkin dialami, adalah kerusakan jaringan syaraf yang cukup fatal. Dapat dikatakan demikian, lantaran letak telinga yang berdekatan dengan otak dan dapat mempengaruhi dengan cepat. Selain sakit secara fisik, anak akan merasakan sakit yang luar biasa di dalam lubuk hatinya. Ada kemungkinan mereka tidak mengerti letak kesalahanya, namun orang tuanya memarahinya habis habisan dan tak segan menjewernya.

2. Menjadi Pribadi yang Tertutup

Setiap anak yang dilahirkan di dunia, diberkahi dengan karakter yang berbeda beda pula. Keunikan karakter yang dimiliki setiap individunya, mengharuskan para orang tua untuk mempelajari bagaimana cara tepat untuk menangani si kecil ketika mereka melakukan kesalahan. Untuk memberikan efek jera, kadang kala para orang tua sadar atau tidak memarahi sambil menjewer telinga.

Tahukah anda bahwa hal tersebut justru menjadikannya sebagai sosok yang penakut setelahnya ? Ketakutan yang dirasakan luar biasa hebat, lantaran mereka berfikir bahwa apapun yang dilakukannya pasti salah di mata orang tuanya. Hubungan antara anak dan orang tua pun perlahan menjadi jauh, dan tingkat kesulitan untuk memahami buah hatinya sendiri terasa semakin jauh di pandangan.

Dampak Buruk Menjewer Telinga pada Anak

3. Membentuk Mental Pembohong

Dampak negatif yang terlihat seiring berjalannya waktu, yaitu si kecil berubah menjadi sosok yang senang berbohong. Sebenarnya mereka berbohong, sebagai bentuk pertahanan dirinya agar tidak dimarahi kembali oleh orang tuanya. Mereka menganggap bahwa, penting untuk menutupi kesalahan agar tidak mengecewakan orang tua tersayangnya. Ada kemungkinan, mereka masih mengingat betul bagaimana sakitnya telinganya yang dijewer.

Setiap melakukan kesalahan, akan ada kebohongan lainnya yang terucap dari mulutnya. Semakin sering kebohongan dilakukannya, mereka seakan terbiasa untuk melakukannya dan menganggap bahwa hal tersebut wajar adanya. Sebenarnya dalam kondisi ini, rasa takutnya semakin besar yang membuatnya ingin membangun benteng lebih tinggi lagi antar dirinya dan orang tuanya.

4. Menjadi Sosok Pembangkang

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa, setiap anak yang lahir di dunia ini pasti memiliki karakternya sendiri. Bagaimana jika anda menjewer telinga si kecil yang memiliki karakter pemberani ? Kemungkinan terbesarnya, mereka akan tumbuh menjadi anak yang dicap nakal dan seringkali membangkang. Tahukah anda kenapa mereka melakukan hal tersebut ? Ketika merka sedang membangkang, sebenarnya mereka sedang melindungi dirinya sendiri.

Bentuk penyangkalan tersebut, didasari dari rasa malunya kepada lingkungan sekitar karena pernah dijewer di depan umum. Ketika situasi ini semakin memburuk, tidak menutup kemungkinan bila mereka nantinya tak lagi menghormati kedua orang tuanya dan berubah menjadi sosok yang pendendam. Memori akan kejadian tersebut, akan dikenangnya dengan baik bahkan ketika mereka telah beranjak dewasa sekallipun.

Dampak Buruk Menjewer Telinga pada Anak

5. Pemikiran Negatif Kepada Orang Tua

Kebiasaan orang tua yang memberikan hukuman dengan menjewer si kecil, membentuk pemikiran bahwa orang tua selalu bertindak benar. Dari pemikirannya tersebut, kelak mereka dewasa akan menganggap bahwa kekerasan adalah keunggulan yang dimilikinya. Oleh karenanya, penting untuk memberikan teguran sekaligus pengertian kepada mereka ketika melakukan kesalahan. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh sebagai sosok yang berfikir positif.

Tak ada yang menyangka bila, menjewer bagian telinga anak dapat merusak mentalnya secara tidak langsung. Memang tidak meninggalkan bekas luka, namun hal ini dapat merusak jaringan syaraf serta merusak hatinya. Banyak orang tua yang sadar bahwa hal tersebut tidaklah baik dilakukan, hanya saja masih melakukannya hingga detik ini. Apabila kondisi ini terus berlanjut, ditakutkan berbagai dampak buruk sekaligus memunculkan rasa bersalah.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Tyas

app info
get app banner