10 Ciri Telur Segar dan Layak Dikonsumsi, Jangan Sampai Salah!

Ciri telur segar dapat dikenal dengan berbagai cara, salah satunya melalui aroma dan bentuk. Cek selengkapnya di sini yuk!

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Saat ini harga sejumlah komoditas pangan masih mengalami kenaikan. Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), salah satu bahan makanan yang juga terdampak dari kenaikan harga ini adalah telur ayam. Untuk mengakali masalah tersebut, beberapa penjual ditemukan menjual telur busuk. Oleh karena itu, sangat penting bagi Parents untuk mengetahui seperti apa ciri telur segar.

Telur adalah salah satu kebutuhan pokok yang hampir ditemukan di setiap rumah. Terlebih lagi, kandungan protein dalam telur juga dapat membantu memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh. Tidak hanya itu, dia juga memiliki banyak sekali kandungan nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh maupun otak.

Namun, bagaimana jadinya jika telur yang kita beli ternyata sudah tidak layak konsumsi? Tentunya, telur yang sudah busuk tersebut dapat memicu sejumlah gangguan pencernaan. Mulai dari mual, muntah, kram perut, diare, dan lain sebagainya. Bahaya lain dari mengonsumsi telur busuk adalah infeksi Salmonella.

Oleh karena itu, kami telah merangkum beberapa cara memilih telur yang segar dan layak dikonsumsi. Langsung saja simak ulasannya di bawah ini, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

10 Ciri Telur Segar dan Layak Dikonsumsi

1. Perhatikan Warna Cangkang Telur

Hal pertama yang wajib Parents perhatikan adalah warna dari cangkang telur yang hendak dibeli. Pilihlah telur yang memiliki cangkang berwarna pekat dan cerah.

Apabila telur sudah lama dan tidak segar, maka ia akan memiliki warna cangkang yang terlihat kusam dan keruh. Selain itu, banyak juga muncul bintik-bintik hitam di sekitar cangkang.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

2. Ciri Telur Segar Lebih Berat

Cara selanjutnya untuk mengetahui apakah telur itu segar atau tidak adalah dengan memperhatikan bobotnya. Melansir dari Kompas.com, bobot telur yang segar jauh lebih berat dibandingkan dengan telur yang sudah busuk.

Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB mengatakan, bobot telur dapat dipengaruhi oleh lapisan pelindung cangkang telur yang menipis setelah dicuci atau disimpan lama.

Lapisan pelindung cangkang telur yang menipis inilah yang menyebabkan bakteri masuk dan memicu terjadinya pembusukan. Kemudian, isi telur busuk akan mencair dan menguap sehingga bobotnya pun jadi berkurang.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

“Kantung udara bisa melebar karena terjadi penguapan terus. Telur adalah kumpulan sel. Jadi, dia terus melakukan metabolisme,” ujar Niken.

Artikel Terkait: Begini Ciri Ayah yang Pintar Kelola Keuangan Keluarga, Suami Termasuk?

3. Pilihlah Telur Berukuran Normal

Langkah selanjutnya yang bisa Parents lakukan adalah memilih telur yang memiliki ukuran normal. Sebagian besar orang mungkin akan memilih telur berukuran besar karena berharap ia memiliki ukuran kuning telurnya lebih besar. 

Eits, jangan salah, ukuran telur ternyata tidak memengaruhi kualitas isi telur. Oleh karena itu, sebaiknya Parents memilih telur dengan ukuran yang normal. Jangan terlalu kecil ataupun terlalu besar. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

4. Ciri Telur Segar Memiliki Aroma Netral

Jika Parents hendak membeli telur untuk dikonsumsi, alangkah baiknya kalau Parents mengambil telur dan mencium aromanya terlebih dahulu. Telur yang segar tidak akan memiliki bau menyengat. Sebaliknya, apabila sudah busuk, maka ia akan memiliki bau yang tidak sedap.

5. Pilih Telur Berbentuk Bulat

Seperti yang kita tahu bahwa setiap telur memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk bulat dan ada juga yang lonjong. Nah, jika Parents hendak membelinya, sebaiknya pilihlah telur dengan bentuk bulat. Hal itu lantaran ia memiliki kuning telur yang lebih padat dan banyak,

Melansir dari Sayurbox, para peternak ayam dan pedagang telur menjelaskan bahwa bentuk telur yang lonjong justru memiliki kuning telur yang lebih sedikit. Oleh karena itu, bagi Parents yang tiap harinya menggunakan kuning telur, lebih baik memilih yang bentuknya bulat.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

6. Kuning Telur di Tengah dan Tidak Bergerak

Telur yang masih segar dan layak konsumsi pasti akan memiliki ukuran kuning yang lebih kecil daripada putihnya. Selain itu, posisinya juga akan mengambang dan tidak bergerak lantaran berada di antara putih telur yang masih kental.

Untuk mengecek posisi kuning telur segar ini, Anda dapat mengambil telur yang telah dibuka dan mengarahkannya ke arah cahaya terang di ruangan gelap.

Artikel Terkait: 7 Ciri Regulator Gas Rusak, Salah Satunya Keluar Bunyi Mendesis

7. Memiliki Tekstur Kasar

Lebih lanjut, Anda juga bisa mengetahui ciri-ciri telur segar dengan cara melihat tekstur pada cangkangnya. Untuk mengetahui jenis tekstur yang dimiliki, Anda harus menyentuh cangkang telur tersebut terlebih dahulu.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Jika Anda merasakan permukaan cangkang telur itu memiliki tekstur yang kasar dan terdapat butiran-butiran putih, maka bisa dikatakan telur tersebut masih segar.  Sedangkan, permukaan telur yang licin dan mengilap menunjukkan bahwa telur tersebut sudah disimpan dalam waktu yang cukup lama.

8. Ciri Telur Segar Tidak Mengapung

Mengingat, telur segar memiliki bobot yang berat, maka artinya dia tidak akan mudah mengapung saat direndam di dalam air. Sebaliknya, telur segar akan langsung jatuh ke dasar air tersebut.

Sementara itu, telur busuk akan langsung mengapung saat direndam. Hal ini dikarenakan lapisan cangkangnya yang terlalu lemah atau menipis sehingga bobotnya pun menjadi lebih ringan.

9. Tidak Akan Mengeluarkan Suara

Langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk memeriksa kesegaran dari telur adalah dengan mengguncangkan telur secara perlahan dan dekatkan ke arah telinga. Telur yang masih segar tidak akan mengeluarkan suara. 

Hal itu lantaran tekstur putih telurnya masih sangat kental, berbeda dengan telur yang sudah lama disimpan yang memiliki bagian putih lebih encer. Sehingga telur yang sudah tidak bagus akan mengeluarkan suara ketika dikocok.

Artikel Terkait: Apa Itu Social Butterfly? Ini Pengertian, Ciri-ciri, Tantangan dan Tipsnya

10. Sulit Dikocok Merata

Untuk mengecek kesegaran telur, Anda juga bisa melihatnya dari hasil kocokan. Mengingat, telur segar memiliki bagian putih yang kental dan kuning telur yang utuh, maka ia cenderung lebih sulit untuk dikocok secara merata.

Anda pun harus membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan hasil kocokan telur yang sempurna. Selain itu, busa dari telur segar memiliki volume yang stabil dibandingkan dengan telur busuk.

Cara Menyimpan Telur agar Tidak Cepat Busuk

Nah, setelah mengetahui seperti apa ciri dari telur segar, maka sekarang waktunya Parents untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan telur supaya lebih lama. Pasalnya, masih banyak orang yang salah saat menyimpan telurnya, lho. Simak beberapa caranya berikut ini.

1. Simpan Telur di Karton Bawaan

Cara pertama yang bisa Parents lakukan untuk menyimpan telur adalah membiarkannya berada di dalam wadah aslinya. Wadah yang terbuat dari karton ini ternyata memiliki fungsi untuk menjaga telur tetap segar, lho.

Bahkan, material karton ini juga dapat mencegah telur menyerap bau dan rasa dari makanan lain yang memiliki aroma tajam. Sehingga kualitas dari telur pun dapat terjaga dengan baik.

2. Simpan di Dalam Kulkas

Tahukah Parents jika menyimpan telur di pintu kulkas ternyata kurang baik bagi kesegaran telur? Melansir dari CNN Indonesia, seorang pakar penyimpanan makanan Vlatka Lake dari Space Station mengatakan, menyimpan telur pada pintu kulkas justru dapat mempercepat proses pembusukan.

Hal itu dikarenakan pintu kulkas paling mudah mengalami perubahan suhu karena sering dibuka-tutup. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menyimpan telur dalam wadah karton dan kemudian letakkan di bagian tengah dalam kulkas tersebut.

3. Tidak Perlu Dicuci

Ternyata, mencuci telur sebelum disimpan dapat menghilangkan minyak pelindung alami yang berada di cangkang telur tersebut. Hal itu dapat menyebabkan pori-pori kecil di cangkang jadi lebih mudah ditembus oleh aroma di sekelilingnya, termasuk bakteri salmonella.

Meskipun tidak dicuci terlebih dahulu, kondisi telur akan tetap baik untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun, jika Anda tetap ingin mencucinya, sebaiknya lakukan sebelum ingin memasak telur.

***

BACA JUGA:

6 Tempat Penyimpanan Mainan Anak di 2022, Rumah Jadi Lebih Rapi

7 Karakter Anak yang Lahir di Hari Rabu, Sesuaikah dengan Buah Hati Parents?

7 Rekomendasi Micellar Water di 2022, Membersihkan dan Mencerahkan Wajah