Inilah 5 Dimensi Tumbuh Kembang Penting Bagi Si Buah Hati

Inilah 5 Dimensi Tumbuh Kembang Penting Bagi Si Buah Hati

Bun, memastikan tumbuh kembang Si Buah Hati pada masa emas berjalan optimal adalah hal esensial yang sepatutnya dilakukan. Mengingat pada masa ini, potensi Si Buah Hati mengalami fase sensitif untuk bertumbuh dan berkembang dengan cepat. Memang laju pertumbuhan dan perkembangan Si Buah Hati berbeda bergantung pada beragam faktor yang melingkupinya seperti lingkungan, stimulasi, dan karakter anak. Namun, ada beberapa ciri perkembangan anak pada masa ini yang harus menjadi fokus utama.

Selama masa toddler, Si Buah Hati akan menunjukkan perkembangan pesat dalam lima dimensi utama yakni kesehatan, bahasa, kognitif, psiko-sosial, dan motorik. Mengenali aspek perkembangan Si Buah Hati di masa toddler dengan mendetail tentunya akan sangat membantu Bunda dan Ayah memberikan stimulasi yang sesuai.

Menurut Teori Montessori, periode emas terjadi sejak ia lahir hingga menginjak usia enam tahun. Fase ini muncul selama dibutuhkan Si Buah Hati dan akan memudar setelah Si Buah Hati merasa telah menyelesaikan tahap tertentu.

Kenali 5 Dimensi Masa Toddler untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal

Memahami peluang yang ditunjukkan Si Buah Hati dan karakteristik saat mencapainya akan membantu Bunda menstimulasi Si Buah Hati dengan tepat. Lantas, apa saja aspek ciri perkembangan anak yang harus diperhatikan?

  1. Dimensi Kesehatan

Dimensi kesehatan Si Buah Hati meliputi pertambahan berat badan, pertambahan tinggi badan dan ukuran lingkar kepala . Fase ini juga menjadi momentum yang tepat untuk Bunda melatih Si Buah Hati menjaga misalnya dengan mengajarinya dan membiasakannya mencuci tangan dan sikat gigi di usia 1- 2 tahun sehingga setelah itu Si Buah Hati dapat menjaga kebersihan dirinya sendiri.

Untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, buatlah jadwal rutin bermain Bunda bersama Si Buah Hati agar Si Buah Hati tetap aktif dan tidak mudah sakit. Pada masa harus #diRumahaja seperti saat ini, isi keseharian anak dengan aktivitas yang variatif misalnya menggambar atau mengajarkan kebiasaan mencuci tangan dengan cara yang menyenangkan.

  1. Dimensi Kognitif

Tak hanya semakin aktif, keterampilan Si Buah Hati memecahkan masalah kian efektif. Ia mulai mampu menerka, menguji, dan melakukan evaluasi akan tugas yang ia kerjakan. Perkembangan kognitif membuat anak mulai merencanakan dan berpikir kritis dalam mencapai tujuan tertentu. Hebat ya, Bunda?

Optimalkan dimensi ini dengan aktivitas yang melatih Si Buah Hati strategi sederhana, bersabar menanti giliran dan pentingnya menaati peraturan, misalnya menyusun balok secara bergantian yang melatih kerja otak dan memori.

  1. Dimensi Bahasa

Pada fase ini, perkembangan bahasa Si Buah Hati berkembang sangat pesat. Usia toddler menjadi fase kritis untuk Si Buah Hati mengembangkan kemampuan berbahasa. Termasuk sebagai bekal memasuki masa sekolah. Tak heran jika tonggak ini menjadi indikator penting perkembangan anak secara keseluruhan.

Mendukung keterampilan berbahasa bisa dimulai dari rumah dengan orangtua sebagai guru utama. Stimulasi kemampuan berbahasa bisa dimulai dengan aktivitas menyenangkan, misalnya mendongeng sebelum tidur. Selain bisa menjadi kesempatan merekatkan bonding antara orangtua dan anak, membaca dongeng bisa merangsang perkembangan kosakata Si Buah Hati yang juga membantunya berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

  1. Dimensi Psiko-Sosial

Sisi psiko-sosial sejatinya sudah ditunjukkan bayi sejak lahir. Contohnya saat bayi mulai tersenyum atau mengentakkan kaki saat merasa bahagia, atau menangis kencang saat merasa tidak nyaman.

Pada masa ini, perkembangan dimensi ini bisa terlihat saat Si Buah Hati mulai bersosialisasi dengan teman sebayanya. Selain bersosialisasi, Si Buah Hati juga mulai menunjukkan perkembangan psikologis seperti empati dan emosi. Jangan heran jika Si Buah Hati memperlihatkan inisiatif berbagi kepada temannya. Bunda bisa membantu dengan mendampingi dan mengawasi Si Buah Hati saat ia mulai berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

  1. Dimensi Motorik

Keterampilan motorik Si Buah Hati turut mengalami perkembangan signifikan kala Si Buah Hati mulai tertarik dengan segala aktivitas yang berkaitan dengan sentuhan, rasa, serta penglihatan dan penciuman. Seperti motorik kasar yang terlihat dari beragam aktivitas fisik seperti aktivitas seperti bergerak, melompat, dan berlarian.

Sementara itu, keahlian motorik halus misalnya gerakan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan yang lebih mumpuni. Contoh kemampuan memegang krayon, menyusun rangkain puzzle dan balok, serta aktivitas lain.

Terus dukung keterampilan pada fase ini dengan membiarkan Si Buah Hati sibuk dengan aktivitas seperti menggambar, bermain puzzle, dan permainan lainnya.

Periode tumbuh kembang di atas adalah memori yang tidak bisa diulang, sehingga penting bagi Bunda mendampingi dan mendukung setiap prosesnya. Dukung semua aktivitas agar tumbuh kembangnya optimal dengan cara melengkapi nutrisi yang dibutuhkan Si Buah Hati

Dancow lindungi si buah hati

Dukung ekplorasi dan ciri perkembangan anak di masa toddler agar tumbuh kembangnya optimal. Lengkapi juga dengan nutrisi yang dibutuhkan Si Buah Hati. DANCOW 1+ Nutritods merupakan susu pertumbuhan untuk anak Indonesia yang berusia 1-3 tahun  #ToddlerXpert. Mengandung 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa dibanding formula sebelumnya dan Lactobacillus rhamnosus dan serat inulinDANCOW 1+ Nutritods mengandung 3x Vitamin D untuk melindungi masa toddler dan dukung eksplorasi Si Buah Hati.

Yuk Bunda dukung optimalisasi tumbuh kembang Si Buah Hati agar tiap detail yang berharga tidak terlewat.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner