TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cinderella Complex, sindrom wanita yang ingin punya suami impian

Bacaan 4 menit
Cinderella Complex, sindrom wanita yang ingin punya suami impian

Kisah hidup Cinderella dalam dongeng menjadi inspirasi banyak wanita untuk bertemu dengan sosok pangeran impiannya. Itulah yang melatarbelakangi munculnya Cinderella Complex di zaman modern ini.

Dongeng klasik karya Charles Perault ini menggambarkan sosok wanita muda yang hidup merana di bawah siksaan ibu dan saudara tirinya. Kehidupan yang serba kejam itu di jalaninya semenjak kepergian sang ayah. Hidup Cinderella tiba-tiba berubah menjadi keberuntungan yang luar biasa saat bertemu dengan sang pangeran impian di sebuah pesta dansa.

Cinderella dan pangeran

Cinderella dan pangeran

Sepatu kaca dan gaun berwarna biru langit yang elegan berpadu dengan kecantikan Cinderella memukau seluruh orang yang hadir di istana. Kisahnya dan keajaiban tongkat ibu peri membuat kisah dongeng satu ini tak lekang oleh zaman.

Dongeng Cinderella inilah yang melatarbelakangi sebuah kondisi psikologis yang umum dijumpai pada wanita sekarang ini. Istilah Cinderella Complex merupakan istilah psikiatri modern yang pertama kali dicetuskan oleh Colette Dowling, seorang terapis asal New York sekaligus penulis buku “The Cinderella Complex.”

Dalam bukunya Dowling mengatakan setelah menemukan konflik mendalam yang terjadi pada wanita, yang berhubungan dengan kemandirian. Ia menjelaskan bahwa perempuan pada umumnya semenjak lahir tidak dididik untuk menghadapi ketakutannya, dan tidak diajarkan mengatasi segala masalahnya sendiri.

“Cinderella Complex belum secara resmi diakui sebagai kondisi psikologis, tapi telah menjadi konsep menarik yang perlu diingat dan bisa menjadi penjelasan atas kondisi psikologis beberapa wanita,” kata Dowling.

Apa penyebab Cinderella Complex?

Dowling menjelasakan, pria dianggap bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan rumah tangga, dan wanita yang mempersiapkannya untuk keluarga. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa seiring perkembangan zaman, perempuan kini memiliki keleluasaan lebih dalam menentukan jalan hidupnya, seperti bepergian menjelajah dunia, memiliki pendidikan tinggi, dan karir mandiri.

“Masyarakat telah membangun sebuah citra akan perempuan dambaan yang memiliki sikap dan perilaku halus, lemah lembut, rela menderita, dan setia. Ia diharapkan dapat menerima semua kondisi hidup, bahkan yang terpahit sekalipun,” ujar Dowling.

Kecenderungan perempuan untuk bergantung pada pria, sebagian besar adalah perasaan yang terpendam. Rasa yang terpendam ini tidak hanya memengaruhi sebagian kaum perempuan. Dowling percaya bahwa Cinderella Complex menghantui seluruh wanita.

Akibat perbedaan pola asuh laki-laki dan perempuan

Cinderella Complex erat kaitannya dengan pola asuh anak. Anak perempuan cenderung lebih sedikit menerima dorongan untuk menjadi mandiri dengan pola asuh orang tua yang lebih protektif pula, serta sedikit tekanan untuk membangun identitas diri yang kuat. Hubungan antar anak perempuan dan orangtua yang cenderung lebih harmonis juga memiliki andil kuat dalam eksplorasi si anak yang kurang memadai terhadap nilai-nilai kemandirian.

“ Akibatnya, anak perempuan cenderung memiliki keterampilan hidup yang alakadarnya dan kepercayaan diri yang kurang, karena mereka hanya tahu cara menggantungkan hidup pada orang lain. Sementara anak laki-laki ditempa sangat keras untuk menguasai diri sendiri dan lingkungan sekitar, dan dipaksa untuk meninggalkan sikap manja dan ketergantungan, karena kedua sikap ini dianggap kewanitaan,” jelas Dowling.

Apa ciri-cirinya wanita mengidap Cinderella Complex?

Dowling menjelaskan wanita pengidap Cinderella Complex mendambakan pasangan penyelamat, seseorang yang dapat melindungi, mengayomi, dan menyediakan segala kebutuhan hidupnya. Hal itu bisa dilihat pada ibu rumah tangga yang harus meminta izin suaminya untuk sekadar membeli gaun. Juga terdapat pada wanita mandiri yang tidak dapat tidur di malam hari ketika pasangannya pergi ke luar kota.

“Bisa juga terjadi pada wanita yang tiba-tiba menjanda atau bercerai yang merasa depresi dan tidak berdaya karena harus mengurus dirinya sendiri,” katanya.

Cinderella Complex mengarah pada perilaku yang tidak efektif dalam pekerjaan, merasa cemas akan kesuksesan, hingga pada tahap ketakutan bahwa kemandiriannya akan menghilangkan esensi feminitas dirinya sebagai seorang perempuan.

Saat ini tercatat, 18% wanita Indonesia yang bekerja adalah kepala rumah tangga. Dan hampir setengah dari wanita yang suaminya bersedia dan mampu menghidupi keluarga, cenderung memilih untuk tidak bekerja.

Di satu sisi, perempuan modern kini telah mendapatkan segala kebebasan yang telah mati-matian mereka perjuangkan. Namun ironisnya, masyarakat tetap membedakan wanita ke dalam dua kategori: “wanita cantik” dan “wanita cerdas.”

“Jika seorang perempuan memiliki kecantikan dan kecerdasan, besar kemungkinan ia akan “dibuang” oleh masyarakat: tidak disukai oleh perempuan lain karena rasa iri, dan dijauhi pria karena mereka merasa minder dan tidak tahu harus bertindak,” ucapnya

Bayangan akan wanita ideal yang terbentuk dalam masyarakat, yang menggambarkan seorang perempuan sebagai pribadi lemah lembut dan berperan baik di dapur dan di tempat tidur, justru menggoyahkan rasa kepercayaan diri perempuan akan kemampuan dirinya sendiri, membuatnya makin tidak mandiri.

“ Sehingga, secara tidak sadar, banyak perempuan hingga saat ini diam-diam masih menunggu suatu faktor eksternal, yaitu seorang pria, untuk datang dan mengubah hidup mereka,” jelas Dowling. Dengan demikian, kita terjebak dalam kondisi yang mengikat: Cinderella Complex.

Bisakah wanita terlepas dari Cinderella Complex?

Hal pertama dan paling penting adalah mengenali sejauh mana ketakutan menguasai hidup Anda. Tulis sebuah jurnal pengamatan diri, catat segala mimpi dan khayalan Anda serta realitas yang sedang Anda hadapi. Bergabung dengan komunitas perempuan, atau rajin-rajinlah berkumpul dengan teman dekat Anda untuk saling sharing dan jujur membuka diri.

Cerita mitra kami
Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil

 

 

Sumber : Hello Sehat 

Baca juga :

10 Hal yang membuat Bunda terlihat seksi di mata suami

6 Tipe Pria yang bisa Menjadi Ayah Terbaik, Suami Bunda Termasuk Nggak?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

theresia

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • Cinderella Complex, sindrom wanita yang ingin punya suami impian
Bagikan:
  • 8 Penyebab Warna Urine Kuning Pekat Saat Hamil, Bahayakah Kondisi Ini?

    8 Penyebab Warna Urine Kuning Pekat Saat Hamil, Bahayakah Kondisi Ini?

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
    Cerita mitra kami

    Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025

  • 8 Penyebab Warna Urine Kuning Pekat Saat Hamil, Bahayakah Kondisi Ini?

    8 Penyebab Warna Urine Kuning Pekat Saat Hamil, Bahayakah Kondisi Ini?

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
    Cerita mitra kami

    Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti