TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tips Menghadapi Kemacetan Bersama Anak

Bacaan 3 menit
Tips Menghadapi Kemacetan Bersama Anak

Kemacetan sudah menjadi keharusan, tapi jangan kehilangan akal terutama jika buah hati turut serta. Dengan kemacetan, perjalanan tetap menyenangkan.

Kemacetan sudah menjadi makanan sehari-hari, teruatama bagi Ayah dan Bunda yang tinggal di daerah perkotaan, seperti kota Jakarta  dan sekitarnya. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang tidak berimbangan dengan penambahan ruas jalan, maka terpaksa kondisi ini harus dihadapi oleh semua pengguna jalan. Lalu, bagaimana jika kita harus menghadapi keadaan tersebut ketika sedang bepergian dengan anak?

Artikel terkait: 5 Mainan DIY Agar Anak Tenang Saat Perjalanan Mudik

Mengalami kemacetan ketika berkendara dengan anak? Simak tips-nya di theAsianParent

Mengalami kemacetan ketika berkendara dengan anak? Simak tips-nya di theAsianParent

7 Langkah menghadapi kemacetan ketika bepergian dengan anak

Mengeluh, marah dan mengumpat adalah hal yang sia-sia, karena tidak mengubah apapun kondisi di mana Ayah dan Bunda terjebak di dalamnya.

Kemacetan amat terasa berat dan membuang waktu, terutama jika anak bersama dengan Ayah dan Bunda. Langkah terbaik adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemacetan.

Apa saja yang harus dipersiapkan terutama jika ada anak-anak sebagai penumpang dalam kendaraan?

Tentu memberikan kenyamanan bagi anak adalah hal yang penting, agar Ayah dan Bunda tetap dapat berkendara dengan tenang walaupun terjebak kemacetan. Ada beberapa tips yang dapat Ayah dan Bunda praktekkan, yaitu:

Beberapa tips yang Ayah dan Bunda bisa praktekan untuk hadapi kemacetan bersama Buah Hati.

Beberapa tips yang Ayah dan Bunda bisa praktekan untuk hadapi kemacetan bersama Buah Hati.

1. Persiapkan tujuan dengan jelas, arah yang pasti, dan juga jam keberangkatan.

Pelajari peta perjalanan, karena banyak jalan tikus (jalan kecil) yang dapat dilalui kendaraan sebagai alternatif, sehingga waktu tempuh lebih singkat.

Atau dapat juga memanfaatkan teknologi dengan menggunakan aplikasi penunjuk jalan, seperti waze, atau mengikuti info jalan di jejaringan sosial, seperti twitter.

2. Persiapkan makanan ringan dan minuman yang disukai oleh anak dan keluarga

Dalam kemacetan segala sesuatu mengenai waktu kedatangan di tempat tujuan tidak dapat diprediksi dengan pasti. Jika awalnya memprediksi sampai di tujuan pukul 12 siang, maka kemungkinan bisa berubah menjadi 1.30 siang.

Bagi anak dan beberapa orang melewati waktu makan siang dapat mengganggu, maka lebih baik dipersiaplan makanan ringan atau makanan kesukaan anak. Tapi ingat, jangan minum air terlalu banyak, karena tentu Ayah dan Bunda ingin mengurangi keinginan buang air kecil atau pipis.

Juga jangan memberikan coklat, karena coklat akan meleleh lebih cepat di mobil dan tentu Ayah dan Bunda tidak ingin coklat mengotori mobil.

Mainan favorit adalah pilihan hiburan yang baik untuk anak di saat macet.

Mainan favorit adalah pilihan hiburan yang baik untuk anak di saat macet.

3. Sediakan tisu kering dan tisu basah selalu

Anak-anak akan selalu menjadi anak-anak, terutama jika mereka memakan makanan. Maka tidak bisa dihindari tentu akan berantakan dimana-mana. Tisu kering dan tisu basah dapat sangat membantu Ayah dan Bunda dalam hal ini.

4. Alunan Musik

Alunan Musik yang disukai oleh anak dan keluarga akan dapat menaikkan mood (perasaan) menjadi baik, terutama dalam kemacetan.

5. Buku dan mainan

Ketika kemacetan menjadi bertambah buruk maka mainan favorit dan buku bacaan untuk anak, agar mereka tetap dapat beraktivitas menyenangkan.

Bahkan dengan mengijinkan anak-anak untuk memilih barang yang hendak dibawa dan memasukkannya sendiri ke tas kecil mereka, akan membuat anak semakin bersemangat dan juga mengajarkan anak untuk berkemas dan mempersiapkan diri dalam perjalanan.

6. Film kesukaan

Untuk beberapa anak membaca merupakan kegiatan yang dapat membuat kepala menjadi pusing ketika berkendara. Menyediakan alternatif tontonan film kesukaannya akan membantu anak untuk tidak jenuh dalam kemacetan.

7. Toilet darurat

Saat macet, bila anak tidak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil, maka gunakan toilet darurat. Yang dimaksud toilet darurat adalah kantong plastik, botol kosong atau popok sekali pakai, untuk menjaga hal darurat seperti ini.

Bagaimana jika sakit perut dan ingin buang air besar? Menepi dan mencari rumah atau toko yang bisa dimintai ijinnya untuk BAB adalah langkah yang paling baik, terutama jika anak sudah berusia 6 tahun ke atas.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba, ya, Parents!

***

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca juga:

Detik-detik Polantas bantu ibu melahirkan saat terjebak macet di jalan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yenny The

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Tips Menghadapi Kemacetan Bersama Anak
Bagikan:
  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

    20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

    20 Arti Mimpi Hamil tapi Belum Menikah, Tanda Ada Kabar Baik!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti