TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Viral Aksi Bule Panjat Pohon Keramat di Bali, Tuai Kritik Warga Lokal

Bacaan 6 menit
Viral Aksi Bule Panjat Pohon Keramat di Bali, Tuai Kritik Warga Lokal

Aksinya dinilai mencoreng adat istiadat yang berlaku di Pulau Dewata.

Lagi-lagi Bali menjadi tempat beberapa WNA melakukan hal-hal tak senonoh. Kali ini bule panjat pohon keramat tanpa busana yang terjadi di Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Kali ini WNA asal Rusia bernama Alina Yogi yang diprotes banyak warganet lantaran aksinya yang telanjang di depan pohon keramat di Bali.  Perbuatan itu kemudian viral di Twitter setelah disebarkan oleh pengguna akun @plumpotatosack yang mengunggah foto tangkapan layar dari akun Instagram dan TikTok Alina.

Dari cuitan tersebut ditulis kalau bule Rusia tesebut nekat berfoto telanjang di pohon keramat karena mengaku terpanggil suara leluhur. Lebih lanjut, bule itu mengaku mendatangi situs pohon keramat untuk melakukan pemotretan setelah enam bulan penasaran dengan pohon 700 tahun tersebut.

Dalam videonya, bule tersebut mencoba memanjat pohon dalam kondisi tanpa busana. Diketahui pohon Kayu Putih itu berdiri di kawasan suci Pura Babakam, Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Berikut ini 10 fakta aksi bule panjat pohon kramat di Bali, yang telah viral saat video tersebut diunggah Rabu (4/5/2022):

Artikel terkait: Tradisi Omed Omedan, Ritual Unik Bali yang Sering Salah Kaprah

10 Fakta Kelakuan Bule Panjat Pohon Keramat di Bali

1. Viral di Media Sosial

Aksi bule panjat pohon keramat di Bali

Aksi WNA panjat pohon kramat tersebut pertama kali beredar luas, dan kemudian viral di media sosial. Bule tersebut terlihat menyandarkan tubuhnya yang tanpa busana ke pohon serta bergaya bak model. Video pun direkam dari arah depan.

Video tersebut kemudian mendapatkan kecaman dari pengusaha dan politikus asal Bali, Ni Luh Djelantik.  Ni Luh Djelantik mengunggah ulang video tersebut sekaligus menandai akun Instagram WNA tersebut, serta meminta penjelasan dari tindakannya.

Selain itu, ia juga meminta agar pihak berwajib menindaklanjuti aksinya itu.

2. Pohon Keramat Berada di Tempat Suci

Pohon kayu putih yang menjadi latar belakang video WNA tersebut bukan sembarang pohon. Pohon itu diperkirakan sudah berusia 700 tahun serta berada di kawasan suci Pura Babakan.

Lokasinya juga berada di Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Tak heran, aksinya menuai kecaman dari berbagai pihak karena dinilai telah menodai kesucian tempat sakral umat Hindu tersebut.

Artikel terkait: Bule Ketagihan Indomie, Jadi Bekal di Kantor

3. Bule Asal Rusia Tersebut Menyerahkan Diri

Usai aksinya beredar di media sosial, bule tersebut menyerahkan diri ke Polres Tabanan pada Rabu (4/5/2022). Mengutip Kompas, bahwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan, pihaknya langsung mendatangi Polres Tabanan setelah mendengar informasi tersebut. 

“WNA tersebut dalam perjalanan ke Polres Tabanan untuk menyerahkan diri,”.

Sebelumnya, sambung Jamaruli, petugas telah mendatangi tempat tinggal WNA tersebut. Namun, tempat tinggalnya sudah kosong. Pihak berwajib pun segera menindaklanjuti kasusnya.

4. Warga Menggelar Ritual Kebersihan

Bule panjat pohon keramat di Bali

Akibat ulah WNA asal Rusia tersebut, warga Desa Adat Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, menggelar ritual Mecaru. Ritual dilakukan tepat di lokasi pohon keramat, tempat pengambilan video.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi mengatakan bahwa bule berinisial AF tersebut ikut hadir dalam ritual tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya. 

“Bahwa yang bersangkutan telah menjalani upacara adat hari ini di Desa Tua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pada peraturan adat yang berlaku,” kata Tedy. Pasangan ini juga menjalani upacara Ngaturang Guru Pidaka sebagai wujud permintaan maaf kepada Tuhan Yang Maha Esa.

5. Motif untuk Konten

Usai dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa motif WNA tersebut adalah demi konten media sosial. Selain itu, WNA tersebut memandang bahwa berpose tanpa busana di pohon itu adalah bagian dari seni.

Artikel terkait: Menikah dengan Bule Eropa, Begini Kehidupan Ani Sang Mantan TKW Asal Blitar

6. Minta Maaf kepada Masyarakat

Aksi negatif bule di Bali

Bule itu akhirnya minta maaf kepada publik atas aksinya tersebut. Permohonan maaf juga disampaikan melalui media sosial, selain secara langsung kepada warga Desa Adat Bayan dan pihak berwajib. 

Ia mengaku menyesali perbuatannya dan berdalih tidak tahu bahwa pohon tersebut berada di tempat suci. Selain itu, ia mengaku malu atas perbuatannya serta tidak bermaksud menyinggung masyarakat Indonesia, khususnya warga Bali.

7. Sanksi Berupa Deportasi dan Masuk Daftar Cekal

Kepolisian Bali angkat bicara

AF akan dideportasi bersama dengan suaminya. Selain itu, namanya akan dimasukkan dalam daftar cekal karena telah melanggar administratif keimigrasian.

Jamaruli menyatakan, sanksi tersebut sesuai dengan Pasal 75 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

8. Gubernur Bali Angkat Bicara

Gubernur Bali I Wayan Koster angkat bicara menanggapi aksi WNA tersebut. Ia dengan tegas menolak permintaan maaf AF meskipun sudah menyampaikan permohonan maaf dan melakukan ritual pembersihan. Koster menilai, perbuatan WNA itu telah mencemari kesucian area Pura Babakan dan kesakralan pohon itu. 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Tak sampai itu, Koster meminta pihak Kanwil Kemenkumham Bali untuk segera melakukan deportasi terhadap WNA terebut.

Tindakan tegas itu dilakukan agar menjadi peringatan bagi para wisatawan mancanegara (wisman) lainnya untuk menghormati budaya dan norma-norma yang berlaku di Pulau Dewata. 

“Harus diberikan sanksi berupa deportasi. Karena ini menyangkut keluhuran budaya Bali yang harus ditegakkan,” katanya. 

9. Berprofesi Sebagai Investor

Pasangan tersebut ternyata berprofesi sebagai investor, dikutip dari Kompas. Jamaruli mengungkapkan, keduanya masuk pertama kali ke Indonesia pada 2020.

Lalu, kedatangan kedua pada November 2021. Maksud dan tujuan mereka datang ke Indonesia adalah berlibur dan berinvestasi.  Keduanya memegang Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) investor, serta mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pakaian dan alat musik.

10. Bukan Kali Pertama

Viral Aksi Bule Panjat Pohon Keramat di Bali, Tuai Kritik Warga Lokal

Aksi bule panjat pohon kramat tanpa busana yang dilakukan WNA asal Rusia tersebut bukan kali pertama terjadi di Bali. Sebelumnya pernah beredar sebuah video seorang WNA menari telanjang di Gunung Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. 

WNA laki-laki itu diketahui berkewarganegaraan Kanada berinisial JDC (34) dan berprofesi sebagai aktor pengisi suara film animasi di sebuah layanan streaming. 

JDC mengaku membuat video tersebut karena menirukan tarian suku maori dari Selandia Baru, serta dalam kondisi sadar tak berada di bawah pengaruh alkohol.

Ia tiba di Bali sejak November 2019 dengan visa kunjungan dan diperpanjang setiap bulannya.  Setelah kasus tersebut mencuat, warga Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Bali, mengelar upacara Mecaru atau pembersihan di puncak Gunung Batur.

Duh, benar-benar tak pantas ditiru ya, Parents! Semoga kasus ini bisa menjadi pembelajaran agar kita lebih menghargai adat istiadat yang berlaku di semua tempat.

Baca juga:

Viral Video Bule Kritik Kelakuan Crazy Rich Indonesia, Bolos Ujian hingga Beli SIM!

Mau Bulan Madu Romantis? Ini 7 Rekomendasi Tempat Honeymoon di Bali

7 Rekomendasi Tempat Liburan Keluarga di Bali di 2024, Cek Parents!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruth Stephanie

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral Aksi Bule Panjat Pohon Keramat di Bali, Tuai Kritik Warga Lokal
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti