Ngeri! Wanita ini tertular virus HIV karena berbagi alat manicure

Ngeri! Wanita ini tertular virus HIV karena berbagi alat manicure

Wanita ini tak pernah berhubungan seksual tanpa kondom, tetapi tertular HIV. Ternyata, peralatan manicure lah penyebabnya.

Tertular HIV karena peralatan manicure

Walaupun kejadian seperti ini jarang sekali terjadi, namun ada baiknya kita berhati-hati bila menggunakan peralatan manicure ataupun benda lain yang memungkinkan adanya kontak darah.

Seorang wanita berusia 22 tahun yang dirahasiakan identitasnya dinyatakan mengidap HIV tingkat lanjut, dan ia tertular HIV melalui cara yang cukup langka.

Wanita itu mengaku dirinya tidak pernah melakukan hubungan seks tanpa kondom, yang selama ini menjadi penyebab utama seseorang tertular HIV.

Jurnal AIDS Research and Human Retroviruses menyebutkan, wanita itu mengaku pernah menggunakan peralatan manicure yang sama dengan saudara sepupunya saat mereka sedang melakukan perawatan kuku.

Sedangkan saudara sepupunya tidak menyadari jika dirinya mengidap HIV. Hasil tes menyimpulkan bahwa ia terkena virus HIV sekitar 10 tahun yang lalu.

HIV menular karena ada kontak dengan darah penderita

Kasus ini hendaknya tidak membuat warga menjadi khawatir melakukan kontak dengan penderita HIV. Dr Brian Foley dari HIV Sequence Database di Los Alamos National Laboratory mengatakan, HIV tidak akan menular melalui penggunaan peralatan makan yang sama, seperti sendok atau gelas.

“Masyarakat sebaiknya waspada terhadap pemakaian peralatan apapun yang melibatkan kontak darah. Misalnya penggunaan jarum suntik, jarum tato atau jarum akupuntur. Penggunaan jarum secara bergantian bisa membuat kita tertular HIV atau Hepatitis C,” jelasnya.

“Selain itu, ada juga beberapa jenis bakteri dan virus yang menular melalui pemakaian alat tertentu yang tidak disterilkan dulu saat berpindah dari satu pengguna ke pengguna lainnya.”

HIV menular ketika terjadi kontak antara seseorang dengan cairan tubuh penderita, yaitu darah, sperma, cairan dubur, cairan vagina dan ASI.

Kontak yang dimaksud adalah saat cairan tubuh penderita masuk ke pembuluh darah orang lain melalui injeksi atau jarum suntik.

Kontak dengan selaput lendir yang terinfeksi juga mengakibatkan penularan HIV, dan kontak ini biasanya terjadi melalui hubungan seks.

Dr. Michael Brady, Direktur Medis Terrence Higgins Trust mengatakan, memang sulit dipercaya seseorang bisa tertular HIV akibat berbagi peralatan manicure sepuluh tahun sebelumnya.

Tentu peralatan manicure tersebut telah terkontaminasi dengan darah penderita, dan wanita lain yang menggunakannya juga terluka. Akibatnya terjadi penularan melalui darah.

Parents, semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan kita.

Referensi: MailOnline

Baca juga: 

Bayi Usia 3 Minggu Meninggal Tertular Virus dari Ciuman Maut

 

HIV adalah sebuah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sistem kerjanya menginfeksi dan menghancurkan sel, sehingga tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang terus menurun. Akibat yang ditimbulkan adalah si penderita akan mudah diserang berbagai penyakit. Cara penularannya dapat melalui kontak dengan cairan penderita. Akan tetapi, terjadi hal langka, wanita ini tertular melalui peralatan manicure yang dipakai bergantian. Berikut ulasan lengkapnya.

Tertular HIV dengan Cara yang Tidak Terduga

Wanita itu mengaku tidak pernah melakukan hubungan seks tanpa mengenakan kondom. Lalu apa yang menyebabkannya tertular virus HIV? Mengejutkan bagi para dokter karena terjadi hal langka, wanita itu tertular peralatan yang digunakan untuk merawat jari jari tangan. Tanpa disadari, ia tertular ketika bergantian menggunakan alat tersebut bersama sepupunya.

ini peralatan manicure alat pemotong kuku

Sepupunya tidak sadar bahwa telah terjangkit HIV sejak 10 tahun silam. Fenomena ini sangat aneh di dunia medis karena seseorang tidak mengetahui bahwa telah terjangkit virus HIV yang seharusnya membuat kekebalan tubuhnya lemah. Selain itu, setelah wanita berusia 22 tahun tersebut tertular, tubuhnya semakin melemah hingga telah mencapai HIV tingkat lanjut. Peralatan yang selama ini ia pikir aman ternyata mendatangkan penyakit mengerikan untuknya.

Bagaimana HIV Menular?

Banyak masyarakat yang belum teredukasi tentang cara penularan HIV, sehinga menyebabkan kepanikan berlebihan dan menjauhi penderita. Perlu dketahui bahwa HIV dapat menular jika melakukan kontak dengan cairan tubuh penderita. Seseorang tidak akan tertular hanya karena bergantian dalam memakai peralatan makan, seperti sendok, piring, atau gelas.

bahaya  peralatan manicure ini

Anda dapat tertular karena penggunaan jarum suntik, jatum akupuntur, atau jarum tato secara bergantian. Selain HIV, Anda juga dapat tertular penyakit Hepatitis C yang juga mengerikan. Peralatan manicure yang digunakannya diduga telah terkontaminasi darah penderita, sehingga ketika digunakan oleh wanita berusia 22 tahun tersebut terjadi penularan padanya.

waspada peralatan manicure kuku

Telah disebutkan cara HIV menular dari penderita ke orang lain, sehingga tidak perlu khawatir berlebihan. Anda dapat menghindari kontak langsung dengan cairan penderita. Tidak perlu secara berlebihan menghindari interaksi dengan penderita. Selain itu, perlu diperhatikan beberapa peralatan yang dapat memicu terjadinya penularan, seperti peralatan kecantikan dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner