TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Merangkak 3 km untuk bersekolah, begini perjuangan sang bocah SD

Bacaan 4 menit
Merangkak 3 km untuk bersekolah, begini perjuangan sang bocah SD

Dengan keterbatasan fisiknya, ia penuh semangat untuk mengenyam pendidikan!

Coba Parents ingat-ingat waktu sekolah dulu, seberapa jauh jarak dari rumah ke sekolah dan bagaimana mencapainya? Apakah diantar orangtua, menggunakan mobil jemputan, atau berjalan kaki? Kalau saya sih, masih mengalami jalan kaki untuk berangkat ke sekolah. Itu pun jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah, hanya sekitar 1 km. Dan syukurnya, saya masih diberi kesehatan dan fisik yang lengkap untuk berjalan kaki.

berangkat ke sekolah

Adalah Mukhlis Abdul Holik atau biasa dipanggil Adul, yang belakangan ini kisahnya viral karena perjuangannya harus menempuh jarak sejauh 3 km untuk berangkat ke sekolah.

Ah, 3 km nggak jauh? Mungkin tidak jauh untuk orang dengan kaki normal. Ya, sayangnya Adul mengalami kelainan fisik pada bagian kedua kakinya sejak lahir sehingga ia tidak bisa berjalan kaki dengan normal, tapi harus merangkak bertumpu pada dua tangannya!

berangkat ke sekolah

Sumber: Republika

Perjuangan berangkat ke sekolah dengan merangkak

Dilansir dari Liputan6, Adul yang baru berusia 8 tahun ini sehari-harinya harus merangkak sejauh 3 km dari rumahnya ke sekolahnya di SDN 10 Cibadak, Kampung Cikiwul Tonggoh, Sekarwangi, Sukabumi. Karena kakinya tidak bisa digunakan, ia hanya bisa merangkak bertumpu pada dua tangannya, yang mengenakan sandal seperti bagaimana biasa dikenakan pada kaki.

Jalanan yang ia lalui pun tidak selalu mulus beraspal, namun kadang terjal, menanjak, dan menurun. Adul bahkan juga harus melewati jembatan bambu.

Video perjuangan Adul berangkat ke sekolah

berangkat ke sekolah

Putra keempat pasangan Dandan Hamdani (52) dan Pipin (48) ini masih duduk di bangku kelas 3 SD. Keterbatasan fisik sejak lahir tidak membuatnya patah semangat untuk tetap mengenyam ilmu untuk mencapai cita-citanya, yaitu ingin menjadi petugas pemadam kebakaran. Semoga terwujud ya, Adul!

Sungguh terharu melihatnya ya, Bun. Semoga semangat Adul ini bisa menjadi motivasi untuk anak-anak kita agar rajin sekolah.

Baca juga:

[Video] Terlahir tanpa tangan dan kaki, bocah 11 tahun ini jago matematika

 

Jika mengingat masa sekolah, apa yang paling membekas di ingatan Anda? Masa masa sekolah atau perjuangan untuk sekolah? Tampaknya, perjuangan untuk ke sekolah yang akan paling membekas di ingatan seorang anak laki laki bernama Mukhlis Abdul Holik. Jika Anda orang yang beruntung dapat berangkat sekolah dengan fasilitas yang memadai, berbeda dengan Adul, sapaannya. Adul harus merangkak untuk berangkat ke sekolah, yuk simak ulasan lengkapnya di sini!

Tidak Pernah Menyerah dengan Keterbatasannya

Sekolah adalah impian setiap orang karena dengan mengeyam bangku sekolah, ia dapat ilmu yang dapat menunjang hidupnya. Selain itu, belajar dapat menjadikan seseorang beradab dan berilmu. Dengan segala keterbatasan yang ada, harusnya tidak membuat semangat itu luntur. Itulah yang dirasakan oleh Mukhlis Abdul Holik, siswa sekolah dasar yang harus menempuh perjuangan luar biasa.

ini berangkat ke sekolah Merangkak 3 km bocah SD

Untuk berangkat sekolah saja, Adul harus berjuang keras karena jarak rumahnya 3 km dari sekolah. Jarak yang dekat bagi sebagian orang, terutama yang memiliki fisik sempurna. Akan tetapi, anak laki laki itu harus berjalan dengan kedua tangannya. Adul tidak pernah menyerah ataupun malas sekolah, ia tetap semangat sekolah dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki tersebut.

Merangkak Menyusuri Medan yang Berat

Jika dirasa bahwa berjalan itu ringat, berbeda halnya dengan Adul yang harus berjalan sejauh 3 km dengan bertumpu pada tangan. Tangannya mengenakan sandal seperti selayaknya kaki yang mengenakan sandal. Hal tersebut dikarenakan ia memiliki kelainan, sehingga kakinya tidak dapat digunakan untuk berdiri ataupun berjalan seperti yang dapat dirasakan oleh orang lain.

ini berangkat ke sekolah Merangkak 3 km Mukhlis Abdul Bocah Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi

Selain keterbatasan pada kaki, ia juga tidak memiliki kendaraan untuk mengantarkannya ke sekolah. Sehingga ia harus menempuh perjalanan dengan berjalan di atas tangannya. Cobaan yang dirasakannya tidak berhenti di situ. Ia harus menempuh jalan yang tidak mulus karena tidak jalanan tidak beraspal, kontur yang terjal, jalanan menanjak, bahkan menurun. Anak berusia 8 tahun ini pun harus melewati jembatan bambu.

Sekolah adalah hal yang sangat menyenangkan bagi anak dari pasangan Dandan Hamdani dan Pipin ini. Saat ini, anak lelaki berusia 8 tahun itu sedang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Keterbatasan untuk berangkat ke sekolah tidak menyurutkan keinginannya dalam menempuh pendidikan. Melalui pendidikan, ia dapat meraih cita citanya, yaitu sebagai petugas pemadam kebakaran. Melalui pekerjaan itu, ia dapat membantu orang orang yang kesulitan.

ini bocah SD berangkat ke sekolah Merangkak 3 km

Memiliki mimpi membuat seseorang berusaha sangat keras untuk belajar. Setiap orang harus mempunyai target atau mimpi agar semangatnya terus terpacu. Itulah yang dimiliki oleh Adul, sehingga sangat bersemangat dalam menempuh pendidikan. Bocah berusia 8 tahun itu sangat senang berangkat sekolah, meskipun harus berjalan dengan tumpuan tangannya sejauh 3 km. Melihat keterbatasan dan kegigihan Adul, tentu dapat memompa semangat para pembaca lainnya.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Devi Agustina

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Merangkak 3 km untuk bersekolah, begini perjuangan sang bocah SD
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti