TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tertular Virus Flu dari Orang Dewasa, Bayi Usia 8 Hari Meninggal

Bacaan 4 menit
Tertular Virus Flu dari Orang Dewasa, Bayi Usia 8 Hari Meninggal

Bayi kekebalan tubuhnya masih lemah terhadap virus. Seorang bayi baru lahir meninggal diduga tertular virus flu biasa dari orang yang mengunjunginya.

Bayi baru lahir memang memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih rentan dan lemah. Itulah sebabnya, Anda harus berhati-hati saat mengunjungi bayi yang baru lahir dengan menghindari kontak fisik terhadap newborn jika Anda sedang sakit. Baru-baru ini, seorang bayi baru lahir meninggal dunia pasca terkena virus yang dicurigai dibawa oleh pengunjung. Ini peringatan untuk Parents!

Bayi Baru Lahir Meninggal di Umur 8 Hari

bayi baru lahir meninggal

Aliza Rose lahir ke dunia dengan selamat dan sehat pada bulan Mei 2018 lalu. Namun sebuah peristiwa telah merenggut nyawanya secara tak terduga, delapan hari setelah kelahirannya.

Berduka karena kehilangan putrinya, sang ibu, Abigail Rose membagi perasaannya dengan memosting ke laman Facebook tentang tragedi yang menimpanya.

“Saya tidak akan pernah berhenti berbagi kisah yang memilukan hati dan menghancurkan jiwa ini, dari Aliza Rose kami yang manis,” posting Abigail.

Rupanya, Aliza yang semula tampak sehat telah tertular virus HSV-1, yang lebih dikenal sebagai virus sakit flu biasa.

Menurut Abigail, Aliza tertular virus dari seseorang yang menyentuhnya tanpa mencuci tangan mereka terlebih dahulu, atau mencium wajahnya saat mengidap virus tersebut. Namun, kemungkinan hal itu ditularkan melalui ciuman.

Bayi baru lahir meninggal itu mulai tampak sakit setelah satu setengah hari virus HSV-1 menyerang tulang punggungnya, paru-paru dan otaknya.

Sekitar 36 jam setelah kelahirannya, Aliza mulai menunjukkan gejalanya untuk pertama kali. Dia kehilangan gairah dan energi, tidak nafsu makan, dan gula darahnya rendah.

Selain itu, ada juga akun Aliza’s Story yang dibuat khusus untuk mengenang Aliza dan membagikan kisahnya ke semua orang.

Kenyataan yang sulit diterima

bayi baru lahir meninggal

Si kecil Aliza mulai kesulitan bernafas sehingga tim dokter harus memakaikannya banyak alat bantu untuk memberinya oksigen.

“Tak tega melihat tubuh mungilnya dipenuhi alat-alat. Hal itu sampai membuat saya mual melihatnya seperti itu,” ungkap sang ibu.

Hanya butuh waktu 6 setengah hari virus tersebut merenggut nyawa Aliza. Obat yang ia konsumsi menyebabkan bayi mungil itu mengalami kejam parah dan menyebabkan kematian otak.

Pada usia 8 hari, Aliza akhirnya meninggal dunia dan semua alat bantunya dilepaskan. Bayi baru lahir meninggal dunia dalam pelukan sang ibu pada 20 Mei lalu, diiringi dengan nyanyian lagi “You Are My Sunshine”.

Peringatan untuk orangtua

Abigail berharap, peristiwa ini menjadi pesan penting untuk para ayah dan ibu di luar sana.

“Cuci tanganmu, dan jangan cium bayi yang baru lahir jika Anda tidak dalam kondisi baik,”. Dia memperingatkan publik tentang bahaya membiarkan keluarga dan teman-teman Anda mencium bayi.

Sebelum kejadian ini, Abigail tidak pernah mengetahui bahwa seorang bayi sangat rentan terkena virus flu parah dan tidak tahu bahwa itu sangat fatal.

“Hal ini sangat fatal. Sampai setidaknya 2 minggu Anda harus berhati-hati. Bukan hanya orang lain, bahkan orangtua juga dapat menyebarkan virusnya. Siapa pun bisa menjadi pembawa dan seringkali tidak menunjukkan gejala,”.

Selain ibunya sendiri, hanya sang ayah, Tyler dan beberapa teman dekatnya yang kontak fisik  dengan Aliza selama dua hari pertama kelahiran itu. Tidak ada cara untuk tahu siapa yang menjadi pembawa, karena virus tersebut merupakan virus biasa.

Karena itu, Abigail menyarankan untuk orangtua agar lebih tegas untuk meminta orang-orang tidak mencium bayi Anda jika dalam kondisi kurang baik. Bahkan, beberapa virus pun seringkali tidak terdeteksi.

Artikel terkait: Bayi Usia 3 Minggu Meninggal Tertular Virus dari Ciuman Maut

Aturan Mengunjungi Bayi Baru Lahir

Tertular Virus Flu dari Orang Dewasa, Bayi Usia 8 Hari Meninggal

HSV-1 dapat ditularkan melalui permukaan kulit atau mulut. Namun, orang tersebut biasanya tetap tampak normal dan tidak ada gejala. Risiko penularan terbesar adalah ketika ada luka aktif. Dan infeksi ini berlaku “seumur hidup”.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat mengunjungi bayi baru lahir:

  • SELALU cuci tangan Anda sebelum melakukan kontak apa pun dengan bayi.
  • Jangan berkunjung jika Anda atau anak Anda sakit dan tidak dalam kondisi fit.
  • Tunggulah sampai ditawari menggendong bayi oleh orangtuanya. JANGAN langsung mengambil bayi itu dan menciumnya tanpa izin. Bayi baru lahir sangat rentan terhadap kuman, bahkan jika Anda merasa dalam kondisi prima.
  • Jangan merokok sebelum mengunjungi bayi. Bayi sangat rentan dengan dampak asap rokok.

Tak ada salahnya mengingatkan hal tersebut pada orang-orang terdekat Anda daripada menyesal ya, Bun!

Dilansir dari artikel Jia Ling di theAsianparent Singapura
Baca juga:

Kisah memilukan ini jadi pelajaran agar jangan jenguk bayi baru lahir saat kita sakit

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tertular Virus Flu dari Orang Dewasa, Bayi Usia 8 Hari Meninggal
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti