TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dicekoki minuman beralkohol oleh sang kakek, bayi 1 bulan tewas seketika

Bacaan 3 menit
Dicekoki minuman beralkohol oleh sang kakek, bayi 1 bulan tewas seketika

Bayi berusia satu bulan meninggal karena dicekoki minuman beralkohol oleh sang kakek.

Semua tentu sudah cukup memahami ada banyak bahaya minuman beralkohol yang bisa ditimbulkan bagi kesehatan. Apalagi bila dikonsumsi oleh anak-anak dan bayi. Mirisnya, seorang kakek dengan sengaja mencekoki minuman beralkohol kepada cucunya yang masih berusia satu bulan.

Peristiwa nahas ini terjadi di Beijing, China dan menjadi viral di media sosial.

Kronologi bayi meninggal karena diberi minuman beralkohol

Kejadian ini berawal dari sang kakek yang menghadiri perayaan Man yue, atau tradisi Tiongkok untuk memberkati bayi serta merayakan kedatangan anggota keluarga baru.

Momen bahagia itu seketika berubah menjadi bencana saat sang kakek memberi bayi laki-laki itu minuman beralkohol. Menurut Sin Chew Daily, ketika itu banyak teman dan kerabat datang untuk merayakan bersama keluarga ke pesta yang diadakan pada 12 Juli lalu.

Saat itu kakek dari pihak ayah menggendong sang bayi untuk dikenalkan kepada kerabatnya. Situasi berubah saat kerabat sang kakek membuat lelucon dan menantang agar sang kakek memberi minuman beralkohol pada cucunya.

“Kakek tidak bisa minum jika anak itu tidak minum,” kata kerabat sang kakek.

Artikel terkait: Seperti Halnya Alkohol, Asupan Gula Berlebih Bisa Rusak Otak Anak

Sang kakek menanggapi serius lelucon kerabatnya dengan langsung mencekoki minuman beralkohol pada cucunya. Tujuanya tidak lain untuk menyelamatkan harga dirinya.

Melihat tindakan tersebut, sang ibu pun murka. Ia langsung menggendong sang bayi yang menangis dengan mulut dipenuhi alkohol. Setelah 30 menit, bayi itu nampak terengah-engah dan saat itulah kondisinya menjadi sangat serius.

Sang ibu kemudian bergegas membawa puteranya ke rumah sakit. Namun sayang, bayinya tidak berhasil diselamatkan setelah beberapa jam mendapat perawatan darurat. Dokter mengatakan bahwa bayi itu menderita alergi alkohol.

Lebih memilukan lagi, sang ibu sudah mendapatkan perlakuan buruk dari ayah mertuanya lantaran dirinta sulit hamil selama tiga tahun. Semula ia berpikir perlakuan buruk yang didapatkan dari ayah mertuanya akan berakhir setelah bayi laki-lakinya lahir. Nyatanya, sang ayah mertua malah membuat bayinya meninggal.

bahaya minuman beralkohol

Bahaya minuman beralkohol untuk bayi

Bahaya minuman beralkohol memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Terlebih lagi bagi bayi dan anak-anak.

Berbeda dengan orang dewasa, organ tubuh anak dalam masa pertumbuhan sampai usia 15 tahun belum mampu mencerna alkohol.

Dampak jangka pendek, anak bisa keracunan alkohol hingga menyebabkan kematian, seperti yang dialami bayi laki-laki malang tersebut. Sedangkan dalam jangka panjang, risikonya bisa membuat  anak tumbuh menjadi pecandu alkohol.

Ada beberapa yang akan dialami tubuh bayi bila mengonsumsi alkohol, yaitu:

  • Mengalami keracunan alkohol : Biasanya ditandai dengan gejala seperti linglung, mual, muntah, sulit bernafas, suhu tubuh menurun drastis, kejang, pingsan dan kulit membiru.
  • Gula darah rendah : Di dalam tubuh bayi, alkohol akan menghalangi pelepasan glukosa (gula) ke dalam darah. Akibatnya, kadar gula darah pun menurun drastis. Kondisi ini juga dikenal sebagai hipoglikemia.
  • Kerusakan hati : Hati berperan untuk membuang segala jenis racun yang masuk ke dalam tubuh, termasuk racun dari alkohol. Organ hati pun dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk mencernanya. Hal tersebut membuat hati anak lebih rentan mengalami kerusakan atau sirosis.
  • Gangguan fungsi otak: Bila otak terpapar oleh alkohol, keruskan pada sistem saraf pusat menjadi serius dan permanen. Inilah yang menyebabkan kemampuan kognitif anak menurun.

Melihat bahaya minuman beralkohol di atas, semoga kejadian serupa tidak perlu terjadi lagi. Semoga informasi ini bermanfaat.

Referensi: Hellosehat, World of Buzz

Baca juga

Viral! Bapak ini mencekoki seorang balita dengan sebotol bir

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dicekoki minuman beralkohol oleh sang kakek, bayi 1 bulan tewas seketika
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti