TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Quacker Oats Dituntut Karena Produknya Mengandung 'Pestisida Penyebab Kanker'

Bacaan 2 menit
Quacker Oats Dituntut Karena Produknya Mengandung 'Pestisida Penyebab Kanker'

Berita terbaru menyatakan bahwa makanan sehat dan alami Quaker Oats diduga tidak mengandung bahan yang 100% alami dan dapat membahayakan para konsumennya.

Apakah Anda termasuk pengonsumsi setia makanan Quaker Oats karena jaminan kealamian bahannya? Kabar ini mungkin akan membuat Anda sedikit kecewa.

Dilansir dari The New York Times, belum lama ini pemilik dari perusahaan makanan “sehat dan alami” ini digugat. Hal ini dikarenakan perusahaan diduga tidak sepenuhnya menggunakan bahan-bahan alami dalam produknya.

Perkara hukum ini mulai muncul setelah para warga New York dan California melakukan pengujian terhadap makanan Quaker Oats. Hasilnya menunjukkan bahwa makanan ini ternyata mengandung pestisida jenis glifosat.

Tidak ingin memperdebatkan kadar glifosat yang digunakan, mereka lebih ingin mempermasalahkan mengenai strategi pemasaran yang digunakan perusahaan Quaker Oats dalam mengedepankan mottonya yang “100% alami”.

Quaker yang dimiliki oleh Pepsico ini mengatakan dalam situsnya bahwa gandum yang mereka gunakan benar-benar didapatkan langsung dari lahan yang aman.

“Gandum tidak terlalu membutuhkan semprot herbisida dibandingkan biji-bijian lainnya. Maka, risikonya pun rendah untuk tercemar, baik oleh polutan maupun tanah yang terkontaminasi,” seperti yang tertera di situs tersebut.

Gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik Federal New York dan California pun menegaskan bahwa sebenarnya pernyataan ini adalah salah dan menyesatkan.

“Tidak ada yang salah dengan bagaimana cara mereka menanam dan mengolah gandumnya. Namun yang melanggar hukum di sini adalah saat Quaker Oats menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak memanfaatkan permintaan konsumen demi produk yang alami dan menyehatkan,” seperti yang tertera dalam gugatan tersebut.

Dalam pembelaannya, perusahaan ini mengaku bahwa mereka tidak menambahkan glifosat pada masa penggilingan. Bagi mereka bisa saja dilakukan oleh para petani terhadap beberapa biji-bijian sebelum panen gandum tiba. Namun mereka mengakui bahwa mereka memang memberikan glifosat itu sendiri pada saat proses pembersihan gandum.

“Berapapun tingkat kadar glifosat yang tertinggal pada gandum tentunya menurut kami tetap di bawah standar yang ditetapkan oleh E.P.A (Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat). Selain itu juga aman dikonsumsi oleh banyak orang,” jelas perusahaan tersebut.

Glifosat adalah salah satu jenis pestisida yang paling banyak digunakan di dunia, termasuk untuk kebun di rumah hingga lapangan golf.

Tahun lalu, WHO telah memgklasifikasikan glifosat sebagai “kemungkinan” bagian dari zat karsinogen. Karsinogen sendiri adalah zat yang menyebabkan penyakit kanker.

Sejak saat itu, sejumlah aktivis lingkungan serta para grup konsumen mulai fokus dalam mengurangi penggunaan pestisida dan menangani setiap laporan yang muncul mengenai penggunaan glifosat terhadap makanan oleh sejumlah pihak perusahaan.

“Masalahnya bukan lagi mengenai kadar dari glifosat itu sendiri. Tetapi lebih kepada mengapa perusahaan Quaker Oats mengiklankan produk ini seakan ia berbahan 100 persen alami ketika glifosat ini sendiri tidak alami, berapapun kadarnya,” tegas Kim Richman selaku pengacara utama dari tim penggugat.

 

Baca juga:

id.theasianparent.com/perusahaan-ganti-rugi-72-juta-dolar-karena-bedak-bayi-sebabkan-kanker-ovarium/

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ardi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Quacker Oats Dituntut Karena Produknya Mengandung 'Pestisida Penyebab Kanker'
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti