TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Karena kesal, bumil ini tega siramkan sop panas kepada bayi rewel di restoran

Bacaan 4 menit
Karena kesal, bumil ini tega siramkan sop panas kepada bayi rewel di restoran

Kejam! Seorang ibu hamil tega menyiramkan kuah suap panas ke seorang bayi di sebuah restoran.

Bahaya air panas hampir merenggut nyawa seorang bayi. Kejadian ini terjadi di  di sebuah restoran Xiangcheng, di China. Bayi malang itu kena siraman kuah sup panas oleh seorang ibu hamil yang merasa kesal melihat kerewelannya di meja restoran.

Sop panas hampir merenggut nyawa seorang bayi

Dilansir dari Asia One, seorang wanita hamil tertangkap basah menyebabkan bayi 11 bulan mengalami luka bakar di punggung dan pantatnya. Wanita kejam itu teridentifikasi bernama Ren (berusia 28 tahun). Wanita itu dilaporkan sangat marah karena bayi tersebut memukul-mukul sendoknya ke atas meja sehingga menimbulkan suara bising.

Menurut salah satu media China, Ren berada dalam suasana hati yang buruk malam itu, karena pertengkaran dengan suaminya sebelum insiden itu terjadi. Dia juga berkonfrontasi dengan ibu dari bayi yang rewel itu, sebelum suaminya membujuknya untuk meninggalkan restoran.

Sepuluh menit setelah melangkah keluar, Ren kembali masuk ke restoran. Ia melemparkan semangkuk sup Mala panas ke arah ibu dan bayi malang tersebut, lalu pergi dengan cepat setelah tindakan itu selesai dilakukannya.

bahaya air panas

Akibat ulah Ren, si ibu dan bayinya terluka. Bayi malang itu mengalami luka bakar di punggung dan pantat yang cukup parah.

Setelah kejadian itu, pihak restoran langsung memanggil polisi, dan bayi itu segera di bawa ke rumah sakit.

Dalam sebuah laporan yang dilakukan oleh salah satu media Cina, ibu si bayi mengatakan bahwa setelah kejadian itu putrinya menolak untuk makan atau minum. Dokter juga menyampaikan bahwa sang anak menderita syok.

Akibat perbuatannya, polisi Xiangcheng menjerat Ren dengan hukuman 15 hari penahanan dan denda 500 yuan (sekitar 1 juta rupiah), tetapi tidak bisa membawanya ke tahanan karena Ren sedang hamil.

Hukum pidana Tiongkok memang mencegah wanita ditahan atau dipenjara jika mereka hamil atau menyusui anak-anak mereka. Polisi juga telah memverifikasi bahwa Ren telah membayar tagihan medis korban dan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Bahaya air panas untuk kulit bayi

bahaya air panas

Dilansir dari Phaa, batas toleransi seseorang berbeda satu sama lain. Namun, rata-rata batas toleransi bayi terhadap panas yaitu tidak lebih dari 37 drajat celcius. Jika suhu air terlalu panas, maka bisa membahayakan kulit bayi.

Terbakar merupakan jenis cedera akibat air panas paling umum. Kemampuan kulit untuk menahan air panas memiliki batas. Jika terpapar air dengan suhu melebihi batas, kulit akan menjadi rusak. Ada berbagai tingkat luka bakar tergantung pada suhu air dan lamanya paparan.

anak tersiram air panas

Pertolongan Pertama Luka Bakar di Kulit Anak

Pertolongan pertama pada luka bakar di kulit bayi tergantung pada seberapa parah luka bakar itu. Sederhananya, ada tiga tingkat luka bakar, seperti diwartakan Healthy Children, yaitu:

  1. Tingkat pertama: kulit menjadi merah, tetapi tidak lecet. Agak menyakitkan, seperti terbakar matahari.
  2. Tingkat dua: lapisan luar kulit terbakar, dan sebagian dermis rusak. Luka bakar akan sangat menyakitkan dan kemungkinan akan mengalami lepuh.
  3. Derajat ketiga. Kulit akan hangus atau memutih. Epidermis dan dermis (dua lapisan kulit teratas) mengalami kerusakan permanen.

Setiap luka bakar yang melepuh dan membengkak hingga menutupi area yang lebih besar dari ukuran tangan anak Anda, atau luka bakar yang ada di tangan, kaki, wajah, alat kelamin, atau di atas sendi adalah cedera serius dan harus segera dibawa ke dokter atau ruang gawat darurat.

Namun, jika anak mengalami luka bakar kecil dan melepuh, Anda dapat merawatnya di rumah dengan cara berikut ini:

  1. Dinginkan luka bakar. Basahi luka bakar selama lima menit dengan air dingin yang mengalir. Ini membantu menghentikan proses pembakaran dan mengurangi rasa sakit dan bengkak.
  2. Tutupi luka bakar. Tutupi area yang terbakar dengan perban bersih yang tidak akan menempel pada area yang terbakar.
  3. Lindungi luka bakar. Jaga kebersihan lokasi pembakaran dengan mencuci lembut dengan sabun dan air. Jangan mengoleskan salep, mengoleskan mentega, minyak, atau pengobatan rumah lainnya. Jika luka tak kunjung membaik, segera bawa anak ke dokter.

Semoga kita bisa menghindarkan buah hati kita dari bahaya air panas.

Baca juga:

3 tingkatan dan langkah menangani luka bakar pada anak, panduan penting untuk Parents

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Karena kesal, bumil ini tega siramkan sop panas kepada bayi rewel di restoran
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti