TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Aroma Bayi Baru Lahir Bisa Membuat Otak Lebih Bahagia

Bacaan 2 menit
Penelitian: Aroma Bayi Baru Lahir Bisa Membuat Otak Lebih Bahagia

Rasa gemas dan perasaan gembira yang kita dapat saat menghirup aroma bayi baru lahir ternyata bisa dijelaskan secara saintifik.

Pernahkah Anda merasakan perasaan damai ketika menghirup aroma bayi baru lahir? Atau, pernahkah Anda merasa bahwa tiba-tiba saja Anda merasakan ingin mencium aroma bayi baru lahir dan menggendongnya?

Berdasarkan ilmu sains, peristiwa itu sangat logis terjadi. Dari aroma bayi baru lahir tersebut, otak memproses sebuah reaksi kebahagiaan yang mirip dengan reaksi narkoba pada tubuh manusia.

Saat mencium aroma bayi baru lahir, tubuh memproduksi zat kebahagiaan bernama dopamin. Dopamin ini yang bertanggung jawab membuat seseorang menjadi sangat bahagia dan melakukan perilaku tertentu.

Penelitian tersebut melibatkan 30 wanita yang 15 diantaraya adalah seorang ibu dan 15 lainnya bukan. Kemudian, peneliti menyodorkan kain yang memiliki aroma bayi baru lahir pada mereka untuk diciumi baunya. Setelah proses tersebut, otak para wanita ini dipindai melalui functional magnetic resonance imaging (fMRI).

Hasilnya, reaksi wanita yang mencium aroma bayi baru lahir ini setara dengan kesenangan karena makan enak, pengaruh narkoba, maupun saat jatuh cinta.

“Namun, kami menemukan bahwa pengaruhnya pada seorang ibu akan lebih kuat dibanding kepada yang bukan seorang ibu,” jelas profesor Johannes Frasnelli dari Universitas Montreal.

Live Science mencetat bahwa aroma bayi baru lahir tersebut akan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi baru lahir. Aroma inilah yang akan menghidupkan sirkuit otak ibu yang berhubungan dengan rasa senang maupun ‘mengidam’ ingin gendong bayi.

Dalam penelitian tersebut, para wanita tidak mengetahui bahwa aroma yang mereka cium berasal dari 18 bayi baru lahir. Sayangnya, penelitian ini belum melibatkan lelaki.

Barangkali, hal ini disebabkan oleh bayi yang lebih peka terhadap aroma ibunya dan sebaliknya. Sedangkan, para ayah punya metode tertentu yang berbeda agar bonding dengan bayinya terbangun.

Artikel terkait: Cara membangun kedekatan bayi dengan ayahnya.

Bias pada penelitian ini juga terdapat pada pengaruh perubahan hormon ibu. Masalahnya adalah, ibu yang dipilih sebagai responden penelitian ini adalah mereka yang beberapa minggu lalu melahirkan sehingga kemungkinan juga mereka terpengaruh dengan aroma yang mirip dengan anaknya sendiri.

Yang bisa dipastikan adalah, reaksi otak ibu yang berbeda saat merespon bayi baru lahir tersebut membuat rasa puas pada otak dapat terpenuhi. Hingga kadang, timbul rasa gemas ingin “menggigit” bayi baru lahir.

Sekalipun belum jadi riset yang benar-benar teruji dengan berbagai faktor pendukung lainnya, kita akan sepakat bahwa bayi baru lahir memang memiliki aroma khusus yang membuat kita ingin terus menciumnya, bukan?

Jika Anda memang setuju pada studi ini, pastikan bahwa tubuh Anda bebas herpes saat sedang mencium bayi tersebut agar virus tersebut tidak menulari bayi.

 

Baca juga:

Bayi 1 bulan tertular virus herpes karena dicium tamu

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Penelitian: Aroma Bayi Baru Lahir Bisa Membuat Otak Lebih Bahagia
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti