Sang anak sering dibully, Rachel Venya lakukan hal drastis ini

Sang anak sering dibully, Rachel Venya lakukan hal drastis ini

Xabiru diejek pengguna Instagram, ini reaksi Rachel Vennya.

Cyber bullying memang tengah menjadi isu yang hangat dan kerap terjadi pada siapa pun, tak terkecuali anak selebriti. Anak Rachel Vennya, Xabiru pun rupanya mengalaminya.

Terlihat banyak menghiasi laman Instagram, Xabiru yang masih menginjak usia 1 tahun tersebut diakuinya banyak memiliki penggemar. Begitu populernya ia dikalangan pengguna Instagram tanah air, banyak fake account yang mengatasnamakan Xabiru bertebaran. 

Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Rachel, karena selain dikagumi rupanya ada segelintir orang yang malah mengejek si kecil. Hal ini disampaikannya melalui unggahan terbaru di laman Instagram miliknya, @rachelvennya.

anak Rachel Vennya

anak Rachel Vennya (dok. foto: IG @rachelvennya)

Anak Rachel Vennya diejek pengguna Instagram

Sepertinya, ada beberapa followers Rachel yang merasakan perubahan pada unggahan story maupun feed Instagramnya. Biasanya, berbagai tingkah polah Xabiru akan memenuhi feed akunnya itu. Namun belakangan ini, memang anak Rachel Vennya jarang terlihat dalam unggahannya.

“Kenapa sih sekarang udah jarang story Biru? Kenapa sih cuma rambutnya doang? Cuma tangannya doang? Masih kok temen2, cuma emang mengurangi intensitas upload aja, karena aku emang  mencoba sekali mengurangi adanya Xabiru di akun-akun fake,” ujar Xabiru dalam penggalan caption-nya.

anak Rachel Vennya

anak Rachel Vennya

Bukan tanpa alasan, rupanya banyaknya akun fake tersebut membuat Xabiru seringkali terlihat di menu explore Instagram. Beberapa mungkin tidak masalah, namun ada pihak-pihak yang tidak menyukainya.

“Kenapa? Yaa itu, kadang terlalu banyak Xabiru di explore. Orang-orang yang keseringan lihat jadi muak, dan dia jadi ngatain Biru. Aku paham kalau yang namanya manusia udah banyak yang “tau”, pasti ada nggak sukanya, dan aku nggak bisa mengatur komentar jahat di akun itu. Tapi aku sebagai  ibunya suka sedih, kadang minta maaf sama Biru karena dia diejek 🙁 Mungkin salah aku yaa,” tulisnya lagi. 

Tidak memperbolehkan berfoto dengan orang asing

Selain menjaga sang anak melalui keputusannya tersebut, Rachel pun memang tidak mengizinkan orang-orang asing berfoto bersama Xabiru dengan berbagai pertimbangan dan alasan. 

“Dan sebenarnya, kami juga nggak ngebolehin ada teman-teman online foto sama Xabiru. Bukannya kami sombong, kami prefer temen2 online untuk main sama Biru dari pada foto bareng, krn dia suka gak mood, bahkan ada yang hpnya dibanting. (Waktu itu ada yang minta foto dengan Biru, kami bilang “ajak main aja ya”, dia malah cabut dgn muka asem) jadi yang boleh foto sama Biru emang temen2 & keluarga dekat aja, itupun saat moodnya sedang bagus dan mau difoto,” ujarnya.

anak Rachel Vennya

anak Rachel Vennya

Anak Rachel Vennya tidak menerima endorsment

Seringkali terlihat mengiklankan produk, Rachel Vennya pun memang dikenal sebagai selebgram yang dibanjiri endorse. Namun sebagai ibu, ia sangat tak menginginkan Xabiru kecil untuk menjadi bagian dari endorsement.

Tentu, alasannya karena berbagai pertimbangan seperti menghindari diejek, maupun mood anak Rachel Vennya yang masih labil seperti kebanyakan anak pada umumnya.

anak Rachel Vennya

anak Rachel Vennya

Cara mencegah cyber bullying pada anak

Seperti yang Rachel ungkapkan, sebagai orangtua mungkin kita tak bisa sepenuhnya menyaring komentar negatif pada setiap unggahan tentang si kecil di media sosial. Namun jangan khawatir, ada beberapa tips sederhana untuk mencegah cyber bullying pada anak atau baby shaming.

1. Mencari tahu penyebab

Pengejekan terkadang ditengarai oleh beberapa alasan yang bisa dicari tahu maupun tanpa alasan. Cobalah cari tahu dahulu, seperti mengenai konten yang tidak pantas dan sebagainya.

Bila memang si kecil diejek tanpa alasan, ada baiknya Anda mempertimbangkan respon yang tepat.

2. Tidak terlalu merespon

Pada beberapa kasus, pengejek bisa semakin menjadi bila terus direspon. Pada batas tertentu, sebaiknya Anda tidak merespon secara keras tindakannya.

Namun kita tentu tahu batasannya. Bila sudah sangat mengganggu dan melecehkan, sebaiknya lakukan tindakan yang benar.

3. Simpan bukti

Menyimpan bukti pengejekan dan pelecehan yang sudah terlewat batas bisa menjadi hal yang penting pada suatu hari nanti bila diperlukan. Hal ini bisa menjadi bukti yang kuat untuk melindungi si kecil.

4. Memblokir

Blokir pengguna akun bisa menjadi jalan pintas paling cepat untuk menyelesaikannya. Anda tak perlu pusing atau bersusah payah untuk menyingkirkan komentar negatif yang tidak membangun

5. Perhatikan batasan

Agar si kecil bisa tetap terjaga privasinya, beberapa cara bisa dilakukan, antara lain:

  • Ubah pengaturan akun, batasi jumlah informasi pribadi yang Anda bagikan dengan orang lain.
  • Anda bisa mengubah akun menjadi private.
  • Tidak membagikan nomor telepon, alamat, dan info kontak pribadi secara publik.
  • Isi media sosial dengan konten anak yang tidak mengundang, misalnya tutupi bagian vital dan sebagainya. 

Semoga informasi ini bermanfaat dan selalu gunakan media sosial dengan bijak ya, Parents.  

Sumber : Instagram, Momjunction

Baca Juga :

Anaknya tumbuh aktif dan pintar, begini cara Rachel Vennya mengurus Xabiru!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner