Baru 3 bulan, anak Nadia Mulya sudah belajar duduk, apakah ini normal?

lead image

Umumnya, usia berapa anak mulai belajar duduk dan apa saja tandanya?

Sering mengunggah potret kebersamaan keluarga kecilnya, presenter dan artis kenamaan Nadia Mulya pun kini rajin menceritakan tumbuh kembang Nilouh Alessandramulya Mudijana. Anak ke-4 nya baru berusia sekitar 3 bulan, namun istri Dastin Mijaya Mudijana ini memaparkan perkembangan buah hatinya sangat pesat. 

Umumnya, bayi berusia 3 bulan sudah memiliki kekuatan lebih di bagian otot leher sehingga sudah siap untuk memasuki fase tengkurap atau tummy time. Namun bagaimana dengan puteri bungsunya yang biasa dipanggil Nilouh ini?

Dalam akun Instagram miliknya, Nadia mengatakan bahwa puterinya sudah mulai ingin belajar duduk. Apakah anak usia 3 bulan memang sudah bisa diberikan stimulus seperti itu?

Baca juga : Panduan lengkap: Perkembangan bayi 3 bulan

Anak Nadia Mulya

 

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Ya ampun Nilouh, bari 3 bulan seminggu bawaannya mau duduk saja. Ya sudah, boleh belajar duduk selama punggungnya menyender/mendapat support. Eeeh, tetap aja badannya maju-maju pengen duduk sendiri. Waktu ke dokter untuk jadwal imunisasi rutin, aku sekalian tanya: nggak apa-apa nih Nilouh sudah minta duduk? Kata dokter, tidak apa kok. Apalagi anaknya yang minta. Ia sudah nyaman dengan posisi tengkurap dan digendong tegak, makanya minta ke tahap selanjurnya. Diikutin saja kemauan anaknya, tapi secara bertahap dan tetap disanggah tulang belakangnya. Perasaan dulu kakak-kakaknya nggak secepat ini, atau mamanya saja sudah lupa?? Can’t wait to see what you have in store next month.

A post shared by Nadia Mulya (@nadiamulya) on

“Ya ampun Nilouh, baru 3 bulan seminggu bawaannya mau duduk saja.

Ya sudah, boleh belajar duduk selama punggungnya menyender/ mendapat support. Eeeh, tetap aja badannya maju-maju pengen duduk sendiri. “ tulis Nadia dalam captionnya.

Di usia yang masih cukup dini tersebut rupanya Nilouh memang sudah menunjukkan tanda-tanda ingin duduk. Melihat perkembangan si kecil yang terlihat pesat tersebut, Nadia pun berkonsultasi dengan dokter.

 “Waktu ke dokter untuk jadwal imunisasi rutin, aku sekalian tanya: nggak apa-apa nih Nilouh sudah minta duduk?

Kata dokter, tidak apa kok. Apalagi anaknya yang minta.” ungkapnya.

Walaupun sudah diperbolehkan oleh dokter, ia pun tak lantas langung melatih si kecil untuk duduk. Agar tetap aman, Nadia mencoba mengikuti keinginan si kecil dengan tetap menyangga bagian belakang tubuhnya.

anak Nadia Mulya

anak Nadia Mulya

 “Ia sudah nyaman dengan posisi tengkurap dan digendong tegak, makanya minta ke tahap selanjutnya. Diikutin saja kemauan anaknya, tapi secara bertahap dan tetap disanggah tulang belakangnya.

Perasaan dulu kakak-kakaknya nggak secepat ini, atau mamanya saja sudah lupa?? Can’t wait to see what you have in store next month.” pungkasnya.

Usia berapa bayi normal duduk?

Kemampuan untuk duduk merupakan tonggak perkembangan fisik dan motorik anak yang sudah semakin kompleks. Kemampuan ini pun melibatkan kinerja dan keseimbangan antara motorik kasar dan halus si kecil.

Ini melibatkan kolaborasi antara otot leher, bahu, perut, punggung serta pinggangnya. Biasanya si kecil akan melalui tahap tengkurap, merangkak, duduk dengan disangga, hingga bisa duduk dengan sendirinya.

Terkait dengan usia, perkembangan setiap anak memang berbeda-beda. Namun memang biasanya anak sudah mulai bisa duduk saat ia memasuki usia 4 bulan.

Sebetulnya umur bukanlah benar-benar menjadi patokannya. Hal ini karena orangtua memang sebaiknya lebih peka tanda-tanda yang ditunjukkan si kecil bahwa ia telah siap untuk duduk.

Melalui berbagai proses perkembangannya, biasanya si kecil akan mulai duduk tegak tanpa bantuan di saat usianya memasuki 6-7 bulan.

Baru 3 bulan, anak Nadia Mulya sudah belajar duduk, apakah ini normal?

Tanda bayi siap duduk

Menurut dokter anak, Dr. Kurt Heyrman,ada beberapa tanda bayi siap duduk. Namun, Parents sebaiknya terlebih dulu perlu memastikan apakah si kecil sudah memiliki beberapa keterampilan motorik besar, misalnya kemampuan anak menahan lehernya, memiliki keseimbangan, dan memiliki otot-otot tubuh yang kuat.

Secara umum, otot-otot bayi menguat dari kepala hingga kaki, jadi setelah otot lehernya menguat, punggung atas dan punggung bawahnya berikutnya. Salah satu tanda bahwa otot-ototnya semakin kuat ialah ketika dia mulai mengangkat kepalanya dari lantai untuk melihat secara horizontal.

Si kecil juga biasanya akan memiringkan badannya terlebih dahulu, menggunakan lengan, dan menopang badannya. Selain itu, biasanya motorik halus si kecil juga sudah terlihat semakin baik, misalnya ia sudah bisa memegang dan menggerakkan benda dengan jari-jarinya.

Bagaimana dengan perkembangan si kecil di rumah saat usia 3 bulan, semoga sesuai dengan tahapannya, ya, Parents.

Sumber : Parents.com

Baca Juga :

Khawatir bayi belum bisa duduk? Ini 6 cara untuk melatihnya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.