Begini cara Artika Sari Devi kembangkan kecerdasan kinestetik puterinya keduanya, Zoe

Begini cara Artika Sari Devi kembangkan kecerdasan kinestetik puterinya keduanya, Zoe

Bagaimana ya, cara Artika Sari Devi bonding dengan anak keduanya, Zoe yang termasuk anak kinestetik?

Anak dengan kecerdasan kinestetik cenderung membutuhkan lebih banyak ruang untuk menyalurkan energinya. Biasanya, aktivitas  fisik di luar lingkungan atau area outdoor akan lebih disukai. Momen ini tentu bisa Parents manfaatkan untuk menciptakan bonding dengan anak kinestetik.

Hal inilah yang dilakukan artis sekaligus model Artika Sari Devi yang sering mengajak si kecil Zoe, putri keduanya. Saat ditemui di acara Zwitsaland di Gandaria City belum lama ini, Artika mengakui kalau putri keduanya ini termasuk anak yang aktif bergerak sehingga bonding dengan Zoe perlu energi yang ekstra. Ia pun perlu mencari cara  bagaimana mencimpatakn momen bonding yang paling tepat. 

“Bonding dengan anak kinestetik seperti Zoe, lebih menguras energi, ya. Tapi saya jadi ibu yang aktif, karena kalau anak kinestetik makin dia dilepas di kegiatan outdoor, dia makin happy, karena kebutuhannya memang untuk menghabiskan energinya,” ungkap Artika.

Artikel terkait: 12 Hal sederhana untuk meningkatkan bonding dengan anak yang bisa Parents lakukan sepanjang tahun ini

Bonding dengan anak kenestetik ala Artika Sari Devi

Bonding dengan anak kinestetik

Meskipun mendampingi anak kinestetik diperlukan energi yang lebih, namun Artika merasa dirinya justru menjadi lebih bugar lantaran sering kali menemani Zoe mengikuti aktivitas kinestetiknya. Salah satunya aktivitas yang Artika kerap manfaatkan sebagai bonding time dengan renang bersama.

“Sejak itu saya jadi ikut-ikutan bugar, karena olahraga jadi bareng dan bisa berenang setiap hari. Yang penting disiasati aja, itu kebutuhannya dia, mau tidak mau harus diterima,” tutur istri dari Baim ini.

Menurut Miss Universe 2005 ini, agar kegiatan bonding dengan anak kinestetik tidak berlebihan, ia juga perlu menetapkan aturan pada si kecil Zoe. 

“Kalau sama Zoe dari kecil kita bikin aturan, kaya ‘mama kau mau main oke main boleh tapi abis ini. Harus konsisten, kalau sudah janjiin jangan sekali-kali kita ingkar janji, kalau sudah ingkar janji dia nggak percaya lagi,” kata Artika.

Artikel terkait: Cara Ibu Bekerja Membangun Bonding dengan Bayi

Tips bonding dengan anak kinestetik menurut Artika Sari Devi

Berdasarkan pengalamannya, ada beberapa hal yang yang disarankan Artika kepada Parents yang memiliki anak kinestetik, yaitu pentingnya memperbanyak kegiatan yang membutuhkan fisik. Namun aktivitas fisik ini tentu saja wajib diarahkan.

“Banyakin kegiatan yang membutuhkan fisik, tapi diarahkan. Bukan hanya sekadar lari, tapi saya bikin games, dan saya punya waktu-waktu tertentu, kaya setiap mereka pulang jam 4 sore, itu mereka boleh nggak ganti baju dulu, main dulu, lalu baru mandi,” sahut Artika.

Harus diingat pula kalau anak kinestetik membutuhkan ruang gerak yang banyak. Artika mengatakan untuk menyediakan ruang tersebut dan mengarahkan agar gerakannya lebih positif. Artika sendiri mengikutsertakan Zoe ke dalam kelas gymnastic untuk mengeksplor kecerdasan kinestetiknya.

Nah, bagaimana dengan Parents? Sudahkah melakukan banyak kegiatan sebagai bonding dengan si kecil?

Baca juga: 

Menikah 1 dekade, Artika Sari Devi dan Baim rencanakan anak ketiga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner