TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak Kecanduan HP Meninggal di Banyumas, Benarkah karena Game Online?

Bacaan 4 menit
Anak Kecanduan HP Meninggal di Banyumas, Benarkah karena Game Online?

Seorang anak kecanduan HP di Banyumas, tak lama kemudian ia meninggal dengan diagnosis gangguan mental. Lantas, benarkah karena game?

Peristiwa seorang anak kecanduan HP hingga berujung pada kematian baru-baru ini menyita perhatian warga Banyumas. Sebelum meninggal, anak tersebut sempat mendapat diagnosis gangguan mental.

Lantas, seperti apa kronologi kejadian tersebut? Bagaimana pula kecanduan ponsel bisa menyebabkan kesehatan mental seorang individu terganggu? Simak fakta-fakta selengkapnya berikut ini.

Artikel terkait: Cara Mengatasi Kecanduan Game Pada Anak

Kronologi Anak Kecanduan HP di Banyumas

Sempat Tidak Enak Badan

Melansir Detik News, seorang anak berusia 12 tahun di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meninggal diduga akibat kecanduan HP. Anak tersebut meninggal pada Selasa (25/5).

anak kecanduan hp

Kepala desa setempat berinisial S, mengatakan berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum meninggal, anak itu sempat dirawat di RSUD Banyumas.

“Sempat dirawat di rumah sakit Banyumas. Saya kemarin juga sempat jenguk ke rumah duka. Keterangan dari ibunya itu jadi siang malam tidak terlepas dari handphone. Gitu saja keterangannya. Lalu dibawa ke rumah sakit, katanya syaraf,” kata S dikutip dari Detik.com.

Dia menambahkan, masih berdasarkan keterangan keluarga, anak itu sempat merasakan tidak enak badan. Ia kemudian drop dan dilarikan ke rumah sakit.

anak kecanduan hp

“Nah, kalau mainan game online apa saya juga tidak tahu persis, yang jelas pegang HP itu saja. Itu mulai terasa tidak enak badan hari raya (lebaran) kedua. Setelah itu langsung drop berkurang, berkurang, berkurang,” terangnya.

Meskipun demikian, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya anak itu.

“Kalau secara jelas saya tidak bisa tahu, untuk diagnosa dia kecanduan atau tidak itu dokter. Kalau saya hanya sepintas dengar saja. Kalau secara formal, itu yang bisa menjelaskan pihak rumah sakit,” pungkasnya dikutip dari sumber Detik.com.

Diagnosis Dokter

Masih dikutip dari sumber, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas dr Rudi Kristiyanto membenarkan bahwa anak tersebut sempat menjalani perawatan di RSUD Banyumas pada tanggal 16-17 Mei 2021. Pasien didiagnosis mengalami gangguan mental organik (GMO) dan encephalitis.

“Pasien tersebut didiagnosis gangguan mental organik dan encephalitis. Itu berdasarkan rapat bersama antara dokter spesialis jiwa dengan dokter spesialis anak. Pasien tersebut diprogram karena ada gangguan mental organik dan encephalitis, jadi diprogramlah CT scan dengan obat-obatan yang sudah dijalankan,” ujar Rudi.

Anak Kecanduan HP Meninggal di Banyumas, Benarkah karena Game Online?

“Tapi untuk kasus ini, pasien tidak jadi dilakukan CT scan karena penolakan CT scan, dan meninggalnya di rumah karena menolak tindakan untuk penegakan diagnosis,” tambahnya.

Rudi menjelaskan, secara umum gangguan yang muncul akibat aktivitas berlebih dengan game memang ada dalam dunia medis. Gangguan ini didefinisikan dalam revisi ke-11 dari Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11), yakni sebagai pola perilaku bermain game yang ditandai dengan gangguan kontrol atas game.

Sedangkan, diagnosis pada anak tersebut adalah gangguan mental organik dan encephalitis. Diagnosis medis tersebut sudah sesuai dengan standar internasional berdasarkan WHO.

Kenali Ciri Anak Kecanduan Game

anak kecanduan hp

Menurut WHO, kecanduan game didefinisikan sebagai gangguan pola perilaku bermain game, baik permainan online maupun offline. Adapun gejalanya, yaitu:

  • Tidak dapat mengendalikan keinginan bermain game
  • Lebih memprioritaskan bermain game dibandingkan minat terhadap kegiatan atau aktivitas lainnya. 
  • Terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat

Kecanduan game atau game disorder ditetapkan sebagai penyakit gangguan mental dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD).

Artikel terkait: Ibu Kecanduan Smartphone, Anak Curhat di Media Sosial

Bagaimana dengan Gangguan Mental Organik dan Ensefalitis?

Melansir Alodokter, gangguan mental organik (organic mental disorder) adalah kondisi kerusakan pada otak yang menyebabkan gangguan mental. Kondisi ini dapat terjadi akibat kerusakan otak pada area-area yang terkait dengan kemampuan belajar, mengingat, merencanakan, dan mengambil keputusan. Penyebabnya karena penurunan fungsi otak karena penyakit degeneratif. Bisa juga karena infeksi atau cedera otak.

anak kecanduan hp

Sementara itu, ensefalitis atau radang otak adalah peradangan yang terjadi pada jaringan otak yang dapat menyebabkan gejala gangguan saraf. Gejala gangguan saraf yang ditimbulkan dapat berupa penurunan kesadaran, kejang, atau gangguan dalam bergerak.

Radang otak dapat terjadi akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur. Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan lansia, karena sistem kekebalan tubuh mereka cenderung lebih lemah.

****

Parents, itulah penjelasan tentang penyebab kematian anak yang kecanduan HP di Banyumas. Semoga kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi Parents untuk mengawasi dan mengendalikan keinginan anak bermain gadget. 

Baca juga:

Ibu Kecanduan Smartphone, Anak Curhat di Media Sosial

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Hati-hati, ini 7 tanda anak kecanduan menonton TV

6 Tips Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Anak Kecanduan HP Meninggal di Banyumas, Benarkah karena Game Online?
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti