Kaki siswa dipukul guru dengan rotan hingga memar dan sobek, sang ayah ungkapkan kekecewaan

Kaki siswa dipukul guru dengan rotan hingga memar dan sobek, sang ayah ungkapkan kekecewaan

Seorang ayah membagikan pengalaman anak dipukul guru memakai rotan dengan sangat keras, hingga menimbulkan luka parah hingga sang anak batal puasa.

Kasus anak dipukul guru sudah menuai banyak protes di kalangan orangtua murid. Dalam rangka mendisiplinkan murid, guru sering menerapkan metode tersendiri. Tak jarang kekerasan dilakukan agar siswa menjadi patuh. Tapi, sejauh mana metode pendisiplinan dengan kekerasan ini dibenarkan?

Seorang ayah membagikan pengalaman pahit buah hatinya, yang dipukul rotan hingga meninggalkan bekas bilur-bilur berwarna merah di kakinya. Sang anak pun terpaksa batal puasa karena tak bisa menahan rasa sakit akibat pukulan dari gurunya.

Artikel terkait: Ini bahayanya jika Anda punya kebiasaan memukul anak. Hentikan sekarang juga!

Anak dipukul guru dengan rotan, sang Ayah menuturkan kekecewaan

Melalui unggahn foto di akun Facebooknya, seorang ayah menceritakan kronologi dirinya menyaksikan bukti anak dipukul guru dengan rotan.

Hari ini 22 Mei 2018, jam setengah dua siang, anakku pulang dari sekolah dan memberitahu bahwa dia dipukul dengan rotan oleh guru BK. Hal ini membuat anakku batal puasa. 

“Papa… Isaac tidak puasa, karena dipukul rotan oleh Pak Guru. Pak Guru bilang, suruh lapor ke Papa kalau hari ini Isaac dipukul dengan rotan. Kalau tidak, besok Pak Guru akan memukul lagi.”

Itulah ucapan pertama yang keluar dari mulut anakku ketika ia tiba di rumah. Awalnya, saya tidak percaya bahwa dia menerima hukuman seberat itu. Dan tidak menyangka apa yang terjadi.

Bekas luka di betis anak menunjukkan kebenarannya

Anak dipukul guru

Anak dipukul guru dengan rotan hingga berbekas.

Tiba-tiba, dia menghampiriku dan menunjukkan bekas luka di tempat di mana ia dipukul dengan rotan. Bekas lukanya sudah diolesi dengan minyak gamat (minyak tradisional) oleh anakku sendiri.

Apa yang saya lihat dengan kedua mata ini membuat hati saya sebagai orangtua hancur, saya menangis melihat kedua betis anakku memar dan sobek karena dipukul oleh gurunya.

Anak saya mungkin nakal, tapi umurnya baru 7 tahun! Sungguh kejam gurunya memperlakukan anak saya seperti ini.

Sekolah menolak memberi penjelasan terkait anak dipukul guru dengan rotan

anak dipukul guru

Betis memar dan terkoyak akibat anak dipukul guru di sekolah.

Tak terima anaknya diperlakukan dengan kasar, Khairil mencoba meminta penjelasan kepada pihak sekolah melalui telepon. Namun pihak sekolah yang ia hubungi menolak memberi penjelasan apapun, dengan berbagai alasan.

Mendapati hal ini, Khairil pun tidak tinggal diam. Dia mengajukan gugatan kepada polisi atas perlakukan guru di sekolah kepada anaknya.

“Saya sudah buat laporan pada polisi. Biar pihak berwajib saja yang mengurusnya. Laporan perawatan dari RS Ampang juga sudah dibuat,” papar Khairil.

“Saya tidak mendendam, tapi hanya geram. Karena sayapun punya perasaan. Saya juga tahu Pak Guru punya keluarga, sehingga saya tidak akan tega untuk memenjarakannya. Tapi, Pak Guru, hendaknya kalau mengajar gunakanlah otak. Jangan ikuti hawa nafsu,” kata Khairil melalui postingannya.

***

Aduh, kasihan. Walau apa pun yang terjadi, kami di theAsianparent berharap agar kasus anak dipukul gurunya dengan rotan ini bisa diselesaikan dengan baik.

 

*Disadur dari theAsianparent Malaysia

Baca juga:

Penelitian: Memukul Anak Sebagai Hukuman, Berdampak Buruk Pada Perkembangan Mental dan IQ Mereka

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner