TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tega! Anak 11 tahun menderita autis diperkosa ayah tirinya

Bacaan 4 menit
Tega! Anak 11 tahun menderita autis diperkosa ayah tirinya

Seorang anak autis 11 tahun dibawa ke rumah sakit dengan kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami pendarahan. Penyebabnya adalah anak diperkosa ayah tiri.

Seorang anak berusia 11 tahun dibawa ke rumah sakit dengan kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami pendarahan. Mirisnya, penyebabnya adalah anak diperkosa ayah tiri.

Seorang sopir taksi tidak pernah berharap dan menyangka bawah dirinya harus membawa seorang anak perempuan yang tidak sadarkan diri dengan kondisi memprihatinkan.

Bagaimana tidak, tubuhnya dipenuhi darah karena mengalami pendarahan sehingga sang sopir taksi harus segera mengantarkannya ke rumah sakit. Kemudian diketahui bahwa anak ini – yang menderita autis – telah diperkosa oleh ayah tirinya.

Bagaimana peristiwa anak diperkosa ayah tiri bisa terjadi? Mengapa ayah tirinya tega melakukan pada anak yang mengalami autis?

Anak autis diperkosa oleh ayah tiri sendiri

Kejahatan yang sangat mengerikan ini terjadi di Thailand belum lama ini. Setelah sadar, anak tersebut mengakui pada pihak berwenang bahwa dirinya telah diperkosa dan disiksa oleh ayah tirinya.

Setelah dilakukan pemeriksaaan berlanjut, dokter pun melihat kalau anak perempuan ini mengalami pendarahan yang menguatkan fakta bahwa anak diperkosa ayah tirinya.

Syukurlah, setelah mendapatkan pertolongan medis, anak ini sudah dalam kondisi yang stabil. Namun, ia masih tetap perlu terus dipantau di unit perawatan intensif Rumah Sakit Krathum Ban.

Menurut keterangan yang diberikan oleh nenek korban, rupanya sebelum peristiwa tragis ini terjadi, ia mengizinkan menantunya untuk menjemput sang cucu dari sekolah.

Pada gurunya, ayah tiri sekaligus pelaku mengatakan bahwa ibunya sakit sehingga dirinya yang menggantikan untuk menjemput. Kenyataannya, tak lama keduanya justru menghilang. Tidak diketahui keberadaannya.

Sopir taksi yang mengantarkan korban juga ikut diinterogasi. Dia kemudian menceritakan bahwa ada seorang pria berusia 40 tahun dengan sepeda motor menyuruhnya membawa gadis itu ke rumah sakit.

Anak diperkosa ayah tiri, korban ditinggalkan dan pelaku kabur

Pria tersebut menambahkan bahwa ia menemukan gadis itu dengan kondisi sadarkan diri di pinggir jalan, dan menemukan ada nomor telepon yang bisa dihubungi di saku celana sang anak.

Pada sang sopir taksi ia pun mengatakan bahwa dirinya akan segera ke kantor polisi untuk memberikan keterangan. Namun hal itu tidak terjadi karena ia tidak pernah kembali dan menunjukan batang hidungnya.

Polisi menemukan ada sebuah ponsel di dalam taksi yang mereka yakini milik tersangka. Pihak berwenang saat ini pun masih terus mencari ayah tiri gadis malang ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak sekali peristiwa serupa yang terjadi. Tindak pemerkosaan, kekerasan fisik yang ditujukan pada anak-anak.

Tidak mengherankan jika dengan adanya fakta seperti ini banyak orangtua yang menjadi was-was, khawatir dengan keselamatan buah hatinya. Alhasil, orangtua pun akhirnya menjadi lebih protektif untuk memastikan bahwa buahhatinya baik-baik saja.

Ya, tindakan seperti ini memang yang harusnya dilakukan oleh semua orangtua.

Penting bagi orangtua untuk mengetahui apa yang dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak mereka dari tidak kekerasan seperti ini.

Berikut beberapa tips penting yang perlu diperhatikan oleh orangtua:

Jangan lupa untuk mengajarkan pendidikan seksual sejak dini. Beri tahu anak area mana saja yang tidak boleh disentuh orang lain. Penting bagi keluarga untuk dapat berbicara secara terbuka tentang seks tanpa merasa malu. Ini akan membantu anak-anak Anda lebih sadar pelecehan seksual

Ajari anak Anda untuk mengatakan tidak. Sejak usia dini, anak-anak harus diajarkan untuk berbicara dan mengatakan tidak atau menolak jika mereka merasa tidak nyaman dengan situasi tertentu.

Jangan paksa anak-anak untuk melakukan apa pun yang tidak mereka inginkan. Anak-anak harus mampu mengendalikan tubuh mereka sendiri. Memaksa anak-anak Anda untuk mencium kerabat atau memeluk seseorang bahkan jika mereka tidak ingin dapat membuat anak berpikir bahwa tidak apa-apa bagi orang lain untuk memaksa mereka melakukan berbagai hal. Jika anak Anda tidak ingin memeluk atau mencium orang dewasa, biarkan saja.

Pastikan anak-anak Anda tahu apa yang harus dilakukan jika seseorang mencoba menculik mereka. Ajarkan anak Anda untuk berteriak dan menarik perhatian orang jika seseorang mencoba untuk membawanya pergi.

Selain itu ajarkan anak untuk mengingat nomor telepon penting seperti nomor telepon Anda dan anggota keluarga lainnya yang bisa dipercaya.

 

Artikel ini disadur dari theAsianparent Singapura

 

Baca juga:

Miris! 6 Siswa SD perkosa anak perempuan 8 tahun karena sering nonton video porno

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tega! Anak 11 tahun menderita autis diperkosa ayah tirinya
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti