TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

95 Anak di Kenya Lumpuh Misterius, Pemerintah Lakukan Riset Mendalam

Bacaan 4 menit
95 Anak di Kenya Lumpuh Misterius, Pemerintah Lakukan Riset Mendalam

Kebanyakan kesulitan berjalan, ada juga yang disertai kejang.

Benua Hitam mendadak dihebohkan dengan penyakit misterius usai 95 pelajar SMA di Kenya mendadak lumpuh. Kendati menimbulkan perdebatan, kasus anak di Kenya lumpuh ini menjadi fokus pemerintah setempat.

95 Anak di Kenya Lumpuh Mendadak

95 Anak di Kenya Lumpuh

Sekitar 95 siswi di SMA Putri Eregi St Theresa, Kenya dilarikan ke rumah sakit akibat terkena penyakit misterius. Dalam sebuah video, terlihat sekumpulan siswa sulit berjalan.

Kasus ini mulai terjadi pada Senin (2/10/2023). Awalnya, sekitar 62 siswi mengalami penyakit aneh tersebut. Hingga kemudian, jumlahnya meningkat hingga lebih dari 95 siswi. Akibatnya, sekolah untuk sementara ditutup.

Sementara itu, para siswi menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Sebanyak 30 orang di RS Kakamega, 31 orang di RS Misi Mukumu, 14 orang di RS Shibwe, dan 20 orang di RS Iguhu. Sisanya dirawat di rumah sakit sekolah.

“Departemen pendidikan, pemerintah daerah, dan departemen kesehatan masyarakat berkomitmen untuk memastikan anak-anak menerima perawatan yang tepat,” jelas direktur pendidikan regional wilayah barat Kenya, Jared Obiero.

Untuk memastikan penyebab penyakit ini, pihak berwenang mengambil sampel darah dari para siswi. Selanjutnya, sampel dibawa ke Institut Penelitian Medis Kenya (KEMRI) untuk diteliti lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab para siswi mengalami sulit berjalan serta kelumpuhan belum diketahui pasti. Kendati demikian, terdapat sejumlah dugaan penyebab kejadian ini.

Artikel Terkait: Kisah Perempuan Alergi Air Sejak Kecil, “Mandi Bisa Membuatku Pingsan“

Ketidakseimbangan Elektrolit dalam Tubuh

95 Anak di Kenya Lumpuh

Usai diadakan analisis, tes laboratorium melaporkan adanya peningkatan kadar elektrolit dalam tubuh para siswi. Kondisi ini menunjukkan kehilangan cairan dalam tubuh.

Ketidakseimbangan elektrolit terjadi ketika kandungan mineral dalam tubuh terlalu rendah atau terlalu tinggi. Tanda-tanda umum ketidakseimbangan elektrolit biasanya berupa mulut kering dan rasa haus, gelisah, jantung berdebar, mual atau muntah, detak jantung tidak teratur, dan tekanan darah rendah atau tinggi.

Selain itu, penderitanya dapat mengalami kebingungan atau masalah kognisi, lemah atau kejang otot, mati rasa atau kesemutan, serta kelelahan. Meski begitu, temuan ini belum diputuskan menjadi penyebab penyakit misterius yang dialami para siswi di Kenya.

Selain kemungkinan elektrolit yang tak seimbang, muncul dugaan lain bahwa kasus anak lumpuh di Kenya ini hanya histeria massal. Aksi ini besar kemungkinan dilakukan karena sebentar lagi ujian akhir akan berlangsung.

“Murid dari kelas tiga akan memulai ujian akhir tahun pada hari Rabu, namun beberapa dari mereka menentang program sekolah, dan menyatakan bahwa mereka belum siap untuk ujian,” ujar Jared Obiero dikutip dari Daily Mail.

“Ini berarti beberapa gejala yang dialami murid mungkin tidak asli,” sambungnya.

Menteri Kesehatan Kenya, Susan Nakhumicha mengatakan hingga saat ini tidak ditemukan patogen yang teridentifikasi antara siswi sekolah tersebut. Ia menuturkan tes akan lebih banyak dilakukan untuk menemukan penyebab penyakit misterius tersebut.

“Kami telah menghubungi direktur kesehatan masyarakat, hingga Selasa ada 95 anak perempuan yang dirawat di rumah sakit,” ucap Susan.

“Kami mengantisipasi laporan secara komprehensif. Sejauh ini, lima tes telah dilakukan tidak ada patogen yang teridentifikasi. Sampel lain telah dikirim ke Kenya Medical Research Institute di Nairobi untuk analisis lebih lanjut,” pungkasnya.

Berpotensi Menular

95 Anak di Kenya Lumpuh

Sementara itu, direktur layanan medis wilayah tersebut Steven Wandei mengungkapkan, penyakit misterius ini berpotensi menular. Jika tidak ditangani dengan baik, tak menutup kemungkinan penyakit ini bisa menular ke anggota keluarga lainnya.

“Kita perlu mencari tahu apa yang membuat anak-anak perempuan kita sakit dan mengetahui penyebabnya sebelum kita bisa mengizinkan siswa yang tersisa untuk kembali ke rumah dan bergaul dengan saudara mereka yang lain,” jelas dia.

Karena itu, pihaknya mengimbau orangtua membiarkan anaknya tetap berada di sekolah sementara pihaknya melakukan pemeriksaan dan perawatan.

Sampel feses, urine, dan darah para siswa juga dibawa ke laboratorium pemerintah di Kisumu dan Nairobi, Kenya untuk dianalisis.

Meski begitu, sebagian orangtua protes karena tidak diizinkan menjemput anak mereka. Mereka menyebut sekolah sangat padat sehingga memudahkan penularan penyakit.

Baca juga: 

55 Anak Korban Banjir Libya Keracunan Air yang Terkontaminasi Limbah

Riset: Anak Belanda Paling Bahagia di Dunia, Ternyata Ini Rahasianya

Virus Nipah di India Renggut 2 Nyawa, Ini Gejalanya

 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 95 Anak di Kenya Lumpuh Misterius, Pemerintah Lakukan Riset Mendalam
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti