TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspadai 3 Faktor Risiko Penyebab Alergi pada Anak serta Cara Mencegahnya!

Bacaan 3 menit
Waspadai 3 Faktor Risiko Penyebab Alergi pada Anak serta Cara Mencegahnya!

Apakah anak Anda alergi terhadap sesuatu? Kenali berbagai tipe alergi pada anak dan ketahui berbagai cara mencegah serta mengatasinya.

Tahukah Bunda, tingkat kecenderungan alergi pada anak semakin meningkat dari tahun ke tahun? Karena itu, alangkah baiknya kita mengenal dan memahami faktor-faktor penyebab alergi, termasuk riwayat keluarga alergi, gejala-gejala yang tampak pada anak, serta pencegahan yang perlu dilakukan.

Alergi merupakan reaksi tubuh terhadap lingkungan atau asupan makanan pendamping yang tidak cocok dengan daya tahan tubuhnya yang masih dalam tahap perkembangan.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko alergi pada anak adalah:

1. Riwayat keluarga alergi

Apabila salah satu orangtua memiliki riwayat alergi, maka kemungkinan anak terkena alergi antara 20-40%. Dan risiko itu bertambah besar, apabila kedua orangtua memiliki riwayat alergi yang sama, yaitu sebesar 72%.

2. Pemberian makanan padat atau susu sapi sebelum si Kecil berusia 6 bulan

Pemberian susu sapi atau makanan padat dapat memicu timbulnya alergi sebagai reaksi tubuhnya yang belum mampu mencerna dan menyerap protein tinggi yang terkandung dalam susu sapi dan makanan pendamping.

3. Paparan terhadap tungau, debu rumah

Debu dan tungau juga bisa menjadi faktor risiko alergi. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun bisa mengalaminya.

Apa saja sih, jenis-jenis alergi yang sering dijumpai pada anak?

Jenis-jenis alergi pada anak #1 Alergi saluran pernapasan

Alergi ini muncul sebagai reaksi terhadap udara yang mengandung zat-zat tertentu. Seperti serbuk bunga, tungau, debu rumah, asap rokok, dll.

Gejala yang tampak biasanya berupa : mata gatal dan berair, hidung berair, hidung tersumbat, dan batuk.

 Jenis-jenis alergi pada anak #2 Alergi kulit

Alergi ini muncul ketika terjadi kontak antara kulit bayi/anak dengan zat-zat tertentu. Misalkan emas imitasi, parfum, bahan pakaian dari jenis tertentu, dll.

Gejala yang tampak biasanya : kulit menjadi merah/meruam, bengkak, dermatitis dan gatal.

Jenis-jenis alergi pada anak #3 Alergi makanan

Alergi ini merupakan penolakan tubuh pada makanan jenis tertentu. Seperti, kacang, telur, daging ayam, ikan laut, dll.

Gejalanya akan muncul berupa : kram, mual, muntah dan diare.

Dan pada anak dari orangtua yang mengalami gejala alergi, alergi makanan ini akan muncul dalam bentuk : gatal pada kulit, dermatitis.

Bunda, sekalipun alergi menyerang buah hati seringkali tidak membahayakan jiwa, namun ada juga beberapa alergi yang menimbulkan reaksi berlebihan pada tubuh penderita. Alergi inilah yang harus kita waspadai, Seperti alergi ikan, obat-obatan yang mengandung penisilin, dan sengatan lebah.

Reaksi alergi ini membutuhkan perawatan medis segera. Yaitu, apabila reaksi yang muncul adalah sebagai berikut: sesak napas, susah menelan dan pingsan.

Bagaimana mencegah timbulnya alergi?

Untuk mencegahnya, Bunda dapat melakukan beberapa pencegahan sebagai berikut.

Pencegahan Primer

  1. Jauhkan anak dari asap rokok dan debu, terutama selama hamil dan masa bayi.
  2. Hindarkan anak dari lingkungan perumahan yang lembap
  3. Mengurangi jumlah polutan dalam ruangan
  4. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama.

Pencegahan Sekunder

Dilakukan dengan cara mengobati penyakit alergi tersebut. Berkonsultasilah pada dokter spesialis anak dan spesialis kulit untuk melakukan pengobatan yang terbaik.

Pencegahan Tersier

Dilakukan dengan cara menghindari zat penyebab alergi atau dengan mengurangi paparan dengan zat-zat tersebut.

Alergi Susu Sapi

Dilema yang sering dialami adalah ketika ibu sudah menyapih bayi tetapi si bayi memiliki alergi terhadap susu sapi. Alergi tersebut muncul sebagai reaksi penolakan tubuhnya terhadap protein tinggi yang terkandung dalam susu sapi.

Bila mengalami hal seperti ini, sebaiknya bunda memberikan formula hipoalergenik, yaitu suatu formula berbasis susu sapi yang telah diproses guna memecah sebagian besar protein penyebab reaksi alergi. Atau memilih susu formula yang berasal dari nabati.

Parents, semoga informasi di atas bermanfaat.

Baca juga: 

Jangan Sepelekan Alergi pada Anak

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

Diedit oleh:

Tiara Iraqhia

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Waspadai 3 Faktor Risiko Penyebab Alergi pada Anak serta Cara Mencegahnya!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti