TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengisi Waktu Bersama Keluarga di Rumah, Dari Hobi Menjadi Sumber Rejeki

Bacaan 2 menit
Mengisi Waktu Bersama Keluarga di Rumah, Dari Hobi Menjadi Sumber Rejeki

Siapa sangka? Hobi yang kami lakukan hanya untuk sekadar menghabiskan waktu bersama di rumah justru bisa mendatangkan berkah?

Setiap keluarga tentu punya caranya masing-masing untuk mengisi waktu bersama di rumah. Biasanya, berkaitan dengan hobi. Begitu juga dengan keluarga saya. Saya, Suami, dan Anak-anak juga memiliki Hobi.

Hobi yang bisa kami lakukan bersama, seperti menonton kartun favorit, mencicipi aneka jajanan, dan berkebun. Semua kami lakukan bersama-sama. Banyak hal yang kita dapat ketika bisa beraktivitas postif bersama keluarga, salah satunya adalah memantau perkembangan anak dan menjalin kedekatan bersama mereka. Dari banyakanya hobi yang bisa menjadi pilihan, saya dan anak-anak memilih berkebun. 

Berkebun menjadi pilihan yang paling sering kami lakukan. Menanam aneka jenis tanaman. Tanaman hias, buah, dan sayuran menjadi pilihan kami. Hobi yang kami mulai sekitar tiga tahun yang lalu. Saat pandemi belum terjadi di Indonesia. Siapa sangka? Hobi yang kami lakukan hanya untuk sekadar menghabiskan waktu bersama justru mendatangkan berkah?

Kami bisa sedikit berhemat, untuk sekadar membeli bahan masakan. Untuk kebutuhan konsumsi keluarga, saya biasanya memanen hasil kebun kami seperti sayur, cabai, dan tomat. Banyak sayur yang kami tanam, di antaranya adalah kangkung, bayam, caisin, daun singkong, dan daun kates.

Saat pandemi, rupanya hobi bertaman di rumah menjadi pilihan banyak orang. Bukan hanya tanaman sayur dan buah, namun juga tanaman hias. Orang-orang ramai berburu bibit tanaman hias. Karena melihat banyaknya minat orang terhadap bibit tanaman, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk membuka lapak tanaman hias di halaman rumah. Hanya bermodalkan bibit tanaman hias yang ada di rumah, dan menanamnya pada polybag kecil kami mulai berjualan.

Banyak jenis tanaman hias yang kami jual, seperti philodendron, caladium, monstera, begonia, dan yang lainnya.

Karena berjualan di halaman rumah, saya masih bisa mengurus anak-anak dan rumah. Anak-anak biasa membantu saya, sekadar mengambilkan plastik atau memanggil saya ketika ada pembeli. Seru sekali, saya dan anak-anak bisa terus bersama. Beraktivitas bersama dan bertemu orang banyak. Banyak yang bisa kami pelajari bersama, dan kami juga mendapat tambahan rejeki untuk kebutuhan keluarga.

Tidak butuh waktu lama, lapak kami banyak didatangi orang. Bertambah berkah yang kami terima dari hobi yang kami jalani bersama.

Bagaimana dengan Bunda? Bunda dan keluarga lebih memilih hobi apa?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

diyah guswan

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Seputar Gaya Hidup
  • /
  • Mengisi Waktu Bersama Keluarga di Rumah, Dari Hobi Menjadi Sumber Rejeki
Bagikan:
  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

    "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

  • "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

    "Aku dan Suami Sibuk Kerja, Kehilangan Masa Emas Anak, Kuputuskan jadi Ibu Rumah Tangga"

  • Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

    Mendahulukan Diri Sendiri sebelum Anak dan Suami Bukanlah Egois

  • "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

    "Suami Selingkuh saat Aku Hamil, Hampir Bunuh Diri, Tetap Hidup demi Anak"

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti