TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ajarkan Keberagaman pada Anak, Lakukan sejak Usia Dini

Bacaan 4 menit
Ajarkan Keberagaman pada Anak, Lakukan sejak Usia Dini

Ajarkan keberagaman pada anak,usia dini tentu tidak mudah, tapu bukan berarti tidak mungkin. Begini caranya.

Ajarkan keberagaman pada anak, terutama anak yang masih di usia dini, tentu tidak mudah, Parents. Namun, bukannya tidak mungkin untuk dilakukan.

Anak punya caranya sendiri untuk memahami hal baru. Sekarang tinggal orang tua, guru, atau pendampingnya mencari metode yang tepat agar apa yang ingin diajarkan kepada anak menjadi lebih mudah dimengerti.

Tujuan Ajarkan Keberagaman pada Anak

Ajarkan Keberagaman pada Anak, Lakukan sejak Usia Dini

“Ajarkan keberagaman pada anak sejak usia mereka masih sangat dini, khususnya pada generasi alfa, merupakan cara terbaik dalam mematahkan stereotip serta membantu mencegah diskriminasi, intimidasi juga isu seperti bullying,” kata Alia Md. Noh, Koordinator IEYC (International Early Years Curriculum) Sampoerna Academy dalam acara Intimate Online Media Session bertema The Importance of Promoting Diversity in Early Childhood, Rabu (19/10/2022).

Berangkat dari visi dan misi itulah, Sampoerna Academy merasa perlu mengajarkan mengenai diversity atau keberagaman pada anak-anak.

Dalam tumbuh kembangnya anak-anak akan menemukan perbedaan-perbedaan di sekitar mereka. Entah itu mereka melihat warna kulit temannya yang berbeda, bahasa, dan lain sebagainya.

Perbedaan akan semakin bervariasi ketika anak sudah masuk ke dalam sebuah sistem seperti sekolah, terutama pada sekolah-sekolah interkultural. Mereka akan melihat perbedaan yang lebih luas dalam hal budaya, agama, suku, dan masih banyak lagi.

Artikel terkait: 4 Cara jitu agar anak belajar berhitung dengan mudah, Parents wajib tahu!

Cara Ajarkan Keberagaman pada Anak

ajarkan keberagaman pada anak

Bukan tanpa alasan buku dikatakan sebagai ‘jendela dunia’. Dari buku anak juga bisa banyak belajar mengenai keberagaman.

Menurut Anastasia Satriyo, psikolog anak dan remaja sekaligus founder Relasi Diri, mengungkapkan bahwa penting sekali mengenalkan keberagaman kepada anak sejak usia mereka masih sangat dini. Salah satu metode yang paling mudah agar anak mudah memahami apa yang diajarkan adalah belajar dengan cara yang menyenangkan.

“Keberagaman dapat diperkenalkan kepada anak sejak dini dengan pengalaman langsung melalui apa yang bisa mereka lihat, dengar, alami dan rasakan menggunakan indera anak. Misalnya, dengan mengenalkan warna-warni pakaian, hiasan, makanan, cerita di setiap daerah atau negara. Atau bisa juga menceritakan keberagaman dari orang-orang terdekatnya, seperti orang tua (misalnya ayah-ibunya berasal dari suku atau negara yang berbeda), keluarga, teman-teman atau juga gurunya,” terang Anas.

Berikut ini beberapa cara yang bisa Parents lakukan untuk keberagaman pada anak sejak usia mereka masih sangat dini:

1. Buku

Ada banyak buku anak-anak yang mengandung pesan moral atau mengulas mengenai diversity. Misalnya, The Color of Us, The Skin You Live In, It’s Okay to be Different, dan lainnya. Dari buku, anak-anak juga bisa belajar mengenai bendera, pakaian nasional/adat, makanan, atau perbedaan karakter tubuh masyarakat dari tiap negara (warna kulit, bentuk mata, rambut, dan lain sebagainya).

2. Lagu

Sama halnya dengan buku, ada banyak juga lagu anak-anak yang menceritakan keberagaman. Contohnya lagu Rise Up yang sering dinyanyikan di sekolah-sekolan interkultural. Indonesia juga punya lagu bertema ini, yaitu Aku Anak Indonesia (ciptaan AT Mahmud).

Artikel terkait: 7 Referensi Lagu Anak Indonesia yang Mengajak Buah Hati Bernyanyi Sambil Belajar

3. Film

ajarkan keberagaman pada anak

Alia Md. Noh, Koordinator IEYC (International Early Years Curriculum) Sampoerna Academy dan Anastasia Satriyo, psikolog anak dan remaja sekaligus founder Relasi Diri dalam acara Intimate Online Media Session bertema The Importance of Promoting Diversity in Early Childhood, Rabu (19/10/2022).

Laskar Pelangi adalah salah satu film yang menceritakan tentang perbedaan atau keberagaman. Sedang untuk anak-anak yang lebih kecil, Parents bisa mengajak anak menonton Magic School Bus atau The Barney di mana di beberapa episodenya ada yang menceritakan tentang diversity.

4. Aktivitas

Misalnya ketika orang tua ingin mengenalkan makanan dari daerah atau negara lain, Alia menyarankan untuk orang tua membawa anaknya langsung makan di restoran. Seperti makan di restoran Italia untuk mengenalkan pasta dan pizza atau ke restoran Jepang untuk menyantap sushi dan udon.

“Dengan semangat keberagaman pula, di United Nation Day tahun ini kami mengadakan beberapa kegiatan di masing-masing sekolah, seperti parade bendera mini, pakaian dan makanan dari berbagai negara.”

Aktivitas ini, kata Alia, juga ditujukan agar anak belajar mengenai keberagaman itu sendiri.

Artikel terkait: Pentingnya Anak Belajar Bahasa Ibu, Ini 4 Alasannya!

***

Harapannya, dengan ajarkan keberagaman pada anak dan memahami perbedaan yang ada di sekitarnya, anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang menghargai setiap perbedaan. “Sampoerna Academy menerapkan pendidikan yang berfokus pada pedagogi STEAM (metode pembelajaran yang menekankan hubungan pengetahuan dan teknologi), yakni yang memandu siswa-siswinya menjadi pembelajar seumur hidup (lifelong learner). Harapannya mereka nantinya mampu bersaing, unggul, dan berhasil menjadi pemimpin di masa depan,” tambah Alia.

Baca juga:

8 Cara Mengajarkan Anak Menulis, Ada Triknya!

12 Cara Seru Mengajari Anak Mengenal Anggota Tubuh dan Fungsinya

Cerita mitra kami
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting

Surat Al Quraisy: Bacaan, Makna, Keutamaan hingga Asbabun Nuzul Ayatnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Prasekolah
  • /
  • Ajarkan Keberagaman pada Anak, Lakukan sejak Usia Dini
Bagikan:
  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti