TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tips untuk Parents: 4 Rahasia Menjadi Orang yang Lebih Bahagia

Bacaan 5 menit
Tips untuk Parents: 4 Rahasia Menjadi Orang yang Lebih Bahagia

4 Rahasia Menjadi Lebih Bahagia Menurut Ilmuwan Terkemuka dalam bidang saraf. 4 hal berikut ini akan membuat Anda sadar bahwa bahagia itu sangat mudah

Semua orang pastinya ingin menjalani hidup sehari-hari dengan bahagia, namun tuntutan kebutuhan sehari-hari, masalah dalam rumah tangga, dan lain sebagainya kadang sering memicu perasaan stres dan susah untuk bahagia. Alex Korb PhD, seorang ahli ilmu saraf mengungkapkan 4 rahasia yang bisa membuat Anda menjadi sosok yang lebih bahagia.

Dilansir dari situs businessinsider.com, Eric Barker menjelaskan 4 ritual menjadi lebih bahagia dengan mengutip isi buku Alex Korb yang berjudul The Upward Spiral. Yuk ikuti tips ini agar menjadi orang yang lebih bahagia di tahun baru ini.

Pertanyaan terpenting saat Anda merasa down

menjadi lebih bahagia

Terkadang, saat kita sedang berada di situasi yang menyenangkan. Terbersit di pikiran kita rasa bersalah atau malu yang menghalangi kita untuk menikmati kesenangan tersebut.

Contohnya, saat Anda sedang menikmati me time tanpa anak atau suami, anda merasa bersalah dan malu karena tak menghabiskan waktu bersama mereka.

Menurut Alex Korb, perasaan bersalah dan malu mengaktifkan pusat penghargaan di dalam otak. Perasaan semacam malu, kebanggaan, rasa bersalah mengaktifkan sirkuit saraf yang sama.

Rasa cemas juga membuat otak Anda menjadi lebih baik setidaknya Anda melakukan sesuatu untuk masalah Anda, meskipun hanya sebuah perasaan khawatir saat memikirkannya.

Meskipun beberapa perasaan negatif terbukti baik untuk otak Anda, tapi tentu saja Anda tak bisa terus menerus merasakan emosi tersebut secara berkepanjangan. Untuk mengatasinya, ahli saraf menyarankan Anda untuk bertanya pada diri Anda sendiri.

Apa yang bisa saya syukuri hari ini?

Perasaan bersyukur ternyata berfungsi meningkatkan dopamine pada sistem neurotransmitter. Alex menyampaikan bahwa perasaan bersyukur mengaktifkan sel otak di area yang memproduksi dopamine.

Selain itu, perasaan bersyukur juga meningkatkan hormon serotonin. Mengingat semua hal yang membuat Anda bersyukur memaksa Anda untuk fokus pada aspek positif yang terjadi dalam kehidupan Anda.

Anda tak perlu bersedih hati jika tak bisa menemukan apapun yang patut disyukuri, karena yang terpenting adalah proses pencariannya, bukan hasilnya. Menurut Alex Korb, mengingat untuk bersyukur adalah suatu kecerdasan emosional tersendiri.

Di samping itu, bersyukur atau berterimakasih tidak hanya membuat otak Anda menjadi lebih bahagia. Tapi juga membuat Anda mendapatkan tanggapan yang positif dari orang-orang di sekitar Anda. Jadi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih pada orang yang Anda sayangi ya.

Kenali apa perasaan negatif Anda

menjadi lebih bahagia

Jika Anda merasa memiliki perasaan tidak enak, kenali apa jenis perasaan tersebut. Apakah kegelisahan, kesedihan, kemarahan, atau yang lainnya.

Menamai perasaan negatif yang sedang kita rasakan membantu mengaktifkan area prefrontal cortex pada otak. Yang mengurangi rangsangan berpikir negatif pada sistem limbik.

Sederhananya, dengan menamai perasaan negatif yang Anda miliki, membantu Anda mengurangi intensitas perasaan tersebut.

Buat Keputusan

Tips untuk Parents: 4 Rahasia Menjadi Orang yang Lebih Bahagia

Ilmu tentang otak menunjukkan bahwa membuat sebuah keputusan terkait hal yang sedang mengganggu pikiran Anda terbukti membantu otak menjadi rileks, mengurangi perasaan khawatir dan gelisah. Juga membantu menyelesaikan masalah.

Membuat sebuah keputusan mengandung niat dan tujuan akan penyelesaian masalah. Membuat keputusan juga mengubah persepsi Anda tentang dunia di sekitar Anda. Menemukan solusi atas masalah Anda membantu menenangkan sistem limbik di dalam otak.

Ahli saraf mengakui bahwa membuat keputusan yang tepat bukanlah hal yang mudah, maka buatlah sebuah keputusan yang cukup baik yang bisa Anda lakukan. Jangan mencari kesempurnaan, Mencoba menjadi sempurna membuat otak Anda kewalahan dan berada di luar kendali.

Buatlah sebuah keputusan yang Anda sukai dan senang melakukannya, bukan karena Anda berpikir bahwa Anda harus melakukannya. Alex Korb merangkumnya dalam kalimat: Kita tidak hanya memilih apa yang kita sukai, kita juga menyukai apa yang kita pilih. Dengan begitu Anda tidak akan membuat otak Anda mengalami stress tambahan.

Menyentuh orang lain

menjadi lebih bahagia

Diakui atau tidak, kita membutuhkan kasih sayang dan penerimaan dari orang lain. Saat kita tidak mendapatkannya maka kita akan merasa sakit. Bukan hanya sedih atau kecewa, melainkan perasaan sakit yang sebenarnya.

Para ahli saraf telah melakukan studi yang membuktikan bahwa penolakan berakibat rasa sakit yang dampaknya seperti saat kita merasakan sakit fisik. Penolakan tidak hanya terasa seperti patah hati, tapi juga seperti halnya kaki kita yang patah.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Hubungan, entah itu pergaulan dalam lingkup pertemanan, teman kerja, keluarga, atau bahkan pasangan merupakan hal yang penting untuk membuat otak Anda merasakan kebahagiaan. Salah satu cara utama untuk melepaskan hormon oksitoksin adalah dengan menyentuh orang lain.

Tentu saja, kita tidak bisa sembarangan menyentuh orang lain. Berjabat tangan dan menepuk pundak biasanya cukup. Kepada orang-orang yang lebih dekat dengan Anda, Anda bisa memberi pelukan atau ciuman.

Ahli saraf menemukan fakta bahwa menyentuh orang lain bisa meningkatkan kinerja tim, membuat Anda menjadi orang yang lebih persuasif, bahkan meningkatkan kemampuan matematika.

Menyentuh seseorang yang Anda sayangi bisa mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan di dalam hati. Berpegangan tangan dengan seseorang saat berada dalam situasi yang menyakitkan bisa membantu membuat perasaan dan otak Anda menjadi lebih tenang.

Kita sering mendengar istilah pijat relaksasi. Yang sebenarnya, semua bentuk pijatan membantu Anda menjadi rileks. Karena pijatan meningkatkan hormon serotoni Anda sebesar 30%, dan mengurangi rasa lelah serta meningkatkan frekuensi tidur.

Untuk merasa bahagia tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk jalan-jalan atau belanja, cukup mengenali diri dan emosi Anda, kemudian menghargai orang-orang di sekitar Anda.

Jadi, tunggu apalagi? Peluk orang-orang yang Anda sayangi sekarang juga.

Baca juga:

18 Cara Atasi Pertengkaran, Mulai dari Masalah Keuangan Hingga Komunikasi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Tips untuk Parents: 4 Rahasia Menjadi Orang yang Lebih Bahagia
Bagikan:
  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti