TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ibu Bunuh Bayi Baru Lahir di Microwave, Diduga karena Depresi Setelah Melahirkan

Bacaan 3 menit
Ibu Bunuh Bayi Baru Lahir di Microwave, Diduga karena Depresi Setelah Melahirkan

Kisah tragis tentang ibu yang membunuh bayi baru lahir di microwave, hingga bayi itu meninggal.

Seorang ibu di Amerika Serikat divonis hukuman penjara seumur hidup karena meletakkan bayi baru lahir di dalam microwave.

Bayi baru lahir dalam microwave

Ka Yang seorang ibu 34 tahun yang tinggal di Amerika Serikat divonis penjara seumur hidup pada 18 Desember. Menurut Yahoo 7 News, hakim memberi vonis maksimal karena Ka Yang menaruh bayinya, Mirabelle Thao Lo, di microwave yang menyala selama hampir lima menit. Bayi yang saat itu berusia satu bulan, mengalami luka bakar hampir di seluruh bagian tubuhnya dan merusak beberapa organ dalam bayi.

Peristiwa ini terjadi di rumah Yang di Sacramento, California pada Maret 2011.

Selama pemeriksaan, Dr Gregory Reiber mengatakan bahwa bayi baru lahir tersebut menderita banyak luka bakar serius akibat radiasi pemanas. Radiasi pembakaran sepertinya masuk hingga ke organ-organ dalam bayi dan mengenai perut dan usus kecilnya.

Dalam pemeriksaan, polisi menemukan dot bayi dalam microwave tersebut.

kematian bayi

Dalam putusannya, hakim menyatakan Ka Yang bersalah karena melakukan pembunuhan dan penyerangan terhadap sang bayi.

Ibu ini sempat membela diri dan menyatakan dirinya tak bersalah. Pengacara Ka Yang mengatakan pada KOVR tv, kliennya mengalami kejang akibat epilepsi selama 11 menit. Saat itu dia hanya berdua dengan bayinya.

Sementara dalam berita acara pemeriksaan, Ka Yang mengaku pada polisi ia pingsan saat menggendong bayinya. Lalu bayinya jatuh di dekat pemanas.

Dalam pengakuannya Ka Yang juga mengatakan dirinya memiliki riwayat kejang, namun tim medis menyatakan dia tidak memiliki kebingungan atau kelainan jiwa. Belakangan akhirnya dia mengaku bahwa dia berbohong.

Produk untuk Ibu Bayi Daftar untuk Dapatkan Sample

Diduga karena stres setelah melahirkan?

Dalam laporan di Huffington Post dinyatakan bahwa Ka Yang telah menikah dan punya tiga anak yang usianya masih di bawah 10 tahun.

Beberapa pembaca menduga hal ini disebabkan trauma pasca melahirkan, namun hal ini luput dibahas dalam
persidangan.

Salah satu pembaca menulis, “Sepertinya ini adalah trauma pasca melahirkan pada seseorang yang menderita epilepsi. Saya heran mengapa pengacara tidak menggunakannya sebagai pembelaan.”

Komentar lainnya, “Dia hanya membahayakan satu bayinya, namun tidak tiga anaknya yang lain dan ini adalah trauma setelah melahirkan akibat stress. Dia butuh bantuan psikiatier.”

Ada juga pembaca lain mengatakan, “Anda tidak bisa melakukan apapun saat kejang, tapi (mengapa) ibu ini bisa meletakkan bayinya di dalam microwave dan menyalakannya selama hampir lima menit selama kejang?”

Apapun penyebabnya, bayi mungil itu kini telah tiada. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita, Parents. Bila bertemu seseorang yang mengalami trauma pasca melahirkan, segeralah bawa ia ke ahli medis jika tak ingin hal buruk
terjadi.

Depresi paska melahirkan 2

Mengenali Depresi Setelah Melahirkan

Depresi pascapersalinan sangat berbeda dari baby blues. Depresi lebih pada keadaan emosi yang meningkat hingga mencapai 80 persen atau lebih pada ibu baru di hari-hari pertama setelah bayi lahir. Sementara baby blues biasanya surut dalam beberapa minggu.

Depresi pascapersalinan sebenarnya adalah bagian dari konstelasi kondisi yang oleh para ahli disebut “gangguan mood perinatal.” Gangguan suasana hati ini melibatkan lebih dari sekedar perasaan tertekan, dan mereka dapat terjadi selama kehamilan dan sesudahnya.

Bagaimana Anda bisa tahu jika Anda memiliki gangguan mood perinatal? Inilah enam tandanya, seperti dirangkum WebMD.

  1. Gangguan makan dan tidur: Bunda bisa tidak makan dalam dua hari karena Anda tidak lapar, atau Anda tidak bisa berhenti makan. Anda tidur sepanjang waktu, atau Anda tidak bisa tidur walaupun ada kesempatan.
  2. Kecemasan: Bunda akan merasa ketakutan dan kekhawatiran yang tidak perlu dan hal ini berlangsung terus menerus.
  3. Perasaan bersalah dan malu: Anda merasa bahwa Anda “tidak melakukan hal ini dengan benar,” bahwa Anda adalah seorang ibu yang buruk dan mudah marah.
  4. Berpikir untuk melukai bayi Anda sendiri.
  5. Bunda merasa tidak “seperti diri sendiri.”

Gejala-gejala ini biasanya muncul dalam tiga bulan pertama setelah bayi lahir, dan memuncak sekitar tanda empat bulan. Gejala ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun jika tidak terdiagnosis dan tidak diobati.

Referensi: sg.theasianparent

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Della Syahni

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Ibu Bunuh Bayi Baru Lahir di Microwave, Diduga karena Depresi Setelah Melahirkan
Bagikan:
  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti