TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

10 Sayuran yang Dapat Membahayakan Kesehatan

22 Apr, 2015

Segala sesuatu yang dimakan berlebihan tidak baik untuk tubuh kita, contohnya beberapa sayuran berikut ini.

Bijaksanalah mengkonsumsi sayuran

Bijaksanalah mengkonsumsi sayuran

Kita semua tahu bahwa sayuran selalu baik untuk kesehatan. Namun, metode pertanian yang salah atau kandungan tertentu dalam sayuran dapat memicu bibit penyakit dalam tubuh kita, jika dikonsumsi berlebihan.

Sayuran apa sajakah itu?

1. Kentang

1. Kentang

Kentang dapat menjadi bahan makanan pengganti nasi oleh mereka yang sedang diet atau hendak mengurangi asupan karbohidrat.

Menurut Environmental Working Group Dirty List, kentang adalah salah satu sayuran yang level pestisidanya tinggi. Pestisida berbahaya untuk saraf dan liver.

Selain itu, kentang mengandung alkaloid yang dapat mempengaruhi fungsi saraf, persendian dan pencernaan.

2. Kale

2. Kale

Kale menjadi sayuran favorit selebritis Hollywood yang dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit.

Faktanya, kale juga sayuran goitrogenik, atau dapat menyebabkan gondok dan mengandung oksalat. Namun, kale tidak akan berdampak buruk jika Anda tidak mempunyai masalah pada kelenjar tiroid maupun ginjal.

3. Labu

3. Labu

Sama dengan beberapa jenis sayuran konvensional lainnya, labu konvensional bisa jadi mengandung pestisida yang kurang baik untuk kesehatan.

Labu juga mengandung oksalat, sehingga penderita penyakit ginjal harus membatasi konsumsi sayuran berwarna kuning ini.

4. Terong

4. Terong

Sama dengan paprika, terong juga mengandung solanin yang berbahaya untuk penderita penyakit saraf.

Terong juga mengandung oksalat, suatu zat alami yang dapat menyebabkan batu ginjal. Mereka dengan masalah pada ginjal atau empedu sebaiknya menjauhi sayuran berwarna ungu ini.

5. Paprika

5. Paprika

Paprika adalah sayuran mengandung alkaloid dan solanin yang dapat membuat tubuh berkedut, kejang atau gemetar.

Paprika juga tidak direkomendasikan bagi mereka yang mengalami masalah persendian, misalnya artritis rematoid, osteoartritis dan masalah persendian lainnya.

6. Jagung

6. Jagung

Makan jagung bakar di Puncak atau tempat berudara dingin mungkin menjadi acara wajib buat beberapa orang termasuk Anda.

Masalahnya, jagung menjadi salah satu sayuran yang menjadi obyek modifikasi genetik (genetic modification/ GMO), dan hal ini tangah menjadi isu serius di beberapa negara. Ketika sebuah gen jenis baru dimasukkan ke dalam jagung, tubuh kita belum tentu bisa menerimanya. Reaksinya bisa berupa perubahan hormon, sensitivitas, dan perubahan sistem pencernaan.

Jagung juga biasa digunakan sebagai pakan ternak di Amerika Utara (dan di Indonesia), misalnya sapi, agar mereka lekas gemuk dan tektur dagingnya enak.

7. Bayam

7. Bayam

Bayam konvensional atau non organik, rentan mengandung pestisida lebih banyak dari jenis sayuran lainnya.

Bayam juga mengandung oksalat yang bisa mengakibatkan batu ginjal maupun encok/ linu. Ini membuat bayam terlarang bagi mereka dengan masalah pada ginjal.

8. Mentimun

8. Mentimun

Mentimun non organik dikhawatirkan mengandung sekitar 35% pestisida. Selain itu, mentimun juga mengandung lilin sintetis yang biasa terdapat pada beberapa bahan kimia.
9. Tomat cherri

9. Tomat cherri

Di beberapa tempat, tomat cherri dapat ditemukan tumbuh liar di kebun atau ladang. Tomat ini sebaiknya dihindari oleh mereka yang mengalami artritis atau bermasalah dengan persendian.
10. Seledri

10. Seledri

Meski ampuh sebagai obat anti flu alami, seledri non organik mengandung sisa pestisida yang cukup tinggi, yaitu sekitar 68%.

Mencuci sayuran di air mengalir selama 30 detik adalah salah satu cara untuk membersihkan sayuran dari sisa pestisida.

Selanjutnya
img

Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • 10 Sayuran yang Dapat Membahayakan Kesehatan
Bagikan:
  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 5 Resep Nasi Daun Jeruk Terlezat dan Mudah Dibuat, Cobain, Yuk!

    5 Resep Nasi Daun Jeruk Terlezat dan Mudah Dibuat, Cobain, Yuk!

  • Resep Kaldu Ceker MPASI Bergizi, Penambah Nafsu Makan Anak!

    Resep Kaldu Ceker MPASI Bergizi, Penambah Nafsu Makan Anak!

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 5 Resep Nasi Daun Jeruk Terlezat dan Mudah Dibuat, Cobain, Yuk!

    5 Resep Nasi Daun Jeruk Terlezat dan Mudah Dibuat, Cobain, Yuk!

  • Resep Kaldu Ceker MPASI Bergizi, Penambah Nafsu Makan Anak!

    Resep Kaldu Ceker MPASI Bergizi, Penambah Nafsu Makan Anak!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti