TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Bacaan 5 menit
Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Berasal dari tradisi kuno masyarakat Jawa, kini wayang kulit ditetapkan sebagai mahakarya yang tak ternilai harganya.

Pagelaran wayang kulit merupakan kesenian rakyat yang dilestarikan sampai sekarang. Tahu nggak, pertunjukan seni tradisional ini telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Mahakarya Dunia, lho.

Jadi jangan heran, jika wayang telah dipertunjukkan di berbagai belahan dunia. Penasaran, kan, bagaimana sih sejarah dan filosofi wayang yang melegenda ini? 

Apa itu Wayang?

Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai sejarah dan filosofi wayang, ada baiknya kita memahami arti dari wayang itu sendiri. Wayang adalah sebuah seni pertunjukan tradisional orisinal dari Indonesia. Wayang adalah Bahasa Jawa yang berarti “bayangan”. 

Wayang, atau dalam bahasa Inggris disebut shadow puppet, adalah sebuah boneka yang mewakili karakter manusia dan dipertontonkan dengan cara menyorotnya menggunakan lampu minyak (petromak), sehingga bayangannya muncul di kelir atau layar. Para penonton menyaksikan pertunjukan wayang dari sisi kelir yang lain.

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Berbicara mengenai wayang, tak lepas dari peran dalangnya. Wayang dimainkan oleh dalang sebagai narator dialog dari tokoh-tokoh yang dimainkan dalam pagelaran wayang.

Ki Kasidi Hadiprayitno, peneliti wayang, menjelaskan bahwa dalang wayang tidak hanya berasal dari Indonesia saja. Namun kini dapat ditemui di Jepang yaitu Matsumoto, Jeffry dari Perancis, Wolter Ang dari Jerman Barat, Helen dari  Inggris, Werner Schulze dari Wina Austria, Willem Wardaya dari  Amerika Serikat, Gora dari Australia dan masih banyak lagi. Hal ini membuktikan betapa dahsyatnya pengaruh wayang terhadap pertunjukan kesenian di Barat.

5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

1. Sejarah Wayang Kulit, Awalnya Berkembang di Lingkungan Istana

Wikipedia menuliskan bahwa wayang berasal dari kata Ma Hyang yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa dan Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna “bayangan”, hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. 

wayang kulit

Wayang kulit pada mulanya berkembang di lingkungan istana, terutama dalam masyarakat Jawa. Menurut Jelajahnusantara.co, asal usul wayang dianggap telah hadir semenjak 1500 tahun sebelum Masehi. Wayang lahir dari para cendekia nenek moyang suku Jawa di masa silam.

Pada masa itu, bentuk wayang masih sangat sederhana. Yaitu terbuat dari rerumputan yang diikat sehingga wayang dimainkan dalam ritual pemujaan roh nenek moyang dan dalam upacara-upacara adat Jawa. Adapun wayang kulit tertua yang pernah ditemukan diperkirakan berasal dari abad ke 2 Masehi.

Artikel terkait: Sekelumit Sejarah Wayang Orang, Seni Khas Jawa Tengah yang Bertempur Melawan Zaman

2. Berasal dari Cerita Kuno 

wayang kulit

Melansir Kemendikbud, wayang terkenal dengan gaya musik dan cerita kuno yang berasal dari Jawa. Selama sepuluh abad, wayang tumbuh dan berkembang di Kraton Jawa dan Bali. Kemudian wayang menyebar ke pulau-pulau lain seperti Lombok, Madura, Sumatra, dan Kalimantan dengan gaya pertunjukan lokal dan musik yang telah berkembang mengikuti kekhasan daerah masing-masing.

Tahukah Parents, wayang dibuat dengan dengan sangat hati-hati, bervariasi dalam ukuran, bentuk, dan gaya. Ada dua jenis utama wayang, yaitu wayang golek dan wayang kulit. Cerita wayang berasal dari mitos asli, epos India, dan pahlawan dari dongeng Persia. 

Pengaruh agama Hindu menambah khazanah kisah-kisah yang dimainkan dalam pertunjukan wayang. Kisah Mahabarata dan Ramayana menjadi kisah favorit pada zaman Hindu Budha. Kedua epik ini dinilai menarik dan memiliki kesinambungan cerita yang unik. Sehingga, pada abad ke X hingga XV Masehi menjadi cerita utama dalam setiap pertunjukan wayang. 

3. Filosofi Wayang Kulit

wayang kulit

Wayang diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan pesinden yang menyanyikan tembang. Musik gamelan dalam bentuk sajian gending menimbulkan harmoni yang berarti banyak hal yang harus diketahui di alam sekitar kehidupan ini. Baik dan buruk, salah dan benar, indah dan buruk, semuanya menjadi bentangan pengetahuan dan pengalaman yang selalu dihadapi manusia. 

Ki Kasidi Hadiprayitno menjelaskan biasanya pergelaran wayang menyajikan perjalanan hidup tokoh-tokohnya, menganut filosofi trisalokantara yaitu tiga tahapan kehidupan berupa jagad purwa, madya dan wasana (awal, tengah, dan akhir).

wayang kulit

Dalam penyajian lakon wayang didahului oleh prolog oleh dalang sebagai ungkapan permohonan maaf atas segala apa yang akan disampaikan dalang dalam pergelaran bila penonton tidak berkenan. Kemudian gending iringan musik karawitan secara berurutan.

Artikel terkait: Sejarah Tari Jaipong dan Filosofi di Balik Gerakannya yang Gesit dan Lincah

4. Penyajian Cerita 

Dalang setiap penyajian, lakon wayang memulai dengan adegan raja yang bertahta di hadapan punggawa-punggawanya. Hal ini memberikan gambaran bahwa cita-cita setiap orangtua agar anaknya kelak menjadi raja besar di dunianya. Raja dalam lingkungannya, paling tidak akan menjadi pimpinan atas dirinya sendiri. Orang yang konsisten dan mampu memimpin dirinya senantiasa akan mudah menjadi pimpinan orang lain.

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Dalam penyajiannya, lakon wayang menyiratkan tahapan dalam perjalanan tokoh-tokohnya yaitu masa kelahiran, masa dewasa, dan masa kematiannya.

Lakon-lakon model banjaran misalnya, banjaran Bisma, Arjuna, Bima, atau Gatotkaca. Banyak ajaran-ajaran moral yang dikemas yang mengacu pada budi pekerti luhur sebagai manusia. Wah, makna pagelaran wayang ini sangat bagus untuk diajarkan pada anak-anak ya, Parents.

5. Makna di Balik Cerita

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Adegan berikutnya persoalan kehidupan, misalnya perang brubuh yang diakhiri dengan musnahnya kejahatan oleh kebaikan.

Cerita mitra kami
Inilah 11 definisi "merdeka" menurut para Bunda, siapa yang setuju?
Inilah 11 definisi "merdeka" menurut para Bunda, siapa yang setuju?
12 Perlengkapan Bayi Wajib Dibawa Saat Traveling, No. 5 Nggak Boleh Ketinggalan!
12 Perlengkapan Bayi Wajib Dibawa Saat Traveling, No. 5 Nggak Boleh Ketinggalan!
Bebas Stress, Ini Cara Agar Si Kecil Mau Minum Obat Batuk Tanpa Dipaksa
Bebas Stress, Ini Cara Agar Si Kecil Mau Minum Obat Batuk Tanpa Dipaksa
Unilever Indonesia Ajak Gotong Royong untuk Lewati Masa Pandemi
Unilever Indonesia Ajak Gotong Royong untuk Lewati Masa Pandemi

Perjalanan yang melambangkan perkembangan kedewasaan seseorang dalam mengatasi berbagai persoalan. Antara penyelesaian masalah satu dengan yang lainnya memiliki tingkatan kesulitan serta memperlihatkan kedewasaan berpikir seorang tokoh. 

Sampai akhirnya pada adegan goro-goro seorang mengalami masa pancaroba yang secara watak tampak pada pola iringan wayang, yaitu dari pathet nem pathet sanga. Parents, ini berarti perubahan dari masa remaja ke masa lebih dewasa, terutama kedewasaan berpikir hingga mencapai keberhasilan. 

Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit

Dalam pandangan budaya Jawa disebut istilah catur marga (empat jalan). Yakni perjalanan hidup manusia dari lahir sampai dengan keberhasilan meraih puncaknya, hingga berakhirnya kehidupan.

****

Teater wayang kulit masih sangat populer. Dan untuk berhasil bersaing dengan bentuk hiburan modern seperti video, televisi atau karaoke, tidak jauh dari kreativitas dalang yang menonjolkan adegan jenaka dengan mengorbankan alur cerita dan mengganti pengiring musik dengan lagu-lagu pop.

Baca juga:

Mengulas Sejarah dan Makna di Balik Kesenian Reog Ponorogo untuk Diajarkan pada Anak

Sejarah dan Teknik Masak Tradisional Ayam Betutu Khas Bali, Warisan Kerajaan Majapahit!

Dipelajari Amanda Rawles demi Peran, Ini Fakta Menarik Tari Piring Khas Minangkabau

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • Seni Khas Jawa yang jadi Warisan Mahakarya Dunia, Ini 5 Fakta Menarik Wayang Kulit
Bagikan:
  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti