Surat untuk selingkuhan suamiku, "Kau rusak pernikahanku, tapi aku masih berdiri teguh!"

"Kau bisa menghancurkan pernikahanku, tapi kau tidak akan pernah bisa menghancurkan aku"

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Surat untuk selingkuhan suami ini ditulis oleh seorang ibu beranak satu*. Dia telah ditinggalkan suaminya, demi wanita lain yang lebih cantik darinya.

Dia menulis surat ini, untuk mengatakan bahwa wanita yang telah merebut suaminya tidaklah keluar sebagai pemenang. Meskipun rumah tangganya hancur, dia masih tetap berdiri teguh. Dan menjalani hidup bahagia dengan putri semata wayangnya.

Artikel terkait: Dibalik ketegaran istri yang menulis surat, “Halo selingkuhan suami saya…”

Dia menulis surat untuk selingkuhan sang suami

Surat untuk selingkuhan dari mantan istri yang kini bahagia.

Aku tidak tahu bagaimana harus memulai. Aku bersumpah bahwa aku tidak akan pernah bicara denganmu. Namun, aku malah menulis surat untukmu, selingkuhan suamiku. Jangan salah, ini bukan tawaran damai. Aku masih tidak bisa memaafkan kamu ataupun mantan suamiku atas apa yang kalian perbuat. Mungkin suatu hari, aku bisa mempertimbangkan untuk memaafkan kalian. Tapi tidak hari ini.

Surat ini adalah caraku memberitahumu, meskipun kau hancurkan keluargaku, aku masih bisa berdiri teguh. Kamu merusak rumah tanggaku, tapi kamu tidak bisa menghancurkan hidupku.

Apakah aku pernah cerita bagaimana aku dan ayah dari anakku dulu bertemu? Saat itu dia mengadakan pesta untuk salah satu temannya, yang juga temanku. Sejak bertemu kami langsung sama-sama tertarik. Dia membelikanku minuman, dan kami bertukar nomor telepon. Lalu keluar minum kopi bersama, dan seterusnya kamu pasti tahu. Seringkali aku selalu bertanya, bagaimana pertemuan pertama kalian terjadi. Apakah dia membelikanmu minuman? Berjanji akan menelpon keesokan harinya? 

Surat untuk selingkuhan, “Suami yang selingkuh tidak akan lari dengan wanita lain tanpa niatan..” Mungkin, bukan hanya penampilanmu juga kemampuanmu di atas ranjang yang membuatnya memilihmu. Bisa jadi, dia curhat kepadamu. Menceritakan versinya tentang bagaimana beratnya pernikahan dan kehidupan sebagai seorang ayah. Yang membuatnya merasa dibatasi melakukan hal-hal yang ia suka.  Tetapi, lebih baik bagiku untuk tidak tahu apapun. Aku bahkan tidak tahu apakah kau masih bersamanya atau tidak. 

Aku sudah lama tahu, dia punya wanita idaman lain…

Aku sudah lama tahu ada wanita lain. Aku tidak yakin apakah wanita itu hanya kamu, atau ada lainnya. Tetapi, selingkuh satu kali dan selingkuh beberapa kali tidak ada bedanya untuk dia.  Pertamakali aku menyadarinya, ketika dia menjaga jarak dan mudah marah. Terkadang, dia malah bisa tiba-tiba memberiku banyak hadiah dan sejuta perhatian.
Surat untuk selingkuhan, “Aku tahu dia punya wanita idaman lain sejak lama.”
Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Dia pikir dia sedang berhati-hati, tapi dia tidak cukup pintar untuk tahu aku juga punya insting yang tajam. Dan bisa membaca gelagatnya dengan baik. Aku mengetahui tentangmu, ketika aku sedang mengurus putri kecil kami. Saat itu aku buru-buru mengantar anakku ke kelas balet, dan ponsel kami tanpa sengaja tertukar. Dia memasang sandi di HP-nya, tapi dia tidak mematikan notifikasi.  Sebuah pesan muncul, yang berbunyi, “Apakah kamu ada waktu luang?” dengan sebuah simbol kedipan, yang membuat pesan itu mencurigakan. Lucunya, simbol itulah yang membuktikan dugaanku bahwa suamiku selingkuh.

Kini, setelah melewati banyak rasa sakit, dengan bangga aku bisa mengatakan, aku seorang ibu tunggal dari putri kecil yang lucu. Yang kucintai melebihi hidupku sendiri.

Hati mulai pulih secara perlahan. Meskipun setiap kali masih terasa perih, ketika putriku bertanya tentang ayahnya.  Dia baru berusia 5 tahun. Aku tahu dia akan tumbuh dengan baik, karena aku bersumpah untuk melimpahinya dengan cinta, perhatian dan dukungan yang ia butuhkan dan layak ia dapatkan. Aku harap suatu hari nanti, ketika kamu punya anak sendiri, kamu tidak perlu melihat hati mereka hancur karena ayahnya pergi. Aku harap putriku sendiriku tidak pernah mengalami apa yang telah kualami ini. Aku harap, anakku bisa belajar bagaimana seharusnya mencintai. Dan dia akan dipertemukan dengan seseorang yang layak untuk cinta sejatinya.  Meskipun ayahnya meninggalkanku dengan banyak penderitaan dan luka, aku masih tetap berterimakasih, karena dia memberiku putri kecil yang cantik.  Dia adalah duniaku dan hanya dialah yang kubutuhkan.

Surat untuk selingkuhan ini membuktikan, kekuatan seorang perempuan. Ia dikhianati dan ditinggal pergi oleh sang suami demi wanita lain.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Namun, kehadiran putrinya memberi dia alasan untuk bangkit dan kembali menjalani hidup dengan bahagia. Semoga semua wanita di luar sana, yang mengalami masalah serupa, juga bisa tetap kuat seperti ibu yang menulis surat ini.

 

*Nama ibu dirahasiakan
Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Surat Kepada Selingkuhan Suami, dari Istri yang Sedang Sekarat

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Penulis

Fitriyani