TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Nyata: "Sudah Bukaan 2, Masih Harus Menunggu Seminggu sebelum Melahirkan"

Bacaan 2 menit
Kisah Nyata: "Sudah Bukaan 2, Masih Harus Menunggu Seminggu sebelum Melahirkan"

Menunggu seminggu dalam posisi bukaan dua sebelum anakku bisa lahir ke dunia.

Melahirkan merupakan proses yang akan dilewati oleh setiap ibu hamil, banyak cerita yang sulit dilupakan ketika proses menyambut kehadiran buah hati. Begitu pula dengan saya, ada pengalaman tak terlupakan ketika melahirkan anak pertama. Terutama karena si kecil lahir setelah bukaan dua selama satu minggu. 

Pengalaman Melahirkan tak Terlupakan, Bukaan Dua satu Minggu

Kisah Nyata: Sudah Bukaan 2, Masih Harus Menunggu Seminggu sebelum Melahirkan

Saya melahirkan Manda dengan proses kelahiran normal, waktu itu tepatnya hari Kamis Pon, tiba-tiba terjadi kontraksi dan suami membawa saya ke rumah seorang bidan.

Sesampainya dirumah bidan, ternyata sudah bukaan 2, aku disuruh pulang dan kembali lagi saat sore, ketika sore kembali ternyata pembukaannya masih belum bertambah. Hingga tiba-tiba kontraksi yang kurasakan berhenti.

Setelah menunggu dua jam, tidak ada kontraksi lagi. Sayapun dianjurkan untuk pulang, karena ciri-ciri melahirkan yang nampak hanya pembukaan saja, belum ada lendir darah dan vagina masih kering.

Penantian yang cukup panjang, karena saya pembukaan dua selama satu Minggu. Kamis berikutnya, karena ada bantuan subsidi guru dari pemerintah, saya pergi ke bank kota yang jaraknya lumayan jauh.

Usai mengurusi bantuan subsidi guru, saya pergi kerumah bidan dan ternyata, pembukaannya belum bertambah. Masih tetap dua. Saya pulang kerumah, dan membawa ikan untuk di masak. Sesampainya dirumah, saya mulai merasakan kontraksi tapi saya tahan, hingga akhirnya, setelah isya’ kontraksi yang dirasakan semakin kuat.

Takut Dirujuk ke Rumah Sakit

Kisah Nyata: Sudah Bukaan 2, Masih Harus Menunggu Seminggu sebelum Melahirkan

Dan sayapun dibawa ke rumah bidan. Saat diperiksa, bidan bilang pembukaannya belum bertambah. Beliau menyarankan untuk dirujuk di rumah sakit, tapi saya terlalu takut dan menolak. Setelah berdebat panjang, akhirnya diputuskan jika besok pagi bayi belum lahir, saya harus di rujuk. Tapi, hati saya yakin jika malam ini bayi saya akan lahir.

Tepat pukul 00.00 Wib, air ketuban saya pecah dan sudah pembukaan delapan. Setelah berjuang sekuat tenaga, akhirnya putri pertama saya Manda Kusuma Ningrum lahir dengan berat 3,3 kilogram dan panjan 48 cm.

Kebahagiaan tak terbendung menyelimuti keluarga kecil kami. Suami yang mengumandangkan adzan untuk si kecil sampai meneteskan air mata. Hati saya sangat bahagia dengan lahirnya anak pertama saya, meskipun harus menerima jahitan empat. Sekarang saya hamil anak kedua, saya harap proses melahirkan anak kedua ini diberi kesehatan, kelancaran dan tanpa halangan.

Disclaimer:
Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh theAsianparent atau afiliasinya. TheAsianparent dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

muhimatus shoidah

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Kehamilan
  • /
  • Kisah Nyata: "Sudah Bukaan 2, Masih Harus Menunggu Seminggu sebelum Melahirkan"
Bagikan:
  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti