TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Temukan semut rangrang di telinga anaknya, ini yang dilakukan Zaskia Adya Mecca

Bacaan 4 menit
Temukan semut rangrang di telinga anaknya, ini yang dilakukan Zaskia Adya Mecca

Sudahkah Parents memastikan kebersihan dan kondisi kuping anak?

Pernahkah Parents membayangkan apa jadinya jika menemukan semut masuk telinga anak? Hal inilah yang baru saja dialami oleh Zaskia Adya Mecca.

Dikutip dari laman Tribun, Zaskia mengaku bahwa pada awalnya ia hanya sedang iseng mengecek kuping anaknya. Siapa sangka, ternyata ia menemukan ada semut masuk telinga putri keduanya, Kala Madali Bramantyo.

Peristiwa terkait dengan semut masuk telinga anaknya ini juga ia sempat bagikan di akun Instagram Story miliknya.

Dalam video singkat yang unggah di Instagram miliknya, Zaskia menceritakan kejadian saat ia memeriksa kuping anaknya tiga minggu yang. “Ternyata di kuping Kala ada semut mati. Tapi udah mati sih, itu yang bikin agak tenang,” ujarnya.

Lalu apa yang dilakukan saat melihat ada semut masuk telinga anaknya?

Diakui oleh pemilik label clothing Meccanism by Zaskia Mecca, saat itu ia memang tidak langsung memeriksakan kondisi anaknya ke dokter spesialis telinga, hidung dan tengorok (THT). Pasalnya, ia ingin menunggu lebih dulu agar semut tersebut bisa keluar dengan sendirinya.

“Tadinya mau langsung ke THT, tapi aku mau coba tunggu karena kan kuping biasanya bisa keluarkan kotoran atau benda asing. Tapi setelah tiga minggu kok nggak keluar-keluar itu semut yang udah mati di telinga,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan pada orangtua untuk secara berkala memeriksakan kondisi telinga buah hatinya. Sebab, ia menduga jika semut dibiarkan ada di telinga dengan kondisi hidup, maka akan berisiko masuk ke dalam otak.

semut masuk telinga

“Penting banget ibu-ibu kita ngecek telinga itu 6 bulan sekali, apalagi yang punya anak. Karena kita nggak tahu kondisi dalamnya. Dan semut kalau masih hidup masuk lewat kuping atau mana bahaya banget bisa sampai ke otak,” paparnya.

Meskipun begitu, untuk memastikan kondisi kesehatan anaknya, ia pun segara mengajak Kala ke dokter THT. Dan dokter pun memastikan bawa memang semutnya telah mati.

“Alhamdulillah semutnya memang mati. Kalau masih hidup bahaya banget dia jalan apalagi kalau masuk ke otak. Naudzubillah min dzalik,” terangnya.

Semut masuk telinga, benarkah bisa sampai ke otak?

semut masuk telinga

Kesehatan anak tentu saja menjadi prioritas orangtua, saat Bunda dan Ayah ingin memastikan bahwa kondisi anaknya tetap sehat. Pun ketika mengetahui anak semut masuk ke dalam telinga.

Banyak beranggapan bahwa semut yang masih hidup dan masuk ke dalam telinga bisa masuk hingga ke otak benarkah?

Penting untuk diketahui bahwa pemberitaan yang menyatakan semut bisa masuk ke dalam otak merupakan berita tidak benar atau hoax.

Hal ini dikarenakan pada dasarnya, telinga manusia dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.

Seperti yang dijelaskan Alodokter, serangga ataupun semut yang masuk telinga, pada umumnya hanya bisa mencapai liang telinga luar. Kelenjar dan rambut-rambut kecil di saluran ini memberikan perlindungan terhadap benda asing, termasuk serangga.

Selain itu, telinga luar dan tengah dibatasi oleh gendang telinga, serta antara telinga tengah dan dalam tertutup oleh koklea.

Cara mengeluarkan semut atau serangga dari telinga anak

infeksi telinga anak

Dilansir dari Healthline, cara pertama yang harus dilakukan saat ingin mengeluarkan serangga dari telinga anak adalah tetap tenang. Coba hilangkan serangga dari saluran telinga terlebih dahulu.

Namun, jangan gunakan cotton bud atau benda panjang lainnya ya, Bun. Ini hanya akan mendorong serangga lebih jauh ke dalam telinga, dan berpotensi merusak telinga tengah atau gendang telinga anak.

Jika serangganya masih hidup, Bunda bisa menuangkan minyak sayur atau baby oil ke dalam saluran telinga. Ini biasanya akan membunuh serangga. Jika Bunda menduga bahwa serangga tersebut telah mati, Bunda bisa mengalirkan air hangat ke telinga anak menggunakan spuit (alat suntik).

Mengalirkan atau membilas air hangat ke telinga anak diharapkan dapat membuat serangga ikut keluar bersama aliran air tersebut.

Namun, jika anak memiliki riwayat masalah telinga, penting untuk segera pergi ke dokter saat adanya serangga di telinga anak. Selain itu, jika Bunda merasa tidak dapat mengeluarkan serangga itu sendiri, Bunda mungkin perlu bantuan dokter.

Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) biasanya akan menggunakan sesuatu yang disebut otoscope untuk mengintip ke dalam telinga anak. Mereka dapat menggunakan pinset atau forsep untuk mengambil serangga dan mengeluarkannya dari telinga.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Dokter juga dapat menggunakan penghisap lembut atau membilas saluran telinga dengan air hangat. Anak-anak mungkin perlu dibius selama proses ini.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

 

Baca juga:

Ini Bahaya Membersihkan Telinga Bayi dengan Cotton Bud

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Temukan semut rangrang di telinga anaknya, ini yang dilakukan Zaskia Adya Mecca
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti