Rambut anak rontok hebat, waspadai 4 gangguan kesehatan ini!

Ini 4 faktor penyebabnya, Parents sudah tahu?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Masalah rambut yang mungkin sering Anda rasakan ternyata bukan milik orang dewasa saja. Kasus rambut anak rontok hebat ternyata juga ‘menyumbang’ 3 persen dari kunjungan ke dokter anak.

Rambut anak rontok hebat ini biasanya disebabkan oleh kondisi tertentu, hingga faktor  kesehatan.

Penyebab rambut anak rontok hebat

Sama seperti rambut orang dewasa, rambut anak-anak memiliki siklus hidup yang dapat diprediksi. Setiap helai rambut anak-anak tumbuh aktif selama dua hingga enam tahun. Setelah itu, rambut akan melewati siklus istirahat yang disebut fase telogen.

Setelah sekitar tiga bulan dalam fase telogen, rambut akan mengalami kerontokan dan rambut yang baru pun mulai tumbuh di tempatnya.

Dalam kasus rambut anak rontok hebat, ada beberapa alasan mengapa kondisi ini terjadi. Berikut beberapa penyebab paling umum kerontokan rambut anak secara tidak normal atau berlebihan:

  1. Tinea capitis

Penyebab paling umum rambut anak rontok hebat adalah infeksi yang dikenal sebagai tinea capitis. Tinea capitis adalah jenis kurap yang menyerang rambut dan menyebabkan lesi bersisik seperti cincin.

Ini adalah infeksi jamur menular, dan umumnya menyebar di antara anak-anak usia sekolah.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Tinea capitis dapat memengaruhi rambut di kulit kepala, alis, dan bulu mata. Area rambut yang rontok sering bersisik, dan terdapat rambut yang tampak putus di permukaan.

Sebagian besar kasus tinea capitis didiagnosis dari penampilan kulit kepala. Sinar ultraviolet dapat digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis gangguan ini.

Tinea capitis diatasi dengan obat antijamur dan sampo khusus selama delapan minggu. Kondisi ini umumnya tidak menular selama perawatan.

  1. Alopecia areata

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Alopecia areata adalah ketika rambut anak-anak tiba-tiba mulai rontok dalam pola bulat atau oval. Kerontokan rambut ini terjadi dalam hitungan beberapa hari, serta pola botaknya halus dan tidak meradang.

Alopecia areata diduga terjadi ketika sistem kekebalan tubuh anak ‘keliru’ menyerang folikel rambutnya sendiri. Kondisi ini relatif jarang, memengaruhi sekitar 1 dari 1.000 anak pada waktu tertentu.

Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosisnya, gangguan ini bisa diketahui setelah pemeriksaan kulit kepala.

Alopecia areata tidak dapat disembuhkan, tetapi dokter kulit dapat menggunakan obat-obatan untuk membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Dalam beberapa kasus, alopecia areata akan berkembang sampai semua rambut di kepala si kecil rontok.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan
  1. Telogen effluvium

Telogen effluvium adalah suatu kondisi di mana siklus hidup rambut terganggu. Biasanya, sekitar 10 hingga 15 persen rambut anak Anda berada dalam fase telogen.

Tetapi dalam telogen effluvium, beberapa atau semua rambut masuk ke fase telogen. Setelah beberapa minggu atau dalam hitungan bulan, kebotakan sebagian atau seluruhnya bisa terjadi.

Telogen effluvium dapat terjadi karena sejumlah alasan, termasuk demam ekstrem, stres akibat anestesi umum, overdosis vitamin A, cedera, efek samping obat, atau stres emosional yang parah.

Diagnosis gangguan ini biasanya akan dilakukan setelah pemeriksaan yang cermat dan riwayat medis. Kondisi ini cenderung hilang dengan sendirinya, dan rambut anak-anak biasanya tumbuh kembali dalam waktu enam bulan hingga satu tahun.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan
  1. Trauma batang rambut

Stres fisik pada rambut yang dikenal sebagai trauma batang rambut, umumnya menyebabkan rambut anak rontok hebat. Trauma batang rambut dapat disebabkan oleh pencabutan rambut yang konsisten (misalnya, kuncir kuda atau kepang yang ketat), trauma gesekan yang berlebihan, atau luka bakar kimiawi pada batang rambut.

Kondisi ini juga dapat terjadi pada anak-anak yang memiliki trikotilomania, suatu kondisi mental yang menyebabkan orang-orang secara obsesif mencabut rambut mereka.

Jika dokter mencurigai trauma batang rambut pada anak Anda, ia akan menentukan apa penyebabnya. Setelah penyebab trauma batang rambut diidentifikasi dan dihentikan, rambut biasanya akan tumbuh normal kembali.

Tetapi dalam beberapa kasus, trauma batang rambut bisa berlangsung cukup lama hingga menyebabkan jaringan parut, dan rambut mungkin tidak tumbuh kembali.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan
Artikel terkait: Rambut anak ini rontok setelah orangtuanya mendaftarkan ke 5 kursus demi masuk TK elit!

Itulah beberapa penyebab kondisi rambut anak rontok hebat. Jika Anda khawatir tentang kerontokan rambut si kecil, konsultasikan masalah ini dengan dokter anak. Semakin dini penyebab kerontokan rambut didiagnosis dan diobati, semakin besar kemungkinan perawatan akan berhasil.

 

Referensi: Everyday Health

Baca juga:

https://id.theasianparent.com/tutorial-gaya-rambut-anak-perempuan

Penulis

Aulia Trisna