Ramadan Anti-Lemas! Rahasia Nutrisi Anak dari Rumah
Ramadan anti-lemas! Ini rahasia nutrisi anak saat puasa Ramadan dari rumah agar tetap kuat dan sehat. Cek di sini, ya!
Parents, penting untuk memastikan agar asupan nutrisi anak saat puasa tercukupi dengan baik.
Soalnya, bulan Ramadan ini menjadi ajang belajar bagi si Kecil yang mulai menjalani puasa, lho. Menurut sebuah studi, puasa bisa memberikan manfaat besar untuk melatih disiplin, kesabaran, hingga mendukung perkembangan fisik, mental, serta spiritual anak.
Meski begitu, tentunya tidak semua anak terbiasa menjalani puasa.
Di tahap awal, tidak sedikit anak yang masih mengantuk saat sahur atau belum terbiasa makan dalam porsi besar saat dini hari.
Nah, kondisi ini membuat asupan nutrisi saat sahur sering kali belum optimal.
Maka itu, di sinilah Parents perlu memastikan supaya kebutuhan nutrisi anak selama puasa tetap terdukung sejak dari rumah, meskipun porsi makannya tidak banyak.
Daftar isi
Apa Saja Nutrisi Anak Saat Puasa yang Perlu Dipenuhi saat Sahur?
Nutrisi anak saat puasa yang perlu dipenuhi saat sahur di antaranya adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Salah satu cara praktis menjaga kesehatan anak saat puasa adalah memastikan si Kecil mendapatkan asupan kalsium, vitamin D, dan protein yang cukup. Kombinasi nutrisi ini penting agar walaupun jam makan terbatas, kebutuhan dasar tubuh anak tetap terpenuhi dan dia jadi tidak mudah lemas atau sakit saat puasa.
Apabila anak sulit mengonsumsi makanan dalam jumlah cukup, Parents bisa melengkapi menu sahur dengan asupan bernutrisi yang praktis dan mudah dikonsumsi seperti susu UHT, ya.
Susu UHT ini bisa jadi pendamping menu utama untuk membantu mendukung kebutuhan nutrisi dan energi anak selama berpuasa.
Dengan perencanaan sederhana, nutrisi anak tetap dapat dipersiapkan mulai dari rumah.
Apa Saja Nutrisi Anak yang Perlu Tercukupi saat Berbuka Puasa?
Selain saat sahur, nutrisi anak ketika berbuka puasa juga perlu diperhatikan, Parents.
Sesuai sunah, buka puasa si Kecil bisa diawali dengan kurma atau buah kaya air seperti semangka dan melon untuk mengembalikan hidrasi serta elektrolit tubuh secara cepat. Namun, air saja tidak cukup. Lengkapi momen berbuka dengan konsumsi susu sapi guna memenuhi kebutuhan protein dan kalsium yang tidak terdapat pada buah-buahan.
Si Kecil mungkin berbuka puasa di tempat lain selain rumah, misalnya berbuka saat les, kegiatan keagamaan, atau bersama teman-temannya. Dalam situasi tersebut, asupan yang praktis dan mudah dibawa menjadi penting agar anak tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Parents bisa menyiapkan minuman bernutrisi yang siap konsumsi untuk melengkapi menu berbuka anak. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi tetap terjaga di mana pun anak berada.
MILKU Sebagai Nutrisi Lengkap Anak Saat Puasa
Salah satu asupan praktis yang bisa melengkapi nutrisi si Kecil selama puasa adalah MILKU.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemenuhan nutrisi anak, MILKU hadir sebagai pilihan susu UHT berkualitas yang dapat menjadi asupan pendamping praktis saat sahur maupun berbuka.
Terbuat dari susu sapi Belgia berkualitas, MILKU mengandung vitamin D, tinggi kalsium, dan protein untuk mendukung pertumbuhan anak agar tetap kuat dan aktif selama Ramadan.
Berikut ini keunggulan MILKU lengkapnya, Parents!
- Terbuat dari susu sapi Belgia berkualitas
- Mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium secara optimal
- Tinggi kalsium untuk mendukung kekuatan tulang dan gigi
- Mengandung protein untuk membantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh
- Dikemas dalam botol PET praktis 200 ml, mudah dibawa ke mana saja
- Dapat dinikmati dalam kondisi dingin atau suhu ruang.

Terlebih lagi, MILKU varian Marie Biskuit hadir dengan rasa creamy dan lezat. Cocok untuk melengkapi menu sahur dan berbuka!
Perpaduan susu dan rasa Marie Biskuit membantu memberikan rasa kenyang ketika dikonsumsi bersama menu utama sahur atau berbuka.
Selain varian Marie Biskuit, tersedia pula varian original, stroberi creamy, dan cokelat premium sebagai alternatif pilihan bagi anak.
Dengan pilihan rasa yang beragam, Parents dapat memastikan anak memperoleh asupan yang lezat dan bernutrisi sebagai bagian dari pola makan hariannya selama Ramadan.

Ramadan menjadi momentum bagi orang tua untuk semakin memperhatikan asupan nutrisi anak, terutama saat mereka mulai belajar berpuasa.
Menjaga nutrisi anak selama Ramadan dapat dimulai dari rumah, melalui pilihan makanan dan minuman yang tepat setiap hari.
Parents dapat melengkapi rutinitas sahur dan berbuka dengan susu bernutrisi seperti MILKU sebagai bagian dari dukungan energi dan kebutuhan harian anak.
Beragam inspirasi dan keseruan Ramadan bersama MILKU dapat diikuti melalui akun Instagram dan Tiktok resmi @susumilku serta website resmi di www.milkuindonesia.com.
Mulai Dari 1 Botol Kebaikan MILKU, Ramadan Jadi Milikku!
***
Muslim.Sg. (2026, February 27). The impact of Ramadan on the self and family. Muslim.Sg. https://muslim.sg/articles/the-impact-of-ramadan-on-the-self-and-family
Rizzoli, R. (2022). Dairy products and bone health. Aging Clinical and Experimental Research, 34(1), 9–24. https://doi.org/10.1007/s40520-021-01970-4
Dulzaides, N. (2024, June 19). Tips to stay hydrated beyond water. Nicklaus Children’s Hospital. https://www.nicklauschildrens.org/patient-and-family-resources/parents-connect-blog/2024-blog-posts/tips-to-stay-hydrated-beyond-water