TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

Bacaan 4 menit
8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

Rangkaian prosesi ini dilakukan demi kelancaran pernikahan.

Indonesia merupakan negara yang kaya suku dan adat istiadat. Tak heran, setiap suku memiliki prosesi pernikahan unik yang sesuai adat masing-masing. Salah satunya, prosesi pernikahan adat Lampung.

Upacara pernikahan adat Lampung merupakan upacara dianggap sangat sakral dan diselenggarakan secara meriah. Prosesi pernikahan adat ini pun masih dipegang teguh oleh masyarakatnya.

Apa saja tahap-tahap pernikahan adat Lampung? Simak infonya di sini yuk!

8 Tahap Prosesi Pernikahan Adat Lampung

Dilansira dari thebridedept.com (09/02/16), berikut adalah prosesi pernikahan adat Lampung

1. Nindai/Nyubuk

Tahap Prosesi Pernikahan Adat Lampung

selasar.com

Prosesi pernikahan adat Lampung dimulai dengan tradisi nindai/nyubuk. Prosesi ini dijadikan sebagai ajang penilaian bagi orang tua calon mempelai pria terhadap calon mempelai wanita yang dipilih putranya.  Salah satu upacara adat yang dilakukan, yaitu cangget pilangan.  

Di mana calon mempelai wanita dan pria hadir dengan mengenakan pakaian adat. Di sinilah utusan keluarga calon mempelai laki-laki nyubuk atau nindai calon mempelai wanita di balai adat.

Artikel terkait: Miliki Budaya Berwarna, Ini Nilai Estetika Pakaian Adat Lampung!

2. Nunang (Melamar)

Tahap Prosesi Pernikahan Adat Lampung

instagram.com/nikitawillyofficial94

Seusai acara Nindai, ada prosesi nunang/ngelamar. Untuk prosesi ini, biasanya keluarga dari kedua belah pihak terlebih dahulu menentukan harinya. Jika hari tersebut sudah ditentukan, maka calon mempelai laki-laki akan datang untuk melamar dengan membawa barang-barang.

Sebut saja makanan, kue-kue, dodol, alat merokok, dan alat-alat nyireh ugay cambia (sirih pinang) dengan jumlah yang disesuaikan tahta atau kedudukan dari calon mempelai tersebut. Setelah itu, pihak laki-laki akan menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya, yaitu untuk meminang calon mempelai perempaun.

3. Nyirok (Ngikat)

Tahap Prosesi Pernikahan Adat Lampung

indonesiakaya.com

Prosesi nyirok sebenarnya bisa digabungkan dengan melamar. Ini merupakan peluang bagi calon mempelai laki-laki untuk memberi tanda pengikat dan hadiah kepada calon mempelai wanita, berupa mas berlian, kain jung sarat, dan sebagainya.

Untuk tata cara prosesi ini, yaitu di mana orang tua calon mempelai laki-laki mengikat pinggang calon mempelai perempuan dengan benang lutan (benang dari kapas warna putih, merah, hitam, atau tridatu) sepanjang 1 meter. Benda-benda ini bermakna harapan agar kedua jodoh dijauhi dari halangan dan rintangan.

Artikel terkait: 5 Potret Acara 4 Bulanan Nikita Willy, Sakral Mengusung Adat Lampung

4. Berunding (Menjeu)

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

indonesiakaya.com

Setelah melakukan lamaran, prosesi selanjutnya adalah berunding yang dilakukan di rumah calon mempelai perempuan. Sesuai namanya, tujuan dari prosesi ini, yaitu untuk membicarakan uang jujur, mas kawin, adat apa yang akan digunakan, serta menentukan tempat acara akad nikah.

Namun, untuk prosesi ini calon mempelai pria tidak diperkenankan untuk hadir dan hanya diwakilkan oleh utusan dari keluarga yang sudah dipercayainya.

5. Sesimburan (Dimandikan)

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

Setelah urusan mas kawin, adat, dan tempat akad nikah selesai dibicarakan. Dilanjutkan dengan prosesi sesimburan atau dimandikan. Dalam prosesi ini, calon mempelai perempuan diarak dengan payung gober dan diiringi tetabuhan (gender, gurih, dll).

Kemudian, calon mempelai perempuan bersama para gadis dan ibu mandi bersama dan saling simbur. Biasanya prosesi sesimburan ini dilaksanakan di kali atau sumur. Selain untuk menyucikan diri, prosesi Sesimburan ini juga bertujuan untuk menolak bala sebelum akad nikah berlangsung. 

Artikel terkait: Sekura, Tradisi Idul Fitri Asal Lampung yang Pererat Persaudaraan

6. Betanges (Mandi Uap)

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

instagram.com/nikitawillyofficial94

Betanges atau mandi uap ini dilaksanakan oleh calon mempelai perempuan. Tujuannya agar di hari pernikahan calon mempelai wanita tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat. Mandi uap ini menggunakan rempah-rempah wangi yang direbus sampai mendidih dan diletakkan di bawah kursi.

Calon mempelai wanita duduk di atas kursi tersebut dan dilingkari tikar pandan (dikurung). Kemudian, bagian atas tikar ditutup dengan tampah atau kain, sehingga uap menyebar ke seluruh tubuh sehingga mengeluarkan aroma harum. Betanges biasanya memakan waktu kira-kira 15-25 menit.

7. Berparas (Mencukur)

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

Setelah betanges, prosesi dilanjutkan dengan berparas untuk mempercantik diri mempelai perempuan. Prosesi ini bertujuan untuk menghilangkan bulu-bulu halus dan membentuk alis agar tampak menarik dan mudah dibentuk. Setelah itu, pada malam harinya dilanjutkan dengan memasang pacar di kuku calon mempelai perempuan.

8. Upacara Akad Nikah atau Ijab Kabul

8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti

KALAMDALA via bridestory.com

Seharusnya pernikahan dilaksanakan di rumah calon mempelai laki-laki. Namun, seiiring perkembangan zaman dan kesepakatan, maka akad nikah sudah sering diadakan di rumah calon mempelai perempuan. Apa saja yang dilakukan? Simak penjelasannya.

Rombongan calon mempelai pria:

– Barisan paling depan adalah perwatin adat dan pembarep (juru bicara).

– Rombongan calon mempelai pria diterima oleh rombongan calon mempelai wanita di barisan paling depan, yaitu seorang pembarep dari pihak calon mempelai wanita.

– Rombongan calon mempelai pria dan calon mempelai wanita dihalangi dengan Appeng (kain sabage/cindai) sehingga kedua rombongan tersebut tidak bisa saling lihat.

– Setelah tercapai kesepakatan, maka juru bicara pihak calon mempelai pria menebas atau memotong Appeng tersebut dengan alat terapang.

Pada saat upacara akad nikah, rombongan calon mempelai pria datang dengan membawa seserahan berupa:

–  Dodol,

–  Urai cambai (sirih pinang),

–  Juadah balak (lapis legit),

–  Kue kering, dan

– Uang adat.

Setelah itu, calon mempelai laki-laki dibawa ke tempat pelaksanaan akad nikah dan didudukan di kasur usut. Selesai akad nikah, kedua mempelai melakukan sungkem (sujud netang sabuk) kepada orang tua dan dilanjutkan sembah sujud kepada para petua yang hadir.

Itulah prosesi pernikahan adat Lampung yang sarat makna budaya. Menarik ya!

Baca juga:

5 Ciri Khas Riasan Pengantin Adat Sunda, Sarat Makna Mendalam

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Azahra Syifa

Diedit oleh:

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • 8 Prosesi Pernikahan Adat Lampung, Sakral dan Kaya Arti
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti