Suami Sulit Ereksi? Tak Perlu Ngambek, Lakukan 5 Cara Ini Untuk Membantunya

Sudah membayangkan sesi bercinta yang panas dan menggairahkan, eh ternyata 'senjata'-nya suami belum siap tempur.

Ini bisa terjadi pada suami yang paling bergairah sekalipun: pria sulit ereksi. Sayangnya, banyak wanita cenderung menyalahkan diri sendiri karena tidak cukup seksi sehingga pasangannya tidak bergairah.

Kenyataannya, pria sulit ereksi tak ada kaitannya dengan bagaimana penampilan Anda, Bun! Jika suami Anda tak bisa ereksi, hal itu bisa disebabkan karena berbagai alasan, mulai dari disfungsi ereksi, stres berat, hingga pengobatan.

Ingatlah bahwa ketika suami Anda tidak bisa ereksi, ia merasa lebih buruk dari Anda. Jadi, tak perlu merasa bersalah pada diri sendiri, justru Anda harus membantunya untuk bangkit lagi.

Artikel terkait: Pelajari 7 tahap gairah suami yang wajib diketahui istri

Jika Pria Sulit Ereksi…

Parents, bila laki-laki sulit ereksi, cobalah untuk tetap memerhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Jangan panik

Hal pertama yang dilakukan saat suami mengalami kesulitan ereksi ialah jangan sampai panik. Bila suami gagal ereksi, panik di tengah-tengah sesi bercinta bukanlah solusinya. Jadi, cobalah untuk tetap tenang.

Kemudian, cek suasana hati suami Bunda lalu bersikaplah sesuai dengan moodnya tersebut. Jika ia masih mood untuk bercinta, teruslah untuk menggoda suami.

Namun, jika ia tampaknya tak lagi tertarik, perlahan-lahan Bunda bisa menyudahi permainan tetapi tetap berada di sisinya. Biarkan mengalir dengan sendirinya tanpa perlu cemas dengan situasi yang ada.

2. Hindari menyalahkan diri sendiri

Selanjutnya adalah berhenti untuk menyalahkan diri sendiri. Karena terkadang, perempuan pun bisa sensitif dan menganggap dirinya sebagai alasan suami untuk sulit ereksi.

Gagal mempertahankan ereksi bisa terjadi karena berbagai alasan. Mungkin saja suami kelelahan, stres, atau sedang merasa tak ingin bercinta. Jangan menyalahkan diri sendiri, Bun!

Apa yang suami rasakan mungkin bukan Anda penyebabnya. Gagal ereksi bukan disebabkan oleh Anda yang kurang menarik atau kurang menggairahkan.

Hindari menyalahkan diri sendiri karena merasa tak bisa membalikkan keadaan. Justru, menyalahkan diri sendiri bisa menimbulkan stres lain atau bahkan memperburuk keadaan.

3. Biarkan suami rileks

Hal penting yang sebaiknya dilakukan ialah buatlah pria merasa nyaman dan jangan terlalu menekannya.

Lalu, hal lain yang bisa dilakukan ialah coba untuk membuat suami merasa tenang dan nyaman. Saat bercinta, mungkin suami sedang memikirkan banyak hal.

“Apakah aku melakukannya dengan benar? Apakah istriku menyukainya? Apakah aku berhasil membuat istriku senang?” itulah pemikiran yang kadang terlintas dalam benak suami. Terkadang pemikiran yang berlebihan inilah yang membuat suami jadi sulit ereksi.

Untuk lebih bisa mengimbangi dan menghindari agar suami banyak berpikir negatif, cobalah untuk lebih ekspresif dan tidak canggung dalam memuji suami. Lain kali saat berhubungan intim, ungkapkan kenikmatan yang Bunda rasakan sehingga suami tahu bahwa ia melakukannya dengan benar.

4. Hindari konfrontasi

Mengalami kondisi ini bisa terasa berat bagi sebagian pria. Sehingga, sebaiknya bila sedang tidak mood, hindari melakukan percakapan yang menjurus pada hal ini.

Pastikan bahwa Anda tidak membahas hal ini di meja makan. Selain itu, berkonfrontasi dengan pasangan pada saat momen intim Anda, atau bahkan di kemudian hari adalah kesalahan besar.

Jika memikirkan baik-baik masalah ini, Anda akan menyadari bahwa sebenarnya tak perlu ada yang diributkan. Justru dengan tindakan kecil penuh kasih yang Anda lakukan pada suami akan membantu perasaannya menjadi lebih baik.

Tunjukkan bahwa Anda tidak apa-apa dengan kejadian suami gagal ereksi. Jangan lupa katakan bahwa Anda akan tetap di sampingnya tak peduli apapun yang terjadi.

Artikel Terkait : 9 Tips mencegah dan mengatasi impotensi secara alami, para Ayah wajib baca nih!

5. Beri ia ruang

Saat kondisi ini terjadi, sebaiknya tetap berikan ia ruang privasi untuk dirinya sendiri.

Yang terpenting, beri ia ruang selama yang ia butuhkan. Jangan mengganggu privasinya.

Hindari mengomeli suami. Biarkan ia berusaha bangkit lagi.

Tapi, Anda harus terus ada untuknya kapanpun ia membutuhkan dukungan Anda agar ia bisa merasa lebih baik lagi.

Gagal ereksi bukan berarti akhir dari hubungan intim Anda. Suami pasti bisa bangkit lagi jika Anda terus memberinya dukungan dan cinta.

****

*Artikel disadur dari theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Waspadai 5 penyebab impotensi berikut, no. 5 sering diabaikan