7 Pertanyaan WAJIB diajukan saat ke dokter kandungan, Bumil harus tahu!

lead image

Jangan lupa dicatat, ya, Parents.

Yaaaay, selamat Bunda hamil! Sudahkah Parents menyiapkan beberapa pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan yang perlu diajukan saat pertama kali berkonsultasi?

Kabar kehamilan tentu saja sangat membahagiakan. Tak hanya untuk Bunda dan pasangan, namun juga lingkungan sekitar. 

Namun tak bisa dipungkiri, memasuki masa kehamilan pertama tentu sangat mendebarkan. Bunda dan pasangan tentu saja memiliki segudang pertanyaan, khususnya untuk memastikan janin yangh ada di dalam kandungan berkembang dengan baik. 

Selain itu, Bunda dan pasangan tentu saja mulai membayangkan, bagimana wajah si kecil nanti? Apakah mirip dengan Bunda atau ayah? Siapa namanya? Dan Anda dan pasagan, bisa saja tiba-tiba merindukan untuk segera mendengar senyum dan tawa renyah si kecil di rumah. 

Tak hanya itu, Parents tentu sudah mulai mencari tahu, dokter kandungan dan Rumah Sakit  mana yang akan dipilih? Dokter dan Rumah Sakit yang tepoat dan bisa membantu Parents. Kemudian, Parents pun mulai menulis sejumlah pertanyaan yang akan diajukan. 

Sebentar.... bersabarlah!

Kemudian tarik napas dalam-dalam, dan ambil pensil agar Parents bisa menuliskan beberapa pertanyaannya. Dengan begitu Parents bisa membawanya saat menemui dokter kandungan ketika melakukan kunjungan pranatal pertama.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #1: Siapa tenaga medis yang akan membantu saya?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan 1024x576.jpg 7 Pertanyaan WAJIB diajukan saat ke dokter kandungan, Bumil harus tahu!

Pada kunjungan pertama, ada baiknya Parents juga mencari tahu apakah dokter dan bidan yang ditemui benar-benar cocok?

Parents bisa mengetahuinya dari cara mereka berkomunikasi, pun mengetahui filosofi mereka, termasuk bagaimana pelayanan yang mereka berikan. Ini adalah beberapa detail penting yang perlu Parents ketahui untuk membantu memutuskan apakah dokter atau rumah sakit tersebut cocok untuk membantu proses persalinan nantinya.

Pada awal-awal kehamilan, adalah wajar jika Parents lebih dulu 'hunting' rumah sakit dan dokter yang sesuai dengan pilihan hati.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #2: Berapa berat yang harus saya dapatkan?

Sebenarnya ini bergantung pada berat badan pra-kehamilan Bunda. Tenaga medis tentu saja akan lebih dulu menghitung BMI Anda untuk  memandu diskusi tentang berat badan yang sehat selama kehamilan.

Aturan umumnya, perempuan dengan berat badan yang sehat harus mendapatkan antara 11 - 13 kg. Perempuan yang kekurangan berat badan harus mendapatkan hampir 18 kg dan wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas harus mendapatkan 5 - 9 kg selama kehamilan mereka.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #3: Bisakah saya terus berolahraga selama hamil?

Jika Bunda rutin melakukan olehraga, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melanjutkan. Jika Bunda belum rutin melakukannya, dokter tentu akan mendorong Anda untuk memulainya.

Ya, olahraga tentu saja bisa membantu mempertahankan kenaikan berat badan yang tepat selama kehamilan,. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat menurunkan risiko untuk mengalami diabetes gestasional, preeklamsia, dan kelahiran sesar. Toh, sebenarnya ada beberapa olahraga yang memang disarankan untuk para ibu hamil, salah satunya adalah berenang.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #4: Apa yang saya perlu lakukan terkait dengan riwayat kesehatan saya selama ini?

Salah satu hal terpenting adalah menceritakan riwayat kesehatan Anda pada dokter. Kehamilan tentu saja berkaitan erat dengan kondisi kondisi kesehatan, namun faktor lain yang perlu diingat tentu saja terkait dengan stres yang bisa memengaruhi kondisi tubuh bahkan bisa memperburuk kesehatan.

Beberapa kondisi umum yang memengaruhi kehamilan termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, kejang, hipo- dan hipertiroidisme, dan depresi. Oleh karena itu, pastikan jika dokter mengetahuinya karena diperlukan penyesuaian medis khusus.

Jangan lupa, beri tahu dokter tentang operasi apa pun yang Anda alami atau masalah dengan antibiotik atau anestesi.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #5: Apakah semua obat dan vitamin yang saya konsumsi sudah aman untuk kehamilan?

Bawalah daftar semua obat atau suplemen yang saat ini Bunda konsumsi, kemudian tanyakan pada dokter kandungan apakah masih perlu diteruskan atau tidak. Mengonsumsi obat saat hamil tentu saja perlu lebih hati-hati karena penggunaan obat yang salah bisa birisiko sebabkan bayi cacat lahir atau bisa menyakiti kehamilan.

Vitamin prenatal memang sebaiknya diminum sebelum pembuahan terjadi, tetapi tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai. Tanyakan kepada dokter apakah ada vitamin yang direkomendasikan.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #6: Jenis skrining genetik apa yang perlu saya dapatkan?

Ada banyak pilihan berbeda untuk pemeriksaan genetik yang dapat ditawarkan dokter. Pilihan ini biasanya akan berdasarkan pada seberapa besar faktor risiko yang dimiliki, dan tentunya riwayat kesehatan Bunda.

Pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan #7: Siapa yang harus saya hubungi jika saya memiliki pertanyaan atau kekhawatiran?

Kebanyakan dokter kandungan bersedia untuk memberikan nomor ponselnya sehingga bisa Bunda hubungi. Tak hanya itu, rumah sakit pun akan memiliki nomor telepon di mana perawat atau penyedia kesehatan dapat dijangkau selama 24 jam sehari.

Artinya jika memang ada pertanyaan atau masalah, atau jika Anda merasa akan segera melahirkan maka bisa mendapatkan penanganan segera.  Ini penting, karena bayi tidak bisa melihat jam kerja, jadi pastikan Anda memiliki nomor darurat setelah jam kerja sebelum  pergi.

Jika ada  pertanyaan saat konsultasi dokter kandungan yang lupa ditanyakan, jangan khawatir. Toh, sebenarnya Parents masih punya waktu untuk mengajukan pertanyaan pada pertemuan berikutnya.


 

Referensi: Motherly

Baca juga:

id.theasianparent.com/fakta-penting-kehamilan/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.