TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Perjalanan Melahirkan yang Tak Terlupakan Bagi Seorang Ibu

Bacaan 3 menit
Perjalanan Melahirkan yang Tak Terlupakan Bagi Seorang Ibu

Pandangan dan informasi yang diceritakan di dalam artikel ini merupakan pendapat penulis dan belum tentu didukung oleh Tickled Media atau afiliasinya. Tickled Media dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas konten di dalam artikel atau tidak bisa diminta pertanggungjawaban untuk kerusakan langsung atau tidak langsung yang mungkin diakibatkan oleh konten ini.

Seperti ibu lainnya, perjalanan melahirkan adalah momen tak terlupakan yang akan selalu terkenang. Kali ini pun, saya ingin mengenang proses persalinan saya. 

Usia kehamilan saya saat itu sudah memasuki 38 minggu saat awal bulan Desember. Menurut Bidan dan Dokter persalinan,  saya diperkirakan akhir atau awal tahun, tetapi saya tetap berjaga-jaga karena bisa saja persalinan saya maju lebih awal. Saya dan Suami beberapa hari sebelum persalinan mengurus jaminan kesehatan, awalnya ada kendala yang membuat ku sampai menangis dan putus asa, tetapi suami tetap setia mendukung dan kita sama-sama berusaha 2 hari itu dan akhirnya kita bersyukur ada jalan dan dipermudah segala urusannya.

Keesoknya, saat sore hari menjelang maghrib kita sedang bersantai di ruang tamu sambil mengobrol dan menikmati makanan ringan, tiba-tiba keluarlah cairan dari vagina dan saya pun langsung bergegas ke kamar mandi. Saya kira mungkin buang air kecil, tetapi cairan ini tak bisa ditahan dan semakin lama keluar secara terus-menerus. Walaupun konsistensi sedikit-sedikit, menurut ibu saya wajar karena sudah hamil tua, tetapi saya tetap ingin pergi ke Bidan bersama suami untuk memastikan hal itu, aku yakin cairan yang keluar ini adalah cairan ketuban.

Dan tidak perlu menunggu lama kita langsung pergi ke Bidan. Sesampainya di sana langsung diperiksa oleh Asisten Bidan, Asbid tersebut belum yakin dan meminta untuk kami pulang kembali, kebetulan suami sedang mengurus berkas-berkas.  Saya pun menunggu dan tiba-tiba keluarlah cairan dari vagina seperti air keran yang dinyalakan, langsunglah saya memberitahu kepada Asbid kalau ini pasti cairan ketuban. Tak lama, bidan pengurus pun datang dan langsung melakukan pemeriksaan fisik serta PD (periksa dalam).

Kondisi yang Tak Terduga 

Perjalanan Melahirkan yang Tak Terlupakan Bagi Seorang Ibu

Tak lama, Bidan memberikan informasi kepada saya dan suami bahwa bayi letak sungsang, tidak ada pembukaan dan ketuban saya sudah pecah. Kondisi ini membuat harus dilahirkan hari ini juga secara SC. Bidan pun langsung bergegas membuat surat rujukan. Karena lokasi rumah sakit dekat, kami naik motor kesana dan langsung masuk ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat). Di sana, saya di anamnesa dan diperiksa juga test lab plus antigen karena pada saat itu masa pandemi dan kami menunggu +/- 30 menit sampai hasilnya keluar. Suami dan kakak ipar mengurus semuanya dan saya menunggu di ruang observasi. 

Hasil pun akhirnya keluar dan saya langsung siap-siap untuk dibawa menuju ke Ruangan Operasi untuk melakukan Sectio Caesarea (SC). Alhamdulillah, semua dipermudah prosesnya dan saya lebih dulu masuk ke Ruangan tanpa harus menunggu lama.

Saat dibius pun rasanya luar biasa, tak hentinya saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk diberikan keselamatan dalam proses persalinan ini. Tak lama, terdengarlah suara tangisan bayi yang membuat saya menangis bahagia. Tidak disangka, anak yang sudah saya kandung selama 9 bulan akhirnya lahir ke dunia dengan selamat, sehat, lengkap tak kurang apapun dengan berat badan 3000 kg dan panjang badan 49 cm.

Setelah operasi selesai, saya menunggu di ruang observasi dan merasakan dingin yang menggigil sampai rasanya sudah pasrah kalaupun terjadi hal yang tak diinginkan, karena 2 jam setelah persalinan, masa-masa yang paling rawan untuk ibu postpartum. Alhamdulillah, saya melawati semua ini lalu siap-siaplah dibawa ke Ruangan bersama bayi yang diletakkan ditangan sebelah kanan saya . Bayi tersebut melihat ke arah saya, tak kuasa air mata ini mengalir haru. Sungguh nikmat yang sangat luar biasa tak kuasa kuucap syukur kepada Yang Maha Kuasa.

Perjalanan Melahirkan yang Tak Terlupakan Bagi Seorang Ibu

Akhirnya, saya bisa merasakan perjuangan seorang ibu. Walaupun terlahir dengan sectio caesarea (SC), semua prosesnya sama-sama merasakan sakit yang amat sangat luar biasa, tetapi saya bersyukur dan bangga telah melahirkan seorang anak yang selama ini ada di kandungan selama 9 bulan lamanya.

***

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dewi siti fatimah

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Kehamilan
  • /
  • Perjalanan Melahirkan yang Tak Terlupakan Bagi Seorang Ibu
Bagikan:
  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti