Bunda, Yuk Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi dengan Tepat

Ketahui apa saja penyebab kulit kering pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Ketika si Kecil mengalami masalah kulit kering, ia akan jadi tak nyaman dan berisiko lebih rewel. Yuk, ketahui apa saja penyebab kulit kering pada bayi dan bagaimana Bunda bisa mengatasinya.

Bayi Rentan Mengalami Kulit Kering, Apa Penyebabnya?

Kulit manusia memiliki peran yang sangat penting, beberapa di antaranya adalah melindungi organ internal kita dari lingkungan, mencegah infeksi dari luar, serta mencegah tubuh kehilangan air berlebih. Bagi si Kecil, peran kulit yang penting ini perlu dijaga dengan perawatan khusus karena komposisi kulitnya berbeda dengan orang dewasa sehingga lebih rentan terhadap kekeringan. 

Saat ini, kondisi kulit kering pada bayi menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk para orang tua. Kondisi kulit kering pada bayi tentu membuat si Kecil tak nyaman. Jika dibiarkan, kulit kering ini bisa menimbulkan rasa gatal yang membuat si Kecil makin rewel. Agar Bunda bisa menjaga dan melindungi kulit si Kecil tetap halus dan lembut, yuk ketahui apa saja yang jadi penyebab kulit kering pada bayi dan cara mengatasinya.

1. Menggunakan Sabun Mandi yang Tidak Sesuai

Kulit bayi tidak sama seperti orang dewasa. Selain lebih tipis, kulit bayi memiliki kemampuan menahan air lebih rendah, lebih rentan terhadap infeksi, serta pH yang berbeda dari orang dewasa. Karena hal inilah, si Kecil tidak bisa menggunakan sembarang sabun untuk mandi. Apalagi menggunakan sabun orang dewasa. 

Untuk si Kecil yang kulitnya masih sensitif, pastikan Bunda menggunakan sabun mandi yang memang dibuat khusus untuk bayi dan tidak mengandung pH tinggi yang dapat mengiritasi kulit si Kecil.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

2. Memandikan Bayi Terlalu Sering dan Lama

Durasi mandi yang terlalu lama, terlalu sering mandi, dan mandi menggunakan air yang terlalu panas bisa mengikis kelembaban yang ada di kulit bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi sebaiknya mandi hanya sekali sehari dan tidak lebih dari 5 menit saja.

Selain itu, suhu air yang digunakan untuk mandi si Kecil sebaiknya hangat. Jangan terlalu dingin atau malah terlalu panas. Setelah selesai mandi, untuk mengeringkan kulit si Kecil, tepuk-tepuk lembut kulitnya dengan handuk yang lembut. Hindari menggosok kulit bayi dengan handuk untuk mengeringkannya. 

3. Terlalu Lama Berada di Lingkungan dengan Udara Dingin dan Kering

Secara umum, kulit yang lebih sering terpapar udara kering dan dingin akan rentan mengalami kekeringan. Apalagi si Kecil yang kulitnya masih belum berkembang dengan baik sehingga sulit beradaptasi jika terkena udara yang terlalu kering dan dingin.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Aturlah suhu dan kelembapan di ruangan bayi menjadi tidak terlalu dingin agar kulitnya tidak mudah kering . Jika lingkungan sekitar si Kecil memang dingin, untuk melindungi kulitnya dari kekeringan, Bunda bisa memakaikan pakaian yang cukup hangat seperti sarung tangan, sarung kaki, atau bahkan jaket.  

4. Penggunaan Pakaian yang Tidak Tepat 

Bahan pakaian bayi yang kasar dan bergesekan dengan kulit berisiko menyebabkan kulit si Kecil jadi iritasi dan kering. Bahan seperti wol misalnya, yang mungkin terasa kasar bagi kulit bayi, dapat membuat si Kecil merasa tak nyaman dan kepanasan. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Untuk si Kecil, pilihlah bahan pakaian yang memang lembut, tidak ketat, dan menyerap keringat seperti katun. Pilih juga bahan pakaian yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga kulit si Kecil terjaga tetap kering dan tidak lembap.

5. Produk yang Membuat Kulit Kering 

Beberapa bayi memiliki kulit yang sensitif terhadap bahan-bahan kimia tertentu. Jika terpapar bahan-bahan kimia ini, kulitnya akan mudah iritasi dan kekeringan. Jadi, Bunda perlu memperhatikan produk-produk yang dipakai si Kecil baik langsung atau tidak langsung.

Produk yang mungkin menyebabkan kulit si Kecil misalnya deterjen pakaian untuk mencuci bajunya hingga cologne bayi yang dipakainya. Pastikan produk-produk ini memang kandungannya dibuat khusus untuk bayi dan ramah untuk kulit si Kecil yang masih sensitif.

Bunda juga bisa membantu cegah si Kecil mengalami kulit kering dengan menggunakan Lactacyd Baby Extra Milky saat ia mandi. Lactacyd Baby Extra Milky mengandung 100% ekstrak susu alami serta 2x kandungan Lactoserum untuk membersihkan kulit si Kecil dengan lembut. Kandungan 4X moisturizer-nya bantu meningkatkan kelembaban alami kulit si Kecil. Lactacyd Baby Extra Milky aman digunakan setiap hari dan bisa digunakan di seluruh tubuh (dari kepala hingga kaki) bahkan sejak bayi baru lahir.

Berdasarkan hasil survei Home Tester Indonesia kepada 273 anggotanya di bulan September 2022, 100% Home Tester PUAS dengan Lactacyd Baby Extra Milky. 100% Home Tester juga setuju kandungan ekstrak susu pada Lactacyd Baby Extra Milky dapat melembutkan dan melembabkan kulit bayi. Dengan Lactacyd Baby Extra Milky, Bunda telah membantu jaga dan lindungi kulit si Kecil agar tetap halus dan lembut.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Perawatan yang tepat dengan menghindari hal-hal yang sudah dibahas tadi merupakan cara-cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi dan mencegah kulit kering pada bayi. Yuk, jaga kulit si Kecil dengan perawatan yang tepat agar kulitnya tetap halus, lembut, dan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. 

 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan