TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Pengalaman Hamil Anak Pertama

Bacaan 2 menit
Pengalaman Hamil Anak Pertama

Lima hari setelah pernikahan, aku menstruasi. Mamaku bilang, kayanya kamu bakalan cepet hamil deh. Pada saat itu, aku hanya tersenyum, meng-amini jika memang sudah rizki kami.

Dan benar saja, di bulan ketiga pernikahan aku baru sadar kalau aku belum menstruasi lagi. Saat melakukan test kehamilan, dua garis merah terlihat jelas di alat tes. Ternyata aku hamil!

Suamiku terkejut sekaligus bahagia. Mama papaku, orang tua suamiku juga bahagia mendengarnya. Aku sempat terkejut, mengapa secepat ini. Kuhempaskan pikiran itu, segera kubersyukur atas karunia ini.

Tapi ternyata hamil itu tidak mudah. Empat bulan awal adalah saat yang terburuk! Aku tidak bisa makan seenak biasanya. Rasanya selalu tidak enak, membuat mual. Seringkali aku makan, tapi tak lama kumuntahkan lagi. Rasanya, badanku selalu dalam keadaan tidak fit, seperti masuk angin tapi berkepanjangan. Bahkan mencium bau nasi masak saja aku mual. Minum susu kehamilan pun aku tak bisa karena rasanya sungguh aneh. Rindu rasanya menikmati makanan apapun tanpa harus lemas setelahnya karena muntah. Bahkan timbanganku turun 2 kg karena kondisi ini. Dokter kandunganku tidak melarangku memakan apapun karena timbanganku yang turun ini.

Waktu itu bulan Ramadhan, aku dan suami berniat ber-lebaran di rumah orang tuaku. Kami berangkat menggunakan kereta api jarak jauh. Suamiku sempat menawarkan naik taxi online dari rumah menuju Stasiun Gambir (kami tinggal di Jabodetabek), tapi dengan membayangkan aku harus ada di dalam mobil saja aku sudah mual. Aku lebih memilih naik KRL. Tetap saja, aku mual karena penumpang KRL cukup penuh. Tapi, aku merasa diistimewakan. Saat masuk ke salah satu rangkaian kereta, kursi penumpang sudah penuh. Langsung suamiku setengah teriak, “Tolong kursinya ya, istri saya lagi hamil.” Gesit salah satu penumpang langsung berdiri dan menawarkan kursinya untukku.

Setelah masuk minggu ke-26 kehamilan, keadaanku mulai membaik. Mual dan muntah sudah jarang kualami. Aku sudah tidak picky lagi dalam memilih makanan. Aku sudah bisa menikmati makanan. Hal-hal yang kukeluhkan saat awal kehamilan sudah tidak kurasakan lagi. Bahkan aku jadi ingin makan macam-macam, seperti bakmi, dimsum, batagor, dan banyak lagi. Hingga lahiran, berat badanku naik kurang lebih 10 kilogram. Sungguh nikmat proses kehamilan pertamaku ini!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

raya syavitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Kisah Nyata Kehamilan
  • /
  • Pengalaman Hamil Anak Pertama
Bagikan:
  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

    Perjalanan Hamil yang Tidak Sesuai Ekspektasi

  • Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

    Pengalaman melahirkan mengajar kan semua apa adany

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti