4 Anak cukup 1 lemari, Zaskia Mecca ajarkan untuk tidak boros pakaian

4 Anak cukup 1 lemari, Zaskia Mecca ajarkan untuk tidak boros pakaian

Zaskia Mecca menjawab komentar warganet soal pakaian anaknya yang selalu sama.

Belum lama ini, artis Zaskia Adya Mecca mendapat kritik dari warganet di Instagram. Sebab, pakaian anak Zaskia Mecca terlihat selalu sama dan itu-itu saja.

Pandangan jika artis identik memiliki banyak koleksi baju yang bermerek mungkin akan melekat di benak. Termasuk koleksi pakaian anak-anak mereka.

Nyatanya, kondisi ini tentu saja tidak bisa disamaratakan. Zaskia Adya Mecca, misalnya. Ia justru mengaku kalau baik dirinya dan anak-anak tidak memiliki banyak baju.Bahkan lemari keempat anaknya hanya satu.

Pakaian anak Zaskia Mecca yang dikomentari warganet

Pakaian anak Zaskia Mecca

Mulanya, Zaskia Mecca mengunggah foto kenangan anak-anaknya waktu bermain di pantai. Disaat bersamaan, Zaskia juga mengunggah kegiatan sehari-hari anaknya melalui Instagram Story.

Siapa sangka, ada pengikutnya yang memerhatikan pakaian Kala, anak ketiga Zaskia yang mengenakan baju yang sama. Lantas dia langsung bertanya apakah Zaskia dan anak-anak baru saja pergi ke pantai di saat social distancing seperti ini. Bahkan warganet lain juga ikut menduga hal yang sama.

“@zaskiadyamecca soalnya baju-baju yang dipakai kidos sama. I’m so sorry Bia,” tulis warganet tersebut.

Istri Hanung Bramantyo itu akhirnya langsung mengomentari unggahan warganet itu.

“Bajunya memang engga banyak. Kalau perhatikan diulang-ulang karena aku membatasi punya baju berlebih. Anak 4 hanya 1 lemari baju 2 pintu di sini, disatukan biar engga mubazir. Lalu lemariku dan mas hanung 2 pintu, atas bajuku bawah mas Hanung. Jadi memang engga berlebih baju yang kami punya,” jawab Zaskia Mecca.

pakaian anak zaskia mecca dikomentari

Artikel terkait: Aktris sekaligus dokter Twindy Rarasati positif Covid-19, “Maaf saya harus istirahat dulu

Alasan pakaian anak Zaskia Mecca tidak banyak

Karena pertanyaan dari warganet itu, Zaskia akhirnya menunjukkan isi lemari pakaiannya dan suami, termasuk lemari pakaian keempat anaknya yang hanya satu.

“Nah ini buat menjawab rasa penasaran sahabat-sahabatku di IG. Semoga juga sekalian menginspirasi, bahwa budayakan memiliki sesuatu sesuai yang kita butuhkan, bukan inginkan,” tulis Zaskia di kolom keterangan.

Tidak hanya mementingkan kebutuhan dibandingkan keinginan, Zaskia memiliki pakaian atau barang lain yang berlebihan akan menjadi hisab untuknya di akhirat. Sehingga, apa pun yang dia punya, wajib mempertanggung jawabkannya.

style Zaskia Adya Mecca

“Karena buatku keinginan itu lebih banyak nafsunya, bikin repot di akhirat kalau nanti di hisab, taunya banyak barang yang ga terpakai. Kita wajib mempertanggung jawabkan semua yang kita punya kelak di akhirat.

Tinggal pinter-pinter kita aja mix n match gimana supaya terlihat berbeda padahal yang dipunya itu-itu saja. Jadi kalo liat aku dan anak-anak kaya kok itu-itu terus bajunya, ya karena memang punyanya segini aja di Jogja. Kalau di Jakarta memang lebih banyak dari ini walau engga berlebih,” jawab Zaskia.

Cara Zaskia Mecca agar tidak mubazir pakaian

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Zaskia Adya Mecca (@zaskiadyamecca) on

Karena perempuan yang disapa Bia itu memegang prinsip untuk memiliki sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, jadi ia selalu mengusahakan agar tidak mubazir membeli pakaian. Termasuk pada pakaian anak-anaknya.

“Jadi caranya ketika ku beli 2 baju baru, langsung keluarin 2 baju lama. Begitu juga buat sepatu, tas, jilbab, dll. Jadi engga pernah yang namanya overload barang. Selamat menyaring barang mumpung #dirumahaja sekarang!

Kalo aku caranya sesuatu yang sudah engga dipakai lebih dari 3 bulan akan ku keluarin karena ku anggap udah engga perlu tapi sayang doang. Maksain ikhlas pinggirin dan ketika lemari, rak sepatu mulai longgar aku selalu happy rasanya hati jadi ringan. Aneh engga sih. Paling seneng kalo abis bongkaran!,” ungkap Zaskia Mecca.

Nah, yang dilakukan oleh Zaskia Mecca ini bisa Bunda terapkan juga agar pakaian yang kita punya tidak menjadi barang yang mubazir. Untuk pakaian si keci, Bunda juga bisa mengumpulkan pakaian si kakak yang nantinya bisa di digunakan kembali untuk adiknya.

Selain itu, Bunda juga bisa menerapkan tips dibbawah ini agar tidak berlebihan membeli pakaian anak.

Artikel terkait: Hamil di tengah pandemi corona, Cut Meyriska ingin melahirkan di rumah

Tips agar tidak berlebihan membeli pakaian anak

1. Belanja pakaian sesuai kebutuhan

Bunda sering tergiur dengan banyak diskon dan potongan harga. Ini bisa jadi godaan terberat bagi Bunda untuk menahan membeli pakaian si kecil.

Nah, sebelum khilap belanja online, segera pikirkan lagi apakah si kecil benar-benar membutuhkan pakaian baru, atau banyak pakaian yang masih bisa digunakan.

Biasanya, ketika Bunda sudah mengingat pakaian anak yang masih belum sering digunakan, keinginan membeli baju baru bisa tertahan.

3. Beli pakaian Unisex untuk anak

Pakaian unisex atau pakaian yang bisa digunakan oleh anak laki-laki dan perempuan sangat disarankan. Sebab, pakaian unisex bisa diturunkan untuk adik-adiknya bila sudah tidak muat dipakai si kakak.

Pakaian unisex juga dinilai lebih berguna karena bisa dipakai dalam berbagai kondisi. Misalnya nyaman untuk anak bermain, untuk tidur, atau bahkan untuk pakaian casual bila si kecil ingin bepergian santai. Sehingga, masa pakai baju akan lebih lama digunakan anak.

2. Beli satu ukuran lebih besar

Tujuan membeli pakaian satu ukuran lebih besar sama dengan membeli pakaian unisex di atas. Pakaian dengan ukuran lebih besar memiliki masa pakai yang lebih lama, sehingga Bunda bisa mengurungkan niat untuk membeli pakaian si kecil yang baru.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Bunda, ya. Jangan lupa untuk menerapkan cara memfilter pakaian seperti Zaskia Adya Mecca di atas.

***

Referensi: Instagram @zaskiadyamecca

Baca juga

Sebentar lagi melahirkan, 6 selebriti ungkapkan curahan hati di tengah pandemi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner