TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tiru 4 Cara Detox Anak dari Gadget ala Mona Ratuliu

Bacaan 3 menit
Tiru 4 Cara Detox Anak dari Gadget ala Mona Ratuliu

Siapa tahu, cara Mona Ratuliu batasi penggunaan gadget pada anaknya ini bisa Parents tiru.

Sadar kalau penggunaan gawai (gadget) yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan fisik dan mental, ketiga anak Mona Ratuliu pun mendapatkan detox gadget. Bagaimana cara Mona Ratuliu batasi penggunaan gadget pada anaknya?

Saat ditemui di acara Press Conference Wonderfest 2019, di Jakarta Convention Center (20/06),  istri Indra Brasco ini mengatakan, “Kalau sudah kecanduan dengan gadget, mau tidak mau aku harus detox anak-anakku. Maksudnya, aku harus bisa mengatur ulang pola pikir mereka supaya tidak ketergantungan,” ucapnya. 

Perempuan kelahiran 31 Januari 1982 ini pun memaparkan kalau detox gadget dilakukan dengan cara mengajak anaknya melakukan beberapa aktivitas fisik. Selain membuat mereka menjadi lebih aktif, aktivitas tersebut juga bisa membuat buah hati lebih kreatif.

American Academy of Pediatrics telah menegaskan, selain mengurangi screen time, kebiasaan menggunakan gadget pada anak bisa diganti dengan aktivitas fisik atau kegiatan yang dilakukan di luar ruangan. 

Artikel terkait: Bagaimana Cara Membangun Kreativitas Anak?

mona ratuliu batasi penggunaan gadget

Mona ratuliu batasi penggunaan gadget 

Untuk mengurangi penggunaan gadget, ada beberapa aktivitas yang dilakukan anak Mona Ratuliu. Bagaimana cara Mona Ratuliu batasi penggunaan gadget pada ketiga buah hatinya?

1. Aktivitas luar rumah

Salah satu kegiatan yang bisa mengurangi penggunaan gawai pada anak adalah lewat kegiatan fisik yang dilakukan di luar ruangan. 

Mona pun kerap mengajak anak-anaknya untuk melakukan aktivitas luar ruangan seperti bersepeda, main skuter, dan bermain di taman agar mereka bisa merasa bahagia meski tidak memegang dan memainkan ponsel.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini sebaiknya dilakukan bersama orangtua agar si kecil bisa merasakan kebersamaan dan sesuatu yang spesial saat melakukan aktivitas tersebut.

“Jadi, jangan sekadar untuk mengurangi gadget. Orangtua jangan cuek, jangan sering marah-marah sama anak juga. Pokoknya jangan sampai anak merasa, ‘Oh, ternyata hari-hariku lebih indah dengan gadget’ dari pada seperti ini,'” tutur Mona. 

Artikel terkait: Kata pakar: Kegiatan menggambar punya segudang manfaat bagi anak

2. Daftarkan les

Mengikuti kegiatan berupa les olahraga, bahasa, atau pun kesenian akan membuat anak bisa melupakan gadget-nya dengan perlahan. Namun, Parents juga harus memastikan kegiatan les dilakukan memang memang diminati oleh anak. Jangan sampai, anak merasa terpaksa saat menjalankannya.

“Selain mengurangi kebiasaan main gadget, les juga dapat menambah keterampilannya anak,” tambah Mona.

3. Libatkan si kecil pada pekerjaan domestik

Terlihat sepele dan mudah, nyatanya mendorong si kecil untuk membantu tugas rumah seperti memasak atau mencuci piring memiliki ragam manfaat. Selain untuk mengurangi screen time, kegiatan ini bisa memperkenalkan rasa tanggung jawab padanya.

Jangan lupa libatkan si kecil dalam kegiatan domestik di rumah, misalnya membantu Anda menyiapkan makan malam, atau bisa juga meminta ia  membersihkan piring setelah ia makan. 

4. Mendorong anak melakukan hobinya 

Mona mengatakan kalau anak bungsunya, Syanala Kania sangat menyukai puisi. Syanala bahkan memiliki satu bidang kaca yang kerap ditempeli kertas berisi puisi yang ia sebut sebagai puisi rima.

Mona juga bercerita pada theAsianparent, “Kebetulan di sekolah dia lagi belajar puisi, dan jadinya tertarik banget sama puisi. Setiap dia menemukan kata-kata yang berima, dia suka tempel-tempel di kaca itu. Kalau ada neneknya dateng, dia juga suruh neneknya bikin puisi buat ditempel di museum rima-nya.”

Nah, Parents bisa cari tahu apa hobi yang disukai oleh si kecil. Ketika sudah mengetahui apa yang ia suka, Anda bisa melakukan kegiatan tersebut bersama-sama dan memberikan fasilitas agar ia bisa bebas melakukan apa yang ia suka.

Keempat aktivitas tanpa gadget tersebut bisa Parents terapkan pada anak. Selain membatasi screen time, kegiatan tersebut dapat mengasah kemampuan soft skill-nya dengan baik. 

***

Referensi: freemake, pediatrics publication

Baca juga: 

Begini cara Mona Ratuliu siasati perbedaan pendapat dalam keluarga

 

 

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tiru 4 Cara Detox Anak dari Gadget ala Mona Ratuliu
Bagikan:
  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti