Agar Tak Gampang Sakit, Perhatikan Asupan Nutrisi Si Kecil saat Pandemi

Agar Tak Gampang Sakit, Perhatikan Asupan Nutrisi Si Kecil saat Pandemi

Memerhatikan asupan nutrisi adalah salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak untuk mencegah penularan penyakit.

Tak terasa sudah berminggu-minggu kita lewati, tetapi pandemi ini belum juga usai. Kasus penyebaran Virus Corona masih meningkat setiap harinya. Berbagai cara kita lakukan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga, terutama pada anak-anak. Selain menjaga kebersihan, meningkatkan daya tahan tubuh anak juga menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan virus pada si kecil. 

Asupan Nutrisi untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak 

Daya tahan tubuh anak memang masih sangat rentan terhadap berbagai ancaman penyakit, terutama penularan virus. Jadi agar anak tidak gampang sakit, jaga kesehatan si kecil dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk melalui asupan nutrisinya. 

UNICEF mengingatkan, para orangtua harus tetap memastikan anak-anaknya mendapatkan makanan bergizi, meski di tengah krisis pandemi COVID-19. Sebab, anak-anak yang berusia balita ke bawah perlu memiliki pola makan bergizi. Dengan begitu, kekebalan tubuh mereka terlindungi, serta tumbuh kembangnya tidak terhambat. 

Namun dalam memenuhi nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

1. Berikan buah dan sayuran pada menu harian 

Bukan rahasia lagi bahwa vitamin C dapat membantu sistem kekebalan tubuh seseorang, begitu juga dengan anak-anak. Banyak jenis buah dan sayuran seperti buah jeruk, stroberi, paprika, brokoli, dan kentang manis diketahui mengandung kaya vitamin C. Kandungan ini dapat membantu melawan pilek dan flu.

2. Daging tanpa lemak

Kandungan protein di dalamnya bukan hanya menjaga kekuatan dan energi si kecil, tetapi juga dapat meningkatkan sistem perlawanan penyakit di tubuhnya. 

Jennifer McDaniel, MS, RD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan, daging tanpa lemak mengandung seng yang membantu sel darah putih melawan infeksi. 

3. Pilih variasi makanan dengan nutrisi lengkap 

Sesuaikan menu makan harian anak pada kandungan nutrisi yang lengkap, seperti buah dan sayuran segar yang kaya akan vitamin. Selain itu, lengkapi juga dengan protein hewani, biji-bijian, kacang-kacangan (jika anak Anda tidak ada riwayat alergi), susu, serta telur. Selain itu, jangan lupa pastikan si kecil tetap terhidrasi dengan banyak minum air putih ya, Bun. 

4. Batasi gula tambahan

Konsumsi gula tambahan yang tak dibatasi bisa memusnahkan bakteri yang bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh. 

Karena itu, memberikan camilan buah-buahan pada si kecil lebih baik daripada memberikan kue atau permen dengan pemanis buatan. 

Hindari pula memberikan anak minuman atau makanan ringan yang mengandung gula dan garam tinggi. Selain itu, bahan pengawet yang dapat merusak kesehatan  anak. 

5. Jaga kesehatan usus si kecil

Selain melindungi perncernaan, kumpulan bakteri dalam usus juga berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh si kecil. 

Ketika bakteri dalam usus tidak seimbang, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi pun tidak optimal dan risiko penularan penyakit akan meningkat. 

Karena itu, probiotik dianggap dapat membantu meningkatkan bakteri baik yang bermanfaat bagi usus dan meningkatkan daya tahan tubuh anak. 

Dalam memenuhi nutrisinya, Parents bisa memilih produk nutrisi dengan kandungan paling lengkap yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak dan melawan infeksi. 

Morinaga Platinum MoriCare Zigma satu-satunya susu pertumbuhan yang memiliki kandungan Sinbiotik, yaitu gabungan Prebiotik GOS yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik pada saluran cerna, serta Probiotik Triple bifidus. Kandungan Triple bifidus yang merupakan gabungan 3 bakteri baik (bifidobakterium: breve, longum, dan infantis), dinilai lebih cocok diberikan untuk anak. 

Kandungan Triple bifidus merupakan gabungan bakteri baik yang terdiri dari: Bifidobacterium Longum BB536 yang berfungsi mendukung sistem imun dan mencegah ISPA, M-16V untuk mencegah alergi, serta M-63 untuk memperbaiki mikroflora usus sehingga kesehatan saluran cerna terjaga. 

Morinaga Platinum MoriCare Zigma juga mengandung Lactoferin serta Nukleotida yang berfungsi dalam meningkatkan antibodi untuk melawan penyakit infeksi.

Pemenuhan nutrisi yang lengkap dan tepat pada si kecil akan membantu mempersiapkan ketahanan tubuh yang baik dalam menghalau berbagai ancaman penyakit, terutama di masa pandemi. Lengkapi nutrisi yang tepat dengan pilihan produk Morinaga sesuai tahap usianya. Parents bisa memberikan Morinaga Chil Kid Platinum untuk si kecil yang berusia 1-3 tahun, dan Morinaga Chil School Platinum untuk anak di atas usia 3 tahun. 

Untuk terus mendukung tumbuh kembangnya, optimalkan masa emas si kecil dengan pemberian nutrisi sehat dan tepat di periode emasnya, karena #WaktuTakBisaKembali

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner